[HOAKS atau FAKTA]: MUI Dilarang Keluarkan Sertifikat Halal Makanan dan Minuman MUI. (Foto: MUI)

MerahPutih.com - Beredar sebuah narasi melalui pesan Whatsapp yang mengatakan bahwa MUI tidak boleh mengeluarkan sertifikat halal untuk makanan dan minuman.

Narasi tersebut mengatakan bahwa keputusan MUI tidak boleh mengeluarkan sertifikat halal merupakan keputusan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Foto Anies Bersama Pimpinan ISIS

Narasi pada pesan singkat Whatsapp tersebut juga mencantumkan artikel berita dari laman berita Tempo dengan judul “Kemenag Resmi Kukuhkan Lembaga Pemeriksa Halal Milik PT Surveyor Indonesia”.

FAKTA

Setelah melakukan penelusuran Mafindo, hal tersebut tidak benar. Keputusan tentang halalnya suatu makanan ditetapkan oleh MUI melalui sidang Komisi Fatwa MUI.

Kemudian, keputusan halal tersebut diteruskan kepada Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) untuk menjadi dasar penerbitan sertifikat halal. BPJPH sendiri merupakan lembaga yang dibentuk oleh pemerintah yang berwenang untuk mendaftarkan sertifikasi halal dan penerbitan sertifikat halal.

Tangkapan layar hoaks. (Foto: Antara)
Tangkapan layar hoaks. (Foto: Antara)

KESIMPULAN

Dengan demikian, narasi melalui pesan Whatsapp yang mengatakan bahwa MUI dilarang untuk mengeluarkan sertifikat halal untuk makanan dan minuman tidak sesuai fakta dan masuk ke dalam kategori misleading content atau konten yang menyesatkan. (Knu)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Megawati-Prabowo Sepakat Usung Ganjar

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
14 RT di Jakarta Masuk Wilayah Zona Merah COVID-19
Indonesia
14 RT di Jakarta Masuk Wilayah Zona Merah COVID-19

Jakarta Barat menjadi kawasan dengan jumlah zona merah COVID-19 terbanyak

Polisi Enggak Tindaklanjuti Perkara Mural Jokowi '404: Not Found'
Indonesia
Polisi Enggak Tindaklanjuti Perkara Mural Jokowi '404: Not Found'

Mural itu hanya sebatas mengganggu ketertiban umum

Menag: Pemerkosa Santri di OKU Selatan Harus Dihukum Berat
Indonesia
Menag: Pemerkosa Santri di OKU Selatan Harus Dihukum Berat

"Saya minta hukum berat pelaku," kata Menag Yaqut dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (31/12).

Jokowi Hadiri Pertemuan Dunia Kurangi Bencana di Bali
Indonesia
Jokowi Hadiri Pertemuan Dunia Kurangi Bencana di Bali

Presiden diagendakan melakukan pertemuan dengan Wakil Presiden Zambia W.K. Mutale Nalumango.

Tantangan Sulitnya Indonesia Jadi Negara Besar di Mata Para Pakar
Indonesia
Tantangan Sulitnya Indonesia Jadi Negara Besar di Mata Para Pakar

Tantangan yang datang untuk Indonesia menjadi negara besar seakan menerpa tak ada henti.

Soal Posisi Jokowi di Formula E, Ini Penjelasan Ketua Pelaksana
Indonesia
Soal Posisi Jokowi di Formula E, Ini Penjelasan Ketua Pelaksana

Ia pun menjelaskan soal posisi Jokowi dalam penyelenggaraan Formula E.

Gunung Berapi Ile Lewotolok Terbakar Akibat Lontaran Lava Pijar
Indonesia
Gunung Berapi Ile Lewotolok Terbakar Akibat Lontaran Lava Pijar

Kebakaran hutan dan lahan terjadi di wilayah Kecamatan Ile Ape dan Ile Ape Timur di Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Rencana Kenaikan Tarif KRL Dinilai Belum Tepat dan Berpotensi Bebani Warga
Indonesia
Rencana Kenaikan Tarif KRL Dinilai Belum Tepat dan Berpotensi Bebani Warga

Seharusnya pemerintah menambah subsidi atas moda transportasi umum ini

Setelah Diterjang Banjir, 97 Persen Gardu Listrik di Jayapura Telah Pulih
Indonesia
Setelah Diterjang Banjir, 97 Persen Gardu Listrik di Jayapura Telah Pulih

Gardu yang belum dipulihkan, disebabkan masih terendam banjir. Untuk percepatan pemulihan listrik, PLN mengerahkan sebanyak 225 petugas.

Konflik Terawan-IDI Momentum DPR Revisi UU Praktik Kedokteran
Indonesia
Konflik Terawan-IDI Momentum DPR Revisi UU Praktik Kedokteran

Konflik antara Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan mantan Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto yang berujung pada pemecatan dari keanggotaan IDI kini jadi sorotan publik.