[HOAKS atau FAKTA]: Ngabalin Sindir Refly Harun Tak Ada Pekerjaan Tangkapan layar Facebook soal Ali Ngabalin menyindir Refly Harun. (Foto: MP/turnbackhoax.id)

MerahPutih.com - Akun Facebook Zulfansyah mengunggah gambar wajah Ali Mochtar Ngabalin dan Refly Harun beserta dengan narasi.

Dalam postingan, kalau Refly Harun disindir Ngabalin sebagai provokator karena tak punya kerjaan.

Postingan itu dibagikan pada 26 Oktober 2020 lalu dan sudah dikomentari lebih dari 90 akun, serta 1 kali dibagikan.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Awas, Kecepatan Berkendara di Tol Kini Tercantum di Karcis

NARASI:

Ngabalin Sindir Refly Harun: Katanya Ahli Hukum Ko Jadi Provokator Kasihan Sekali Kamu Apa Tak Ada Kerjaan Lain?

Tangkapan layar Facebook soal Ali Ngabalin menyindir  Refly Harun. (Foto: MP/turnbackhoax.id)
Tangkapan layar Facebook soal Ali Ngabalin menyindir Refly Harun. (Foto: MP/turnbackhoax.id)

FAKTA:

Berdasarkan hasil penelusuran, diketahui bahwa gambar tersebut merupakan hasil editan dari salah satu artikel milik sulselekspres.com yang berjudul “Ngabalin Sindir Refly Harun: Katanya Ahli Hukum Ko Jadi Provokator” yang tayang pada Minggu (25/10).

Baca Juga

[HOAKS atau FAKTA]: Media Mainstream Ogah Beritakan Anies Dapat Penghargaan

KESIMPULAN:

Berdasarkan hasil penelusuran, konten tersebut masuk ke dalam kategori Manipulated Content atau Konten yang Dimanipulasi. (Asp)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Abu Janda Dalam Keadaan Koma

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Puluhan Mahasiswa Kedokteran UNS Positif COVID-19, Ganjar: Terpapar Usai Pesta Wisuda
Indonesia
Puluhan Mahasiswa Kedokteran UNS Positif COVID-19, Ganjar: Terpapar Usai Pesta Wisuda

Tracing sebanyak 25 orang terpapar COVID-19 ini dilakukan dengan bekerja sama dengan UNS Surakarta.

Gibran Tidak Bisa Membuat Kebijakan Saat Jadi Wali Kota Solo, Ini Penyebabnya
Indonesia
Gibran Tidak Bisa Membuat Kebijakan Saat Jadi Wali Kota Solo, Ini Penyebabnya

Meskipun menjadi Wali Kota Solo, putra sulung Presiden Jokowi tersebut dipastikan tidak akan bisa membuat kebijakan 100 persen saat menjabat.

Klaster Perkantoran Meningkat 10 Kali Lipat Sejak PSBB Transisi di Jakarta
Indonesia
Klaster Perkantoran Meningkat 10 Kali Lipat Sejak PSBB Transisi di Jakarta

Dewi kembali menegaskan bahwa protokol kesehatan tetap harus diterapkan dengan disiplin dimana saja.

Ada Perbedaan Swab Pertama dan Kedua, Ini Hasil Tes COVID-19 Ketiga Karyawan RRI Surabaya
Indonesia
Ada Perbedaan Swab Pertama dan Kedua, Ini Hasil Tes COVID-19 Ketiga Karyawan RRI Surabaya

Sekarang ini hasil swab ketiga sudah keluar dan juga memperkuat swab kedua.

Ini Dalil MUI Larang Salat Jumat Dua Gelombang Saat Pangebluk COVID-19
Indonesia
Ini Dalil MUI Larang Salat Jumat Dua Gelombang Saat Pangebluk COVID-19

MUI beralasan Salat Jumat dua gelombang hanya bisa dlilaksanakana di daerah minoritas Islam.

Ganjar: Perekonomian Jateng Turun 5,9 Persen
Indonesia
Ganjar: Perekonomian Jateng Turun 5,9 Persen

"Ekonomi di Jateng selama pandemi turun 5,9 persen. Tidak perlu melakukan hal-hal yang tidak berguna yang dapat merusak toleransi," kata dia.

Dramatis! Pilot TNI-AU Melontarkan Diri ke Udara Saat Kecelakaan Pesawat
Indonesia
Dramatis! Pilot TNI-AU Melontarkan Diri ke Udara Saat Kecelakaan Pesawat

Apriyanto saat ini berada di RSAU dr. Soekirman

Aktor Intelektual Kasus Dugaan Label SNI Palsu Harus Diminta Pertanggungjawaban
Indonesia
Aktor Intelektual Kasus Dugaan Label SNI Palsu Harus Diminta Pertanggungjawaban

Menurutnya, penyidik kepolisian tidak boleh tebang pilih dalam mengusut kasus tersebut.

Komjen Listyo Diminta Yakinkan Publik, Polisi Tak Hanya Hadir jika Terjadi Masalah
Indonesia
Komjen Listyo Diminta Yakinkan Publik, Polisi Tak Hanya Hadir jika Terjadi Masalah

Komjen Listyo Sigit Prabowo bakal menghadapi tantangan pertama menuju kursi Tribrata 1.

KPK Geledah Pendopo Wali Kota Banjar
Indonesia
KPK Geledah Pendopo Wali Kota Banjar

KPK menggeledah pendopo wali kota dan kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Banjar.