[HOAKS atau FAKTA] Pabrik ESEMKA Tutup Gegara Seluruh Karyawan Positif COVID-19 Presiden Jokowi melakukan test drive pikap Bima seri 1,2L saat meresmikan pabrik PT Solo Manufaktur Kreasi (Esemka) di Desa Demangan, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (6/9). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Akun facebook bernama Wira Bin Wasal membagikan artikel dari situs 100kpj.com yang berjudul "Pabrik Esemka Dikabarkan Kosong, Karyawannya Kemana?".

Selain itu, akun Wira Bin Wasal menambahkan narasi yang mengklaim bahwa semua karyawan pabrik Esemka terkena virus corona.

“Kami denger ktanya smua karyawan pabrik ESEMKA kena CORONA mkanya pabrik di liburkan,"

Cek fakta

Berdasarkan penelusuran Tim Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo), isi artikel dari situs 100kpj.com tidak ada satupun kalimat yang menyebutkan bahwa semua karyawan pabrik Esemka atau PT Solo Manufaktur Kreasi terkena atau terpapar virus corona.

Dalam artikel tersebut berisi penjelasan dari Humas PT Esemka, Sabar Budhi terkait kosongnya area pabrik karena disebabkan manajemen perusahaan tengah menerapkan sistem piket bergilir. Hal itu mengacu pada protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah.

“Berita tentang pemangkasan karyawan dan pemotongan gaji yang dilakukan manajemen PT Solo Manufaktur Kreasi tidak benar. Ketidakhadiran karyawan di area pabrik dikarenakan kami menerapkan protokol kesehatan, bukan sedang melakukan pengurangan tenaga kerja,” ujar Sabar, dikutip dari VIVA, Kamis 6 Agustus 2020.

Foto: Mafindo

Sementara bagi para karyawan yang tetap bekerja, pihaknya menerapkan aturan kesehatan yang ketat seperti wajib menggunakan masker dan sarung tangan sesuai anjuran tim penanggulangan COVID-19.

Dia pun memastikan, hingga saat ini, produksi masih berjalan dengan normal. Sabar memastikan, kendati situasi tengah sulit, namun seluruh karyawan tetap menerima haknya. Kabar mengenai pemotongan upah, kata dia, sama sekali tidak benar.

“Semuanya berlaku seperti biasa. Tak ada pemotongan apa pun. Hingga saat ini manajemen memang masih menerapkan sistem piket dengan melakukan pemeliharaan dan perawatan terhadap fasilitas dan peralatan produksi secara berkala,” kata dia.

Kesimpulan

Klaim bahwa seluruh karyawan pabrik Esemka terkena corona adalah salah. (Knu)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH