[HOAKS atau FAKTA]: Penemuan Ikan Oarfish Pertanda Bencana
Tangkap layar konten hoaks. (Foto: Jalahoaks)
MerahPutih.com - Beredar informasi di media sosial Twitter tentang penemuan oarfish raksasa di perairan Taiwan pada kedalaman 200 - 1000 m. Diklaim, kemunculan ikan raksasa tersebut dianggap sebagai pertanda akan datangnya bencana atau bahaya.
NARASI
Seekor ikan oarfish raksasa ditemukan di perairan Taiwan oleh penyelam pada kedalaman 200-1000 meter. Menurut masyarakat sekitar, munculnya ikan menjadi pertanda adanya bencana atau bahaya.
Baca Juga:
[HOAKS atau FAKTA] Airlangga Perintahkan DPD Golkar Seluruh Indonesia Dukung Anies
FAKTA
Hingga saat ini masih belum ada bukti empiris yang menyatakan kemunculan oarfish sebagai pertanda buruk.
Karena oarfish bukanlah perenang yang hebat, arus musiman bisa mendorong oarfish ke permukaan lalu mati karena kelelahan.
KESIMPULAN
Informasi di atas merupakan HOAKS dengan jenis konten sesat. (Asp)
Baca Juga:
[HOAKS atau FAKTA]: KPU Tolak Pendaftaran Ganjar Pranowo Jadi Capres
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA]: Pengaruh Menkeu Purbaya, Presiden Prabowo Sepakat Harga BBM Turun jadi Rp 7 Ribu Per Liter
[HOAKS atau FAKTA]: Gara-Gara Banyak Siswa yang Keracunan, Menkeu Purbaya Minta MBG Diganti Uang Tunai
[HOAKS atau FAKTA]: Kebijakan Makan Bergizi Gratis Ditolak Digelar saat Bulan Puasa karena Bertentangan dengan Nilai Agama
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Ancam Jenderal Polisi di Kementerian, Pensiun Dini atau Balik ke Barak
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Memohon ke Presiden Prabowo Agar Sahkan RUU Perampasan Aset dan Segera Hukum Mati Koruptor
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Haruskan Pada 2026 Ojol Wajib Beli Motor Listrik agar Tidak Jadi Beban Subsidi
[HOAKS atau FAKTA]: Menteri ESDM Bahlil Minta PLN Naikkan Harga Token Listrik agar Rakyat Belajar Berhemat
Aparat Diminta Pahami Antara Kritik, Ujaran Kebencian dan Hoaks
[HOAKS atau FAKTA]: Anwar Usman Vonis Jokowi Bersalah karena Palsukan Ijazahnya