[Hoaks atau Fakta]: Perusahaan Anak Jokowi Dapat Proyek Rp200 Miliar Putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep menjenguk, La Lembah Manah di RS PKU Muhammadiyah Solo, Minggu (17/11). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Beredar postingan di Twitter yang menyebut perusahaan milik anak Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep dapat proyek sebesar Rp 200 milyar untuk pelatihan UKM (Usaha Kecil Menengah).

Cuitan tersebut dibagikan oleh akun Twitter Jara_Mbojo (twitter.com/@umaralims) pada 18 April 2020.

Baca Juga

[HOAKS atau FAKTA]: Provinsi Aceh Nihil Kasus Virus Corona

Ia mengklaim PT Harapan Bangsa Kita (HEBAT) milik Kaesang mendapat dana Rp 200 miliar dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop dan UKM).

Mafindo
Foto: Mafindo

“Istana rame rame bikin proyek Pelatihan__

– Stafsus dpt nilai Rp. 5,6 T , sebelumnta Desember 2019 dapat Rp. 2.1 T. Total 7,7 T . Semua utk proyek pelatihan pemegang kartu Pra Kerja.– PT. HEBAT milik Kaesang anak Jokowi melalui Kemenkop dapat Rp.200 M utk pelatihan UKM.”

Cek Fakta:

Mengomentari beberapa posting hoax yang tersebar, Kementerian Koperasi dan UKM menyatakan bahwa pemberitaan terkait tidaklah benar.

KemenKopUKM mengalokasikan dana DAK sejumlah 200M rupiah untuk Pengembangan Kapasitas SDM KUKM di 34 Dinas Provinsi dan 253 Dinas Koperasi dan UKM Kab/Kota, dengan menggunakan metode e-learning dan mengedepankan prosedur physical distancing.

Tidak benar bahwa Kementerian Koperasi dan UKM memberikan proyek bernilai 200milyar rupiah kepada SIAPAPUN atau PERUSAHAAN MANAPUN di luar DAK. Seluruh kegiatan peningkatan kapasitas KUMKM melalui DAK non fisik, proses pengadaan barang/jasanya dilakukan oleh Dinas Koperasi dan UKM Provinsi/Kabupaten/Kota. Informasi tersebut bersifat fitnah dan menyesatkan.

Mma
Foto: Mafindo

Kunjungan HEBAT (PT. Harapan Bangsa Kita) milik Kaesang Pangarep (Putra Presiden RI) yang diwakili oleh Ansari Kadir selaku CMO, merupakan pertemuan untuk berbagi ide dan pengalaman dalam penyelenggaraan kompetisi untuk menjaring UMKM dan program lainnya dalam pengembangan UMKM, yang diinisiasi secara mandiri oleh HEBAT dengan mitra swasta, tanpa ikatan kerja formal apapun dengan KemenKopUKM.

Kementerian Koperasi dan UKM terbuka bagi siapa saja yang hadir untuk mengembangkan KUMKM, berdiskusi ataupun berbagi gagasan. Terlebih dalam masa pandemi seperti saat ini, dibutuhkan dukungan konstruktif dari semua pihak untuk membantu para pelaku KUMKM yang terdampak.

Terima kasih.

Baca Juga

[Hoaks atau Fakta]: Sejumlah Negara Buang Jazad Korban COVID-19 ke Laut

Kesimpulan:

Seperti yang dijelaskan oleh Kemenkop dan UKM melalui akun instagramnya, bahwa kabar pihaknya memberi dana sebesar Rp200 miliar untuk perusahaan milik Kaesang adalah hoaks.

Soal alokasi dana sebesar Rp200 miliar, Kemenkop dan UKM menjelaskan itu untuk pengembangan kapasitas sumber daya manusia KUKM di 34 provinsi. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PVMBG Pastikan Gunung Gede-Pangrango dan Salak Berstatus Normal
Indonesia
PVMBG Pastikan Gunung Gede-Pangrango dan Salak Berstatus Normal

Saat ini, kondisi Gunung Anak Krakatau aman. Aktivitas gunung Anak Krakatau sudah reda sejak Sabtu siang,

Masyarakat Merasa Kebal Corona, Jumlah Kasus Tembus 340 Ribu
Indonesia
Masyarakat Merasa Kebal Corona, Jumlah Kasus Tembus 340 Ribu

Jumlah kumulatif kasus positif COVID-19 di Indonesia mencapai 340.622 orang per Selasa (13/10).

Pengamat Kritisi Bansos yang Kerap Dipolitisir untuk Kepentingan Politik Petahanan
Indonesia
Pengamat Kritisi Bansos yang Kerap Dipolitisir untuk Kepentingan Politik Petahanan

Misalnya soal jaringan pengaman sosial atau bansos, ternyata banyak masalah dalam distribusi yang tidak tepat sasaran.

Krisis Pangan Mengancam, Hambatan Perdagangan Harus Dihilangkan
Indonesia
Krisis Pangan Mengancam, Hambatan Perdagangan Harus Dihilangkan

Indonesia membutuhkan kerjasama global walau diikuti adanya risiko berhubungan dengan negara lain yang juga berjuang untuk mengurangi pandemi di negaranya.

Pemerintah: Indonesia Lebih Baik dari Negara Berpendapatan Menengah Lain
Indonesia
Pemerintah: Indonesia Lebih Baik dari Negara Berpendapatan Menengah Lain

Pemerintah Indonesia terus mendorong lebih banyak lagi investasi masuk ke Indonesia.

Tak akan Jadi King Maker, Pilpres 2024 The Last Battle Bagi Prabowo
Indonesia
Tak akan Jadi King Maker, Pilpres 2024 The Last Battle Bagi Prabowo

"Prabowo sudah dipastikan akan maju lagi, 99,9 persen akan maju lagi," kata Ujang

Polda Jabar Panggil Ridwan Kamil dan Bupati Bogor Pekan Depan
Indonesia
Polda Jabar Panggil Ridwan Kamil dan Bupati Bogor Pekan Depan

"Bupati Bogor diperiksa pada 15 Desember, dan Gubernur Jabar diperiksa pada 16 Desember," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Barat, Kombes CH Patoppoi

Sepanjang 2020 Pembiayaan Utang Capai Rp1.226 Triliun
Indonesia
Sepanjang 2020 Pembiayaan Utang Capai Rp1.226 Triliun

Realisasi pembiayaan anggaran selama 2020 mencapai Rp1.190,9 triliun atau meningkat 196 persen dari 2019 yang hanya sebesar Rp402,1 triliun.

Kim Jong Un: Berkat Nuklir Tidak Ada Lagi Perang
Dunia
Kim Jong Un: Berkat Nuklir Tidak Ada Lagi Perang

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengatakan tidak akan ada perang lagi karena senjata nuklir negara itu menjamin keselamatan dan masa depan.

Penurunan Baliho oleh Aparat TNI Dianggap Operasi Militer Selain Perang
Indonesia
Penurunan Baliho oleh Aparat TNI Dianggap Operasi Militer Selain Perang

Pelibatan aparat TNI untuk menertibkan baliho pimpinan FPI Rizieq Shihab dinilai tepat.