[HOAKS atau FAKTA]: Pendemo UU Cipta Kerja Bakal Dipersulit Dapat Kerja Ilustrasi hoaks. Foto: Net

MerahPutih.com - Melalui media sosial Facebook, pemilik akun Deny Banimema mengunggah sebuah foto dengan narasi

“WARNING!!! Mohon diinformasikan kepada Mahasiswa/i kita, bhw Mahasiswa yg tertangkap dalam demo akan ditetapkan sebagai PERUSUH oleh pihak KEPOLISIAN. Dan penetapan itu akan masuk di database kepolisian.

Akibatnya setelah lulus Sarjana, lamaran kerjanya akan langsung ditolak, karena Perusahaan2 tsb dapat mengaksesnya ketika memeriksa lamaran yg masuk ke Perusahaan tsb. Jadi jangan terprovokasi utk ikut2an demo. Terimakasih”.

Unggah tersebut telah di komentari sebanyak 362 kali, dibagikan sebanyak 11 kali, dan mendapat like 113 kali dari pengguna Facebook lainnya.

Cek fakta

Setelah dilakukan penelusuran Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) terkait dengan konten yang ditampilkan dalam unggahan tersebut diketahui tidak mewakili konteks yang diberitakan.

Foto: Mafindo

Pihak kepolisian melalui Kabid Humas Pilda Metro Jaya Kombes Yunus menjelaskan bahwa pihaknya tidak mencatatkan identitas pelajar yang terlibat unjuk rasa untuk mencantumkan aksinya ke dalam SKCK.

Pelajar tersebut hanya didata agar tidak mengulangi tindakan serupa.

“Dia yang memang divonis, mereka yang melakukan pembunuhan, nanti akan tercatat di SKCK itu, tapi ini kan (ikut demo) belum (terkena kasus),” jelasnya.

Kesimpulan

Berdasarkan pada seluruh referensi yang ada, klaim pihak polisi mencatat nama pelajar yang demo dan akan diberikan ke perusahan-perushaan itu termasuk hoaks dengan kategori konten palsu. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemprov DKI: Pohon Monas Masih Sehat, Dipindahkan ke Sisi Barat dan Timur
Indonesia
Pemprov DKI: Pohon Monas Masih Sehat, Dipindahkan ke Sisi Barat dan Timur

Petugas menggunakan metode USG sebelum memindahkan pohon-pohon disi sisi selatan Monas itu ke sisi lain.

 Jakarta Kebanjiran Lagi, Anies Dianggap Berhasil Pecahkan 'Rekor'
Indonesia
Jakarta Kebanjiran Lagi, Anies Dianggap Berhasil Pecahkan 'Rekor'

"Seharusnya Anies Baswedan dapat penghargaan gubernur yang paling berhasil menenggelamkan Jakarta, membiarkan warga Jakarta menderita kebanjiran 7 kali dalam 74 hari di tahun 2020," ungkap Azas.

Sempat Nolak, DPRD Dorong Pemkab Kepulauan Seribu Anggarkan Kapal Jenazah
Indonesia
Sempat Nolak, DPRD Dorong Pemkab Kepulauan Seribu Anggarkan Kapal Jenazah

DPRD mendorong Pemkab Kepulauan Seribu untuk menambahkan anggaran pembangunan sarana-prasarana taman dan makam dalam RAPBD 2020.

12 Ribu Lebih Pengendara Ditilang, Paling Banyak di Jakarta Pusat
Indonesia
12 Ribu Lebih Pengendara Ditilang, Paling Banyak di Jakarta Pusat

Total ada sebanyak 12.736 pengendara ditilang dalam enam hari Operasi Patuh Jaya 2020 bergulir.

PD Pasar Jaya Dinilai tidak Serius Terapkan Protokol Kesehatan di Pasar
Indonesia
PD Pasar Jaya Dinilai tidak Serius Terapkan Protokol Kesehatan di Pasar

Adbullah juga menyarankan agat Pemda DKI lebih aktif turun ke lapangan agar para pedagang teredukasi.

Adu Kuat Permenkes dan Permenhub? Pakar Tata Negara: Menkes Jenderal Lapangan!
Indonesia
Adu Kuat Permenkes dan Permenhub? Pakar Tata Negara: Menkes Jenderal Lapangan!

Dalam perang melawan COVID-19 Presiden Panglima, sedangkan Menkes adalah Jenderal Lapangan

Hampir Setengah Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta Saat Libur Idul Adha
Indonesia
Hampir Setengah Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta Saat Libur Idul Adha

Sebanyak 97.541 kendaraan meninggalkan Jakarta melalui GT Cikampek Utama 1 atau naik sebanyak 58,1 persen.

Sah! PNS Rp400 - Rp200 Ribu dan Mahasiswa Rp150 Ribu Buat Pulsa
Indonesia
Sah! PNS Rp400 - Rp200 Ribu dan Mahasiswa Rp150 Ribu Buat Pulsa

Dana untuk biaya pulsa ini, berasal dari optimalisasi dan realokasi anggaran dan Kemeterian keuangan mengingatkan, pemberian dilakukan secara selektif.

Jaksa Agung Benarkan Jaksa Fedrik Meninggal karena COVID-19
Indonesia
Jaksa Agung Benarkan Jaksa Fedrik Meninggal karena COVID-19

Nama Fedrik mencuat dalam kasus penyiraman terhadap Novel Baswedan. Namanya ramai diperbincangkan publik lantaran memberikan tuntutan 1 tahun penjara terhadap dua pelaku (kini sudah terpidana).

Efek Corona, BUMN Diultimatum Produksi 6 Juta Masker Sebelum 1 April
Indonesia
Efek Corona, BUMN Diultimatum Produksi 6 Juta Masker Sebelum 1 April

Erick Thohir menjelaskan kalau stok bahan baku habis di Tiongkok maka harus mencari ke Eropa.