[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Hapus Program Bansos, Anggarannya Diganti untuk Program MBG

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 17 Maret 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Hapus Program Bansos, Anggarannya Diganti untuk Program MBG

Foto : Dok Turn Back Hoaks

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Prabowo Subianto akan menghapus penerima bantuan sosial (Bansos). Dikabarkan, Prabowo akan mengalihkan penerima Bansos ke program makan bergizi gratis (MBG).

Informasi ini diunggah akun Facebook 'Hamidan Rudi'. Akun itu juga menyinggung nama Menteri Sosial, Saifullah Yusuf.

Hingga Senin (16/3), unggahan tersebut telah mendapat 8.000-an tanda suka, 6.100-an komentar, dan dibagikan ulang lebih dari 600-an kali oleh pengguna Facebook lainnya.

NARASI:

“PRESIDEN PRABOWO DAN MENTERI SOSIAL RESMI MENGHAPUS PENERIMA BLT,PKH,BNPT, BPJS, KIP, PIP DLL 5 ANGGARANYA DI ALIHKAN KE- MBG. 150 JUTA PENDUDUK MISKIN INDONESIA DI BUNUH PERLAHAN LAHAN DEMI BISNIS POLITIK 2029. 2029 JANGAN PILIH WOWO PENGHIANAT RAKYAT.”

Baca juga:

[HOAKS atau FAKTA]: BGN akan Memidanakan Orangtua Murid yang Unggah Foto MBG

FAKTA:

Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “Prabowo hapus penerima bansos, alihkan anggaran ke MBG” ke mesin pencarian Google. Namun tidak ditemukan berita yang membenarkan kabar tersebut.

Diketahui, Presiden Prabowo Subianto menyebut anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) berasal dari hasil efisiensi uang negara akibat budaya boros anggaran dalam pemerintahan selama ini, untuk mencegah dana tersebut habis dikorupsi. Dalam hal ini yang anggaran Kemensos yang diefisiensi.

Dilansir dari Jawapos, pemerintah menghentikan penyaluran sejumlah Bansos, yakni Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) bagi penerima yang terdaftar dalam salah satu dari empat status 'exclude'.

Kategori tersebut meliputi pekerjaan yang dinilai mampu, tinggal di wilayah yang tidak sesuai dengan data penerima, penerima yang telah meninggal dunia, serta adanya ketidaksesuaian pada data penerima.

Baca juga:

[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Bagikan Bansos Rp 50 Juta Akhir Tahun ini untuk Biaya Sekolah dan Bayar Utang

Kementerian Sosial menegaskan penerima yang kondisi ekonominya membaik akan dikeluarkan dari program agar kuota bantuan bisa dialihkan ke warga lain yang lebih berhak dan membutuhkan.

Anggaran program itu mencapai Rp 335 triliun dan dialokasikan untuk menjangkau sekitar 82,9 juta penerima manfaat (termasuk anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita). Program ini memicu polemik serius, salah satunya terkait sumber pendanaan yang dinilai menggerogoti anggaran pendidikan.

Sepanjang penelusuran, tidak ditemukan bukti dari sumber kredibel yang membenarkan klaim “Prabowo hapus penerima Bansos, alihkan anggaran ke MBG.”.

KESIMPULAN:

Unggahan berisi klaim “Prabowo hapus penerima bansos, alihkan anggaran ke MBG” itu merupakan konten yang menyesatkan. (Knu)

#Dana Bansos #Makan Bergizi Gratis #Presiden Prabowo Subianto ##HOAKS/FAKTA
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
BGN Tegaskan Ledakan di Pasar Cimanggis tak Terkait dengan MBG
Ledakan itu bukan merupakan SPPG, baik yang sedang beroperasi maupun yang digunakan sebagai gudang SPPG.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
BGN Tegaskan Ledakan di Pasar Cimanggis tak Terkait dengan MBG
Indonesia
Kepala BGN Singgung Calo saat Resmikan 980 SPPG Serentak
Dari total 980 SPPG yang diaktivasi, sebanyak 691 SPPG berada di wilayah Sumatra, sedangkan 289 SPPG lainnya berada di wilayah Kalimantan dan Bali.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Kepala BGN Singgung Calo saat Resmikan 980 SPPG Serentak
Indonesia
Data Penerima MBG Tidak Sinkron, Guru Harus Perbarui Identitas Peserta Didik
Pendataan serupa juga diberlakukan bagi kelompok penerima manfaat di posyandu, madrasah, dan pondok pesantren.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
Data Penerima MBG Tidak Sinkron, Guru Harus Perbarui Identitas Peserta Didik
Indonesia
BGN Tutup Permanen 2 SPPG di Jawa Tengah, ini Alasannya
BGN menutup dua SPPG di Jawa Tengah, Hal itu tertuang dalam SK Kepala BGN Nomor 63530 Tahun 2026.
Soffi Amira - Rabu, 14 Oktober 2026
BGN Tutup Permanen 2 SPPG di Jawa Tengah, ini Alasannya
Indonesia
5 Ribu Dapur MBG Ditargetkan Sajikan Prasmanan Sampai Akhir Tahun
Makanan yang disajikan secara prasmanan lebih hangat dan segar saat dikonsumsi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
5 Ribu Dapur MBG Ditargetkan Sajikan Prasmanan Sampai Akhir Tahun
Indonesia
JPPI Minta Pemda Koordinasikan MBG untuk Dorong Usaha dan Buka Lapangan Kerja
JPPI meminta pemda mengoordinasikan program MBG, memetakan kebutuhan pangan, dan mengembangkan potensi ekonomi daerah untuk membuka lapangan kerja.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Oktober 2026
JPPI Minta Pemda Koordinasikan MBG untuk Dorong Usaha dan Buka Lapangan Kerja
Indonesia
JPPI Minta Petani, Peternak, dan UMKM Lokal Jadi Pemasok Utama Program MBG
JPPI meminta pemerintah memprioritaskan petani, peternak, dan UMKM lokal dalam rantai pasok MBG agar program berdampak pada ekonomi masyarakat.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Oktober 2026
JPPI Minta Petani, Peternak, dan UMKM Lokal Jadi Pemasok Utama Program MBG
Indonesia
Prabowo Kenang Dukungan Mesir untuk Kemerdekaan RI, Perkuat Kerja Sama Bilateral
Prabowo Subianto mengenang dukungan Mesir terhadap kemerdekaan Indonesia saat menjamu Presiden Abdel Fattah El-Sisi di Istana Negara. Salin meta description
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Oktober 2026
Prabowo Kenang Dukungan Mesir untuk Kemerdekaan RI, Perkuat Kerja Sama Bilateral
Indonesia
Misteri Mayat Terborgol di Gedung Kosong Kendal, BGN Bantah Keras Ada Kaitan dengan Program MBG
Heboh penemuan mayat terborgol di gedung kosong Kendal yang dikaitkan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Cek fakta dan klarifikasi resmi BGN di sini!
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 10 Oktober 2026
Misteri Mayat Terborgol di Gedung Kosong Kendal, BGN Bantah Keras Ada Kaitan dengan Program MBG
Indonesia
Kabut Asap Ganggu Malaysia, PKS Desak Prabowo Ambil Langkah Besar di ASEAN
PKS mendesak Presiden Prabowo Subianto memimpin upaya ASEAN mengatasi kabut asap lintas batas akibat karhutla dan memperkuat kerja sama dengan Malaysia.
Frengky Aruan - Sabtu, 10 Oktober 2026
Kabut Asap Ganggu Malaysia, PKS Desak Prabowo Ambil Langkah Besar di ASEAN
Bagikan