[HOAKS atau FAKTA]: Orang Pernah Terinfeksi COVID-19 Miliki Imunitas Lebih Baik Ketimbang Divaksin Tangkapan layar soal hoaks orang pernah terinfeksi COVID-19 miliki imunitas lebih baik ketimbang divaksin. (Foto: MP/Turnbackhoax.id)

MerahPutih.com - Beredar narasi di Twitter oleh akun @AllisonPearson yang mengklaim bahwa orang yang pernah terinfeksi COVID-19 akan memiliki imunitas tubuh lebih baik ketimbang orang yang sudah vaksin 2 dosis.

Allison melampirkan bukti klaimnya dengan menunjukkan sebuah laporan berbentuk artikel yang diterbitkan resmi oleh badan statistik nasional Inggris.

Setelah dilakukan pencarian fakta, klaim @AllisonPearson adalah hoaks. Laporan resmi oleh badan statistik nasional yang dijadikan bukti atas klaimnya, sama sekali tidak membuat perbandingan, mana yang lebih kebal, antara orang yang divaksin dengan orang yang pernah terinfeksi COVID-19.

Adapun poin utama yang disampaikan dalam laporan tersebut menunjukkan, orang yang sudah pernah terinfeksi COVID-19 jarang yang terinfeksi untuk kedua kalinya. Laporan tersebut tidak membahas sama sekali pelaporan infeksi COVID-19 dari orang sudah vaksin.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: WHO Temukan Vaksin COVID-19 Palsu Beredar di Indonesia

FAKTA:

Dari penelusuran Mafindo, dilansir dari situs kesehatan, Alodokter, orang-orang yang sembuh dari COVID-19 memiliki antibodi alami yang mampu mengenali dan melawan virus corona.

Namun, belum diketahui sampai kapan antibodi tersebut akan dapat melindungi tubuh dari virus corona.

Ada yang mengatakan 6-8 bulan, namun perlu penelitian lebih lanjut, yang pasti ada kemungkinan bahwa orang yang pernah terinfeksi COVID-19 akan bisa terinfeksi kembali.

Maka dari itu, penyintas COVID-19 juga perlu divaksin.

Seorang ahli virologi Sabra Klein Ph.D saat di-interview dan diliput di situs kampus kesehatan masyarakat, John Hopkins, menjelaskan bahwa seorang yang pernah terinfeksi COVID-19 memiliki antibodi yang bertahan hanya 6-8 bulan dan lama kelamaan akan lemah kembali, sedangkan orang yang divaksin akan mendapat imunitas yang lebih kuat dan bertahan lama, yakni setahun bahkan lebih lama lagi.

Ilustrasi. (Foto: MP/Pixabay/memyselfaneye)
Ilustrasi. (Foto: MP/Pixabay/memyselfaneye)

Sabra menambahkan, hal ini dikarenakan vaksin seperti Pfizer dan Moderna dibuat menargetkan meniru spike protein, antigen yang yang mudah dikenal dari virus corona, sehingga antibodi tubuh akan lebih mudah mengenalinya.

Spike protein merupakan bagian virus berbentuk seperti paku-paku yang menancap pada permukaan. Spike protein berperan terpenting dalam infeksi virus, karena menjadi pintu masuk virus SARS-CoV ke dalam inangnya (sel manusia). Peran vaksin akan membentuk antibodi tubuh, yang dengan antibodi tersebut dapat menghancurkan spike protein, sehingga lebih efektif dalam membunuh virus.

Lebih lanjut, Sebra mengatakan bahwa vaksin COVID-19 sudah memiliki kemampuan mendeteksi virus varian baru, yakni Delta varian, sehingga tubuh memiliki imunitas kuat untuk dapat melawan varian baru ini.

Sedangkan penyintas COVID-19 memang sudah memiliki antibodi, namun belum tentu dapat mendeteksi dan melawan virus Delta. Daripada mengadu nasib, lebih baik melakukan vaksinasi.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Pemimpin Taliban Minum Whiski di Pesawat Jet

KESIMPULAN:

Berdasarkan data yang terkumpul dapat disimpulkan bahwa klaim @AllisonPearson adalah hoaks dan termasuk kategori Konten yang Menyesatkan. (Knu)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Denny Siregar Curhat Hidupnya Makin Susah

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Edhy Prabowo Sedih Divonis 5 Tahun Penjara
Indonesia
Edhy Prabowo Sedih Divonis 5 Tahun Penjara

Eks Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo merasa sedih dijatuhi vonis 5 tahun pidana penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta.

Pengamat Yakin Tak Ada Parpol Lain Masuk Fase Milenial Semulus Partai Demokrat
Indonesia
Pengamat Yakin Tak Ada Parpol Lain Masuk Fase Milenial Semulus Partai Demokrat

PDI Perjuangan sebagai partai besar tidak berani memberikan tampuk kepemimpinan dari Megawati kepada Puan Maharani atau Prananda Prabowo

Perpanjang PPKM Mikro, Anies Izinkan Warga Salat Id di Ruang Terbuka
Indonesia
Perpanjang PPKM Mikro, Anies Izinkan Warga Salat Id di Ruang Terbuka

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memperpanjang masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro selama dua pekan dari 4 Mei hingga 17 Mei 2021 mendatang.

Dapat Tugas Anyar, Kapolri Listyo Kini Ngurusin Persepedaan Nasional
Olahraga
Dapat Tugas Anyar, Kapolri Listyo Kini Ngurusin Persepedaan Nasional

Terpilihnya Listyo Sigit Prabowo menggantikan posisi ketua umum periode 2019-2023 Raja Sapta Oktohari yang harus mundur dari jabatannya karena tidak bisa merangkap jabatan.

Politikus PDIP Cuma Aktif Jabat Wali Kota Surabaya 3 Hari
Indonesia
Politikus PDIP Cuma Aktif Jabat Wali Kota Surabaya 3 Hari

Reni berharap saat itu Whisnu diangkat sebagai wali kota definitif segera setelah DPRD mengusulkannya

Rantis Polisi Kena Tembak Saat Aparat-KKB Saling Baku Tembak
Indonesia
Rantis Polisi Kena Tembak Saat Aparat-KKB Saling Baku Tembak

Baku tembak terjadi antara aparat dengan kelompok Numbuk Telenggen

Layanan Perbankan Tumbuhkan Satu Persen PDB Per Kapital
Indonesia
Layanan Perbankan Tumbuhkan Satu Persen PDB Per Kapital

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk tercatat memiliki 86.448 agen hingga Agustus 2021 untuk mendorong perseroan memperluas layanan perbankannya.

Wagub DKI Ogah Tanggapi Ocehan Ketua DPRD soal TGUPP
Indonesia
Wagub DKI Ogah Tanggapi Ocehan Ketua DPRD soal TGUPP

"Saya enggak bisa komentarin itu. Itu menjadi hak dari siapa saja untuk memberikan penilaian," ujar Riza

Berpergian Saat Larangan Mudik, Wajib Karantina Mandiri Selama Lima Hari
Indonesia
Berpergian Saat Larangan Mudik, Wajib Karantina Mandiri Selama Lima Hari

Bagi pihak yang dikecualikan terdapat syarat perjalanan yang harus dipenuhi

Kasus Korupsi PT Nindya Karya Jadi Atensi Pimpinan KPK
Indonesia
Kasus Korupsi PT Nindya Karya Jadi Atensi Pimpinan KPK

Dalam kasus ini, PT Nindya Karya, perusahaan BUMN pertama yang menyandang status tersangka korporasi