[HOAKS atau FAKTA]: Perang Indonesia vs Australia Berlangsung di Perbatasan Tangkap Layar Konten Hoaks. (Foto: Mafindo)

MerahPutih.com - Akun Tiktok jhonnamorafresly mengunggah video pertempuran yang dengan narasi “perang Indonesia vs Australia diperbatasan tak terelakkan” pada tanggal 22 Oktober 2022.

Dalam video menujukkan tentara Indonesia yang sedang bertempur di sebuah pantai dengan sejumlah perlengkapan senjata dan kendaraan perang.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Gerakan Jari Bisa Deteksi Stroke

NARASI

“Perang Indonesia vs Australia diperbatasan tak terelakkan”

FAKTA

Berdasarkan hasil penelusuran Mafindo, faktanya video sebenarnya berasal dari akun Youtube Military Indonesia dengan judul “Marinir Mendarat di Pantai Todak Dabo Singkep – Latihan Operasi Amfibi tahun 2021”.

Pada tanggal 25 Oktober 2021, TNI AL mengadakan latihan Operasi Amfibi di Pantai Todak, Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Indonesia Uji Coba Pesawat Pengebom Bikin Australia Kaget

Oleh sebab itu, video yang diunggah termasuk dalam konten yang menyesatkan.

KESIMPULAN

Video yang diunggah merupakan konten yang menyesatkan. Video sebenarnya berasal dari video akun Youtube Military Indonesia dengan judul “Marinir Mendarat di Pantai Todak Dabo Singkep – Latihan Operasi Amfibi tahun 2021”. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[HOAKS atau FAKTA]: Wapres Izinkan Jokowi Pakai Uang Negara untuk Pernikahan Kaesang
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Wapres Izinkan Jokowi Pakai Uang Negara untuk Pernikahan Kaesang

Wakil Presiden Ma'ruf Amin memperbolehkan Presiden Jokowi menggunakan uang negara untuk pernikahan Kaesang Pangarep.

Jelang Idul Adha, Mentan Pastikan Stok Daging Sapi Aman
Indonesia
Jelang Idul Adha, Mentan Pastikan Stok Daging Sapi Aman

Ketersediaan pasokan daging sapi aman untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat menjelang Hari Raya Idul Adha dengan jumlah stok sebanyak 42.268 ton.

Pj DKI 1 Akui Susah Bertemu Jokowi Bahas soal Jakarta
Indonesia
Pj DKI 1 Akui Susah Bertemu Jokowi Bahas soal Jakarta

"Enggak (ada pertemuan sore ini dengan Presiden Jokowi), enggak ada, enggak ada," ujar Heru saat menyambangi Kodam Jaya, Jakarta Timur, pada Senin (24/10).

Xi Jinping Konsolidasikan Elite Militer Setelah CPC Ubah Konstitusi
Dunia
Xi Jinping Konsolidasikan Elite Militer Setelah CPC Ubah Konstitusi

Xi mengingatkan semua anggota Komisi Pusat Militer harus menjalankan tugas yang diberikan oleh Partai dan rakyat China.

1.620 Kasus Baru COVID-19 Terjadi dalam 24 Jam
Indonesia
1.620 Kasus Baru COVID-19 Terjadi dalam 24 Jam

Pada Senin (19/9), kasus positif mengalami kenaikan sebanyak 1.620 kasus.

DPD Dorong Pemerintah Kembangkan Pengolahan Limbah Medis
Indonesia
DPD Dorong Pemerintah Kembangkan Pengolahan Limbah Medis

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI mendorong Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama Kementerian Kesehatan dan Kementerian Lingkungan Hidup (KLHK) berkolaborasi mengembangkan teknologi pengolahan limbah medis.

PSSI Sebut JIS tidak Layak Gelar FIFA Matchday, Wagub Riza Menjawab Begini
Indonesia
PSSI Sebut JIS tidak Layak Gelar FIFA Matchday, Wagub Riza Menjawab Begini

Riza menegaskan stadion berkapasitas 82 ribu penonton itu sudah standar internasional meskipun tetap membutuhkan penyempurnaan.

Gerindra Sebut Petani Menjerit Kena Imbas Kenaikan BBM
Indonesia
Gerindra Sebut Petani Menjerit Kena Imbas Kenaikan BBM

Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi disesalkan oleh sejumlah pihak. Salah satunya adalah anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Abdul Wachid.

Anies Jadi Capres Diunggulkan di Jakarta, Gerindra: Jadi Tantangan Buat Prabowo
Indonesia
Anies Jadi Capres Diunggulkan di Jakarta, Gerindra: Jadi Tantangan Buat Prabowo

Anies Baswedan menjadi tokoh yang diunggulkan warga Jakarta dalam pencalonannya menjadi presiden ketika pemilihan umum (Pemilu) 2024 mendatang.

Bank Ogah Cepat Cepat Naikkan Suku Bunga Tabungan dan Deposito
Indonesia
Bank Ogah Cepat Cepat Naikkan Suku Bunga Tabungan dan Deposito

"Kita tidak perlu berlomba-lomba bersaing dengan menaikkan suku bunga dana supaya dana itu pindah ke kita," kata Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Darmawan Junaidi.