[HOAKS atau FAKTA]: Pengguna Telkom Dapat Subsidi Sampai Rp 2 Juta Ilustrasi Fake News. Foto: Pixabay/memyselfaneye

Merahputih.com- Beredar sebuah pesan di media sosial yang menyebutkan Telkom Indonesia memberikan subsidi biaya komunikasi senilai Rp 2 juta.

Yakni dengan cara mengisi kuesioner yang terdapat pada tautan dengan narasi di dalamnya sebagai berikut “Subsidi Biaya Komunikasi Pemerintah Telkom Indonesia! Melalui kuesioner, Anda akan memiliki kesempatan untuk mendapatkan 2000000 Rupiah”.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin COVID-19 Sebabkan Hepatitis Akut pada Anak

FAKTA

Berdasarkan hasil penelusuran, kuesioner berhadiah tersebut tidak benar. Telkom Indonesia melalui akun Twitter resminya menegaskan bahwa informasi mengenai tautan kuesioner tersebut adalah hoaks.

Foto: Kominfo

Pihak Telkom Indonesia juga mengimbau agar masyarakat yang menerima tautan tersebut untuk tidak langsung percaya, dan tidak membagikan informasi tersebut.

KESIMPULAN

Informasi tersebut merupakan hoaks yang beredar di media sosia. Pasalnya, Telkom sama sekali tak pernah mengeluarkan kebijakan tersebut. (Knu)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: BRI Tagih Nasabahnya Rp 150 Ribu Per Bulan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[HOAKS atau FAKTA] Tentara Rusia Temukan Lab Senjata Biologis di Ukraina
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Tentara Rusia Temukan Lab Senjata Biologis di Ukraina

Beredar konten video TikTok yang diklaim sebagai video pasukan Rusia menemukan laboratorium senjata biologis Ukraina yang digunakan untuk memproduksi virus.

GIB: Qodari dan Komplotannya Frontal Melawan Konstitusi
Indonesia
GIB: Qodari dan Komplotannya Frontal Melawan Konstitusi

Pendukung presiden sibuk dengan tiga periode

Merapi Luncurkan Dua Kali Guguran Awan Panas hingga 2,5 Kilometer
Indonesia
Merapi Luncurkan Dua Kali Guguran Awan Panas hingga 2,5 Kilometer

Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah kembali meluncurkan guguran awan panas, Jumat (7/1) siang.

Kenali Penerima Vaksin COVID-19 yang Kena Stempel 'Drop Out'
Indonesia
Kenali Penerima Vaksin COVID-19 yang Kena Stempel 'Drop Out'

Setelah enam bulan terjadi penurunan efikasi dan dosis pertama vaksin belum terbentuk proteksi maksimal.

Dikukuhkan Jadi Profesor Kehormatan, Megawati: Terima Kasih Bapak Nadiem dan Prabowo
Indonesia
Dikukuhkan Jadi Profesor Kehormatan, Megawati: Terima Kasih Bapak Nadiem dan Prabowo

Budaya literasi melalui buku, oleh Bung Karno menjadi tempat untuk terus melakukan dialektika

Babak Baru Kasus Penganiayaan Muhammad Kece, Polisi Bakal Gelar Prarekonstruksi
Indonesia
Babak Baru Kasus Penganiayaan Muhammad Kece, Polisi Bakal Gelar Prarekonstruksi

Polisi akan menggelar pra-rekonstruksi kasus penganiayaan terhadap tersangka penistaan agama Muhammad Kece oleh Napoleon Bonaparte di Rutan Bareskrim Polri.

 Erich Thohir Perintahkan BUMN Karya Gabung di Satu Kantor
Indonesia
Erich Thohir Perintahkan BUMN Karya Gabung di Satu Kantor

"Waskita punya kantor sendiri, BUMN karya lainnya juga memiliki kantor sendiri, kita sudah minta itu untuk ditutup dan digabung menjadi satu kantor. Ini yang kita coba konsolidasikan," kata Erick.

589 Nakes Solo Terpapar COVID-19, Pelayanan Kesehatan dan Vaksinasi Terganggu
Indonesia
589 Nakes Solo Terpapar COVID-19, Pelayanan Kesehatan dan Vaksinasi Terganggu

"Data masuk yang saya terima sampai hari ini sudah ada 589 nakes di Solo terpapar COVID-19," ujar Ning sapaan akrabnya, Rabu (23/2).

ASN Pemprov DKI Boleh Mudik, tapi Dilarang Menggunakan Mobil Dinas
Indonesia
ASN Pemprov DKI Boleh Mudik, tapi Dilarang Menggunakan Mobil Dinas

Tetapi, ASN DKI dilarang mudik dengan menggunakan kendaraan dinas.

Disuntik Vaksin COVID-19, Jerinx: Hasil Diskusi Virolog
Indonesia
Disuntik Vaksin COVID-19, Jerinx: Hasil Diskusi Virolog

"Balik ke vaksin, setelah baca-baca ilmu dan diskusi dengan virolog dokter Indro, saya putuskan besok akan mengambil vaksin Sinovac," kata Jerinx SID di Jakarta, Minggu (15/8).