[HOAKS atau FAKTA]: Orangtua Harus Pastikan Anaknya Berusia 6,5 Tahun Sebelum Daftar SD Tangkapan layar soal orangtua harus pastikan anaknya berusia 6,5 tahun sebelum daftar SD. (Foto: MP/kominfo.go.id)

MerahPutih.com - Beredar informasi di media sosial Facebook yang menyebut orangtua harus memastikan anaknya berusia 6,5 tahun sebelum mendaftar masuk sekolah dasar (SD).

Ketentuan itu diklaim sebagai aturan terbaru yang telah ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA] DKI Jakarta Anggarkan Proyek Rp 80 Juta Per Sumur Resapan

FAKTA:

Faktanya, merujuk Permendikbud Nomor 1 Tahun 2021, tidak ada poin yang menyebutkan seorang anak harus berusia minimal 6,5 tahun untuk menjadi peserta didik baru SD.

Permendikbud tersebut mengatur bahwa peserta didik baru SD diprioritaskan berusia 7 tahun, atau paling rendah 6 tahun per 1 Juli tahun berjalan.

Artinya, prioritas diberikan kepada peserta didik yang telah berusia 7 tahun, tetapi peserta didik yang berusia 6 tahun per 1 Juli tahun berjalan juga masih memiliki kesempatan.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: PLN Beri Subsidi Listrik Bagi Warga yang mengisi Fomulir di WA

KESIMPULAN:

Informasi tersebut dipastikan hoaks. Pasalnya, aturan pemerintah masih menetapkan usia peserta didik tingkat SD minimal masih berusia 7 dan 6 tahun per 1 Juli. (Knu)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA] KPK Geledah Anies karena Gelapkan Uang Formula E

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Dua Eks Pejabat Pajak Hadapi Sidang Tuntutan Hari Ini
Indonesia
Dua Eks Pejabat Pajak Hadapi Sidang Tuntutan Hari Ini

Keduanya merupakan terdakwa dalam kasus dugaan suap pemeriksaan perpajakan tahun 2016 dan tahun 2017 pada Direktorat Jenderal Pajak.

Kasus Omicron Meningkat, Kemenkes Klaim BOR Masih Aman
Indonesia
Kasus Omicron Meningkat, Kemenkes Klaim BOR Masih Aman

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan keterisian tempat tidur untuk isolasi kasus Covid-19 atau bed occupancy ratio (BOR) masih terkendali.

Ini Sanksi 3 ASN Kepergok Gibran Makan saat Jam Kerja Pakai Sandal Jepit
Indonesia
Ini Sanksi 3 ASN Kepergok Gibran Makan saat Jam Kerja Pakai Sandal Jepit

Pemkot sedang memproses tiga aparatur sipil negara (ASN) yang dipergoki Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka asyik makan dan pakai sandal jepit saat jam kerja.

Senin Besok, Kimia Farma Jual Vaksin COVID-19 untuk Umum
Indonesia
Senin Besok, Kimia Farma Jual Vaksin COVID-19 untuk Umum

Satu individu total harus membayar Rp 879.140 untuk dua kali dosis suntik lengkap

Novel Baswedan Cs Selesai Jalani Pelatihan di Bandung, Kapan Mulai Kerja?
Indonesia
Novel Baswedan Cs Selesai Jalani Pelatihan di Bandung, Kapan Mulai Kerja?

Nanti akan kita sampaikan lebih lanjut perkembangannya

Gus Ipul Minta Panitia Muktamar NU Benahi Sistem Registrasi Peserta
Indonesia
Gus Ipul Minta Panitia Muktamar NU Benahi Sistem Registrasi Peserta

Saifullah Yusuf atau yang akbar disapa Gus Ipul mengkritik panitia pelaksana Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-34.

Warga Jabar Sulit Dapat E-Ticket dan Pilih Pilih Vaksin Booster
Indonesia
Warga Jabar Sulit Dapat E-Ticket dan Pilih Pilih Vaksin Booster

Ada kecenderungan masyarakat memilih vaksin tertentu untuk penguat, padahal tidak semua vaksin stok tersedia.

22 Orang Dijadikan Tersangka Kasus Kericuhan di Yahukimo
Indonesia
22 Orang Dijadikan Tersangka Kasus Kericuhan di Yahukimo

"Kasus telah ditindaklanjuti dan telah ditetapkan sebanyak 22 orang sebagai tersangka dalam kasus di Yahukimo. Mereka ikut serta dalam aksi penyerangan di gereja GIDI pada 3 Oktober lalu," ungkap Rusdi

Dua Tahun Pandemi di Indonesia, Kasus COVID-19 Sentuh Angka di Atas 5,6 Juta
Indonesia
Dua Tahun Pandemi di Indonesia, Kasus COVID-19 Sentuh Angka di Atas 5,6 Juta

Tepat dua tahun sudah pandemi COVID-19 melanda Indonesia, sejak dinyatakan infeksi pertama 2 Maret 2020 lalu.

Respons Istana Ada Wacana Tarik Rem Darurat Saat Kasus Omicron Meroket
Indonesia
Respons Istana Ada Wacana Tarik Rem Darurat Saat Kasus Omicron Meroket

Kesiapan pemerintah menghadapi Omicron telah lebih baik