[HOAKS atau FAKTA] Pesawat Garuda Indonesia Jatuh di Bandara Iran Garuda Indonesia. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Beredar informasi melalui media sosial Twitter dan Youtube, menampilkan pesawat Garuda Indonesia yang gagal mendarat di Bandara Mashhad, Iran. Insiden tersebut dikabarkan menelan lebih dari 412 korban jiwa.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Formula E Bikin APBD Ludes

NARASI

Insiden Garuda Indonesia di Iran. Semoga semua baik2 saja.

Beredar informasi melalui media sosial Twitter dan Youtube, menampilkan pesawat Garuda Indonesia yang gagal mendarat di Bandara Mashhad, Iran

FAKTA

Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra memastikan bahwa video tersebut adalah palsu. Garuda Indonesia tidak mengalami insiden apapun seperti dikabarkan dari video yang tersebar.

Tangkapan layar yang berasal dari sebuah video tersebut berasal dari permainan X-Plane 11 Flight Simulator yang diunggah di Youtube pada 2 Mei 2020 yang lalu.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Totok Telapak Kaki Obati Asam Lambung

KESIMPULAN

Informasi tersebut adalah salah dan masuk dalam kategori Konten Manipulasi. Tangkapan layar tersebut berasal dari aplikasi simulasi penerbangan X-Plane 11 dan merupakan potongan dari kompilasi video simulasi pendaratan pesawat. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Lima Faktor Yang Bikin Pinjol Ilegal Menjamur di Tanah Air
Indonesia
Lima Faktor Yang Bikin Pinjol Ilegal Menjamur di Tanah Air

Masih banyak orang yang tidak tahu apakah sebuah aplikasi atau situs pinjol ini legal atau tidak.

Kubu Luhut Siap Adu Data dengan Haris dan Fatia di Pengadilan
Indonesia
Kubu Luhut Siap Adu Data dengan Haris dan Fatia di Pengadilan

"Iya akan ada adu data, tidak seperti sekarang ini hanya opini. Sebab negara ini adalah negara hukum dan untuk membuktikan yang benar itu melalui pengadilan," tutup Juniver.

Setahun Kapolri, Setapak Perubahan Mewujudkan Polri yang Presisi
Indonesia
Setahun Kapolri, Setapak Perubahan Mewujudkan Polri yang Presisi

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo genap menjabat satu tahun menjadi orang nomor satu di Korps Bhayangkara. Ia dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 27 Januari 2021.

Menteri Bahlil Singgung Penundaan Pemilu, Bagus untuk Investasi
Indonesia
Menteri Bahlil Singgung Penundaan Pemilu, Bagus untuk Investasi

Wacana penundaan Pemilu 2024 disinggung oleh Menteri Investasi Indonesia merangkap Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia.

 Ruas Jalan yang Ditutup di Surabaya Bertambah
Indonesia
Ruas Jalan yang Ditutup di Surabaya Bertambah

Ketiga ruas jalan tersebut sebelumnya telah dilakukan penutupan

David Noah Bakal Dikonfrontasi dengan Pelapor Kasus Dugaan Penipuan Rp 1 Miliar
Indonesia
David Noah Bakal Dikonfrontasi dengan Pelapor Kasus Dugaan Penipuan Rp 1 Miliar

Penyidik Polda Metro Jaya bakal mengonfrontasikan musisi David Kurnia Albert alias David Noah dengan pelapor Lina Yunita.

G20 Cari Cara Agar Ketegangan Ukraina dan Rusia Tidak Lemahkan Ekonomi Dunia
Dunia
G20 Cari Cara Agar Ketegangan Ukraina dan Rusia Tidak Lemahkan Ekonomi Dunia

Presidensi G20 Indonesia perlu untuk menemukan cara agar aspek geopolitik ini tidak menjadi masalah yang dapat melemahkan upaya pemulihan ekonomi yang mulai berjalan meski belum merata.

PSI Ragu Viani Berani Gugat Rp 1 Triliun ke Pengadilan
Indonesia
PSI Ragu Viani Berani Gugat Rp 1 Triliun ke Pengadilan

"Saya masih enggak tahu (soal gugatan Rp 1 T), saya tunggu aja. Kami akan lihat Viani benar-benar akan gugat atau enggak," kata Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI DKI Jakarta Michael Sianipar

Pernikahan Adik Jokowi dan Ketua MK Digelar 26 Mei 2022
Indonesia
Pernikahan Adik Jokowi dan Ketua MK Digelar 26 Mei 2022

Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman telah melamar adik kandung kedua Presiden Jokowi, Ida Yati. Prosesi lamaran dilakukan pada Sabtu (12/3) di kediaman Jokowi di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah.

Legislator Golkar Berencana Cecar Hal Ini ke Jenderal Andika Perkasa
Indonesia
Legislator Golkar Berencana Cecar Hal Ini ke Jenderal Andika Perkasa

Anggota Komisi I DPR itu juga ingin mendengarkan konsep Jenderal Andika terkait persoalan di Laut Natuna Utara