[HOAKS atau FAKTA]: Polisi Bubarkan Aksi Bela Palestina di Solo dengan Umbar Tembakan Tangkapan layar soal hoaks polisi lepaskan tembakan saat pembubaran aksi bela Palestina di Kota Solo. (Foto: MP/Turnbackhoax.id)

MerahPutih.com - Akun Facebook bernama Masitoh Januar Ali mengunggah sebuah video situasi saat aksi bela Palestina di Solo.

Situasi saat itu terdengar suara yang diklaim tembakan dari polisi. Dalam unggahan juga, terdapat narasi bahwa tembakan dari polisi tersebut bertujuan untuk membubarkan aksi.

“Gaak panteesss…

Digajih pake uang Rakyat kok kerjanya nakut2in Rakyat coba cari sensasi itu yg kreatif dikit napa..

OVER ACTING Solo kemarin.., polisi pake nembak” utk bubarkan aksi kemarin. Karena Gibran sdh bilang..akan copot semuanya pimpinan kepolisian di Solo jika selama dia jadi walikota ada yg lakukan aksi demo. Gibran haramkan aksi demo apapun di Solo.”

Baca Juga:

[Hoaks atau Fakta]: Israel Bersekutu Dengan ISIS

FAKTA:

Setelah ditelusuri Mafindo, suara itu bukan tembakan melainkan suara petugas kepolisian memukul tameng atau shield yang mereka bawa.

Untuk membubarkan massa, polisi membuat suara-suara seperti knalpot motor yang digas berulang kali sampai akhirnya peserta aksi yang dilakukan pada Jumat 21 Mei 2021 mundur ke arah barat.

Kepala Kepolisian Resor Kota Solo Kombes Ade Safri Simanjuntak saat dikonfirmasi oleh Kompas juga menjelaskan bahwa tidak ada tembakan saat membubarkan aksi bela Palestina di Solo dan proses pembubaran aksi sudah sesuai teknis operasional.

Tangkapan layar media soal suara mirip tembakan di pembubaran aksi bela Palestina di Kota Solo. (Foto: MP/Turnbackhoax.id)
Tangkapan layar media soal suara mirip tembakan di pembubaran aksi bela Palestina di Kota Solo. (Foto: MP/Turnbackhoax.id)

“Itu sudah teknis operasional. Intinya tidak ada penembakan dalam pembubaran kerumunan melanggar prokes kemarin. Mau tembakan ke atas dan seterusnya, semuanya tidak ada tembakan,” tegasnya.

Aksi itu dibubarkan oleh aparat kepolisian karena dinilai mengabaikan protokol kesehatan dan berpotensi menyebarkan COVID-19.

“Pemberitahuan 80 orang, massa aksi ini hampir 600 orang,” ujar Ade.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Menara Moshe Israel Meledak Dihantam Rudal Hamas

KESIMPULAN:

Dengan demikian, klaim bahwa suara seperti tembakan di unggahan video Facebook adalah tembakan dari polisi untuk membubarkan massa aksi bela Palestina di Solo tidak benar.

Suara tersebut bersumber dari petugas kepolisian yang memukul tameng dan suara knalpot motor yang digas berulang-ulang.

Kepala Kepolisian Resor Kota Solo Kombes Ade Safri Simanjuntak juga menegaskan bahwa tidak ada tembakan dari petugas kepolisian dan pembubaran aksi sudah sesuai teknis operasional sehingga hal tersebut masuk dalam kategori konten yang menyesatkan. (Knu)

Baca Juga:

(HOAKS atau FAKTA) : Bawang Merah dan Air Perasan Lemon Sembuhkan COVID-19

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kasus Korupsi Edhy dan Juliari Mendegradasi Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf
Indonesia
Kasus Korupsi Edhy dan Juliari Mendegradasi Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf

tertangkapnya dua menteri ini justru mendegradasi pemerintahan Jokowi-Maruf.

KPK "Sulit" Ambil Alih Kasus Jaksa Pinangki
Indonesia
KPK "Sulit" Ambil Alih Kasus Jaksa Pinangki

Kejagung punya kewenangan sendiri dalam mengusut oknum jaksa yang terlibat dalam skandal Djoko Tjandra.

KPK Beberkan Alasan Lepas Istri Edhy Prabowo yang Terjaring OTT
Indonesia
KPK Beberkan Alasan Lepas Istri Edhy Prabowo yang Terjaring OTT

Iis Rosita Dewi sempat dibawa ke Gedung KPK, Jakarta, sepulangnya dari Hawaii, Amerika Serikat bersama sang suami.

KPK Kumpulkan 7 Kepala Daerah di Solo Raya, Ingatkan soal Tindak Pidana Korupsi
Indonesia
KPK Kumpulkan 7 Kepala Daerah di Solo Raya, Ingatkan soal Tindak Pidana Korupsi

“KPK mendorong tata kelola di pemerintah daerah terutama di bidang perencanaan dan anggaran, bidang pengadaan barang dan jasa, manajemen dan pengawasan ASN serta lainnya agar lebih baik," ujar Alexander

KPK Berduka Atas Meninggalnya Artidjo Alkostar
Indonesia
KPK Berduka Atas Meninggalnya Artidjo Alkostar

Komisi Pemberantasan Korupsi tengah berduka atas meninggalnya salah satu anggota Dewas KPK, Artidjo Alkotsar pada Minggu (28/2).

Salat Idul Adha Disarankan Diikuti Kelompok Masyarakat yang Sehat
Indonesia
Salat Idul Adha Disarankan Diikuti Kelompok Masyarakat yang Sehat

Perayaan Iduladha akan jatuh pada akhir pekan

Polemik Vaksin Nusantara, Politisi PAN: Ini Bukan Pilkada atau Pileg!
Indonesia
Polemik Vaksin Nusantara, Politisi PAN: Ini Bukan Pilkada atau Pileg!

Saleh menyarankan perbedaan pandangan antara para peneliti vaksin Nusantara dengan pihak Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), sebaiknya diselesaikan dengan mediasi

Tagih Janji Jokowi, Ratusan Petani Tembakau Demo di Dekat Istana
Indonesia
Tagih Janji Jokowi, Ratusan Petani Tembakau Demo di Dekat Istana

Mereka meminta Presiden Joko Widodo membatalkan rencana menaikkan cukai rokok.

Vaksin Nusantara Dinilai Berhasil Karena Terawan "Keras Kepala"
Indonesia
Vaksin Nusantara Dinilai Berhasil Karena Terawan "Keras Kepala"

"Dari awal kita sangat mendukung pengembangan vaksin Nusantara yang digagas mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto. Apalagi saat ini saya mendengar vaksin Nusantara telah melewati uji klinis tahap dua tanpa adanya kendala dan segera memasuki tahapan selanjutnya," ujar Sultan

Dugaan Korupsi Asabri, Kejagung Sudah Periksa 10 Orang
Indonesia
Dugaan Korupsi Asabri, Kejagung Sudah Periksa 10 Orang

Pemeriksaan saksi menyasar para mantan dirut, direksi serta pegawai perusahaan pengelola dana pensiun para prajurit.