[Hoaks atau Fakta]: MUI Kasih Label Halal Pada Asbak Ilustrasi asbak.(Foto: Hans Braxmeier dari Pixabay)

MerahPutih.com- Akun Facebook Sireum Ateul memposting sebuah gambar dengan narasi sebagai berikut:“Bingung ngga!?Bingung ngga!?Bingung laah cuy!Masa Ngga…Buat yang paham aja.”.Pada gambar asbak yang berlogo halal dan tangkapan layar situs berita mengenai fatwa haram rokok, terdapat narasi “MUI mengharamkan rokok tetapi di sisi lain kasih label hala ke asbak. Di sini kita dibikin bingung ?”.

Baca Juga:

[Hoaks atau Fakta]: Pesepakbola Eriksen Alami Serangan Jantung Dampak Disuntik Vaksin COVID

FAKTA

Berdasarkan hasil penelusuran Mafindo, klaim bahwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) memberikan label halal pada asbak rokok adalah salah.

Melansir dari Liputan6.com, Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) ASrorun Niam Sholeh, MUI tidak pernah memberikan fatwa halal untuk asbak tersebut. “Hoaks” kata Asrorun saat berbincang dengan Liputan6.com pada 23 September 2020.

Sebagai tambahan, Direktur Eksekutif Lembaga Advokasi Halal atau Indonesia Halal Watch Ikhsan Abdullah memandang asbak tidak diperlukan sertifikasi halal.

Tangkapan layar hoaks. (Foto: Antara)
Tangkapan layar hoaks. (Foto: Mafindo)

Informasi serupa pernah dibahas di Turn Back Hoax berjudul “[SALAH] kerjaan mafia ulama Indonesia ini ada² aja”, diunggah pada 2 Oktober 2020.

KESIMPULAN

Faktanya, informasi tersebut merupakan hoaks lama yang beredar kembali. MUI tidak pernah memberikan label halal pada asbak rokok. Dengan demikian berdasarkan penjelasan di atas, maka termasuk konten yang menyesatkan. (Knu)

Baca Juga:

[Hoaks atau Fakta]: Pemkot Pekanbaru Tarik Vaksin COVID-19 Karena Tidak Ampuh

Kanal
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Mudik Dilarang, Angkutan Penghubung Antar Daerah Soloraya Tetap Beroperasi
Indonesia
Mudik Dilarang, Angkutan Penghubung Antar Daerah Soloraya Tetap Beroperasi

Untuk jalur bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP),perjalanannya akan dilakukan penyekatan petugas Satlantas Polresta Surakarta.

Disebut Sempat Dekati Pimpinan KPK, Ini Jawaban Wali Kota Tanjungbalai
Indonesia
Disebut Sempat Dekati Pimpinan KPK, Ini Jawaban Wali Kota Tanjungbalai

Wali Kota nonaktif Tanjungbalai M Syahrial buka suara soal sempat disebut menghubungi Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Lili Pintauli.

Juliari Batubara Minta Tak Diseret-seret di Kasus Bansos Saat OTT KPK
Indonesia
Juliari Batubara Minta Tak Diseret-seret di Kasus Bansos Saat OTT KPK

Juliari didakwa menerima suap dengan total Rp 32,48 miliar secara bertahap

Mendagri Tito Sebut Pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 Amanat UU
Indonesia
Mendagri Tito Sebut Pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 Amanat UU

Ia mengatakan, Pilkada 2024 merupakan amanat UU yang harus dijalankan. Dan, perbaikan dapat dilakukan pasca pelaksanaan, bukan sebelum pilkada dilaksanakan.

Realisasi Anggaran Pemulihan Ekonomi Masih Lambat
Indonesia
Realisasi Anggaran Pemulihan Ekonomi Masih Lambat

"Serapan belanja PEN, pemulihan ekonomi nasional, juga masih rendah baru 24,6 persen. Sekali lagi, kecepatan tapi juga ketepatan sasaran,” ujar Jokowi.

Kurangi Pengangguran Akibat PPKM Darurat, DPR Desak UMKM Dapat Insentif
Indonesia
Kurangi Pengangguran Akibat PPKM Darurat, DPR Desak UMKM Dapat Insentif

Permodalan UMKM yang perlu mendapat perhatian khusus walau para pelaku UMKM sudah punya akses ke perbankan

Pedagang di Yogyakarta Wajib Cantumkan Harga Menu Kuliner
Indonesia
Pedagang di Yogyakarta Wajib Cantumkan Harga Menu Kuliner

Pemerintah Kota Yogyakarta memutuskan menutup sementara tiga warung pecel lele di Jalan Perwakilan

Kemenhub Janji tidak Mendadak Langsung Tutup Bandara Halim
Indonesia
Kemenhub Janji tidak Mendadak Langsung Tutup Bandara Halim

Kemenhub pasti akan memberi waktu bagi sejumlah pemangku kepentingan terkait untuk mempersiapkan diri

Jokowi Targetkan 5 Juta Guru Dapat Vaksin COVID-19
Indonesia
Jokowi Targetkan 5 Juta Guru Dapat Vaksin COVID-19

Vaksinasi menyasar tenaga pendidik dan tenaga kependidikan yang berasal dari berbagai jenjang pendidikan

Dalam 24 Jam, 10.461 Warga Berhasil Sembuh dari COVID-19
Indonesia
Dalam 24 Jam, 10.461 Warga Berhasil Sembuh dari COVID-19

Pandemi COVID-19 di Indonesia belum menunjukkan tanda-tanda dapat dikendalikan pemerintah.