[HOAKS atau FAKTA]: PPKM Level 4 Nataru, Pemerintah Sudah Prediksi Varian Baru COVID-19 Tangkapan layar soal hoaks PPKM Level 4 Nataru karena pemerintah sudah prediksi barian baru COVID-19. (Foto: MP/Turnbackhoax.id)

MerahPutih.com - Akun Facebook Darsono New Norista mengunggah postingan yang menyatakan bahwa PPKM Level 4 akan diberlakukan pada 24 Desember lantaran akan ada varian baru dari COVID-19.

Sumber: Facebook

https://bit.ly/3cZdfwV

NARASI:

“Siap siap!!!

PPKM level 4 akan segera diberlakukan pada 24 desember!!!!!

Pentanyaanya????!!!!

Kok pemerintah sudah tau ya,bahwa kalau tgl 24 akan ada varian baru lagi…

Hebat betul!!!!jenius banget otaknya!!!?

Apa bisnis PCR masih kurang…

Apa korupsinya masih kurang besar….

Curiga cuma akal akalan aja….supanya nanti menjelang puasa dan hariraya umat islam betul betul di lockdown lagi….supaya umat islam diam ditempat jaga jarak sholat,gak boleh jabat tangan dll….hebat!!!!!!!!!

Kita lihat aja predeksi ini kedepanya…….”

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Megawati dan Prabowo Sepakat Calonkan Ganjar di Pilpres

FAKTA:

Berdasarkan hasil penelusuran Mafindo, klaim postingan tersebut tidak benar.

Sebab, kebijakan PPKM pada 24 Desember 2021 bukan berdasarkan adanya varian COVID-19 yang baru, melainkan terkait dengan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Pemerintah Indonesia bakal menetapkan kebijakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Level 3 di seluruh wilayah Indonesia, saat libur Natal dan Tahun Baru.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan, kebijakan tersebut akan berlaku mulai 24 Desember 2021.

“Kebijakan status PPKM Level 3 akan berlaku mulai tanggal 24 Desember 2021 sampai 2 Januari 2021. Kebijakan terkait akan diterapkan dengan Instruksi Mendagri (Inmendagri) terbaru yang menyusul akan dikeluarkan,” tulis Muhadjir dalam keterangan diterima, Rabu (17/11).

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Swab PCR Ternyata Vaksinasi Terselubung

Muhadjir menegaskan, Inmedagri adalah pedoman pelaksanaan pengendalian penanganan COVID-19 selama masa libur Natal dan Tahun Baru. Instruksi itu akan ditetapkan selambat-lambatnya pada tanggal 22 November 2021.

Muhadjir beralasan, kebijakan tersebut dilakukan untuk memperketat pergerakan orang dan mencegah lonjakan kasus COVID-19 pasca-libur Nataru.

Dilansir dari setkab.go.id, peraturan PPKM tersebut berlaku dari tanggal 24 Desember 2021 hingga tanggal 2 Januari 2021.

KESIMPULAN:

Berdasarkan penjelasan tersebut, maka klaim pemberlakuan PPKM pada 24 Desember 2021 lantaran ada varian baru COVID-19 tidak benar. Oleh sebab itu, konten tersebut masuk ke dalam kategori Konten yang Menyesatkan. (Knu)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA] Letakkan Handpone Dekat Kepala Mampu Sebabkan Kanker

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
DIY Masuk PPKM Level 2, Pemda Buka Lokasi Wisata
Indonesia
DIY Masuk PPKM Level 2, Pemda Buka Lokasi Wisata

Dalam Inmendagri tersebut, sejumlah fasilitas umum seperti area publik, taman umum, tempat wisata umum, dan area publik diizinkan buka dengan kapasitas maksimal 25 persen.

Kasus Bansos, Ketua Komisi VIII Yandri Susanto Penuhi Panggilan KPK
Indonesia
Kasus Bansos, Ketua Komisi VIII Yandri Susanto Penuhi Panggilan KPK

Yandri Susanto datang bertepatan dengan kehadiran bekas Menteri Sosial (Mensos) Juliari Peter Batubara.

Motif 'Joker' Jepang Serang Puluhan Penumpang Kereta
Indonesia
Motif 'Joker' Jepang Serang Puluhan Penumpang Kereta

Pelaku berusia 24 tahun itu mengaku memang ingin membunuh orang dan dijatuhi hukuman mati.

Wagub DKI: PPKM Naik Level 2 Jadi Warning Warga Jakarta
Indonesia
Wagub DKI: PPKM Naik Level 2 Jadi Warning Warga Jakarta

Kenaikan level PPKM ini harus meningkatkan kehatia-hatian masyarakat ibu kota dengan tidak mengendorkan protokol kesehatan penyebaran COVID-19.

Dokter Lois Owien Ditangkap Polisi, Sebut COVID-19 Bukan Virus dan Tak Menular
Indonesia
Dokter Lois Owien Ditangkap Polisi, Sebut COVID-19 Bukan Virus dan Tak Menular

Polda Metro Jaya melakukan penangkapan terhadap Dokter Lois Owien diduga karena pernyataannya tidak percaya dengan COVID-19 atau virus corona.

BPIP Sebut Buzzer Ancam Keutuhan NKRI
Indonesia
BPIP Sebut Buzzer Ancam Keutuhan NKRI

"Kalau kita diam sama saja kita membiarkan NKRI terpecah belah. Bisa bubar negara ini,” tutur Romo Benny

630 Hunian Tetap Bagi Korban Tsunami Palu Telah Rampung
Indonesia
630 Hunian Tetap Bagi Korban Tsunami Palu Telah Rampung

Direktorat Jenderal Perumahan berjanji akan melaksanakan lanjutan pembangunan hunian tetap (Huntap) tahap 1B sebanyak 1.005 unit.

Munarman Sebut Dirinya Jadi Target Kepolisian karena Bela Kematian 6 Laskar FPI
Indonesia
Munarman Sebut Dirinya Jadi Target Kepolisian karena Bela Kematian 6 Laskar FPI

Ia mengklaim jika dirinya telah menjadi target untuk dipenjarakan karena membela kematian enam laskar FPI dalam insiden KM 50 Tol Jakarta-Cikampek.

Banjir Terjang Gorontalo Utara
Indonesia
Banjir Terjang Gorontalo Utara

TNI menerjunkan sejumlah personel di wilayah banjir, diantaranya di Kecamatan Kwandang dan Tomilito.