[Hoaks atau Fakta]: Minum Sambil  Berdiri Berdampak Pada Ginjal Air Minum. ( Foto: Abbat1 dari Pixabay)

MerahPutih.com - Beredar sebuah narasi oleh akun Instagram faktakesehatankuu yang mengatakan bahwa minum sambil berdiri merupakan salah satu penyebab kerusakan ginjal.

Hal tersebut diklaim disebabkan oleh tidak tersaringnya air yang diminum ketika berdiri dan langsung menuju kandung kemih.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Pertamina Beri Subsidi Uang Sebesar Rp 189 Juta

"Selain kurang sopan, ternyata minum sambil berdiri salah satu penyebab rusaknya ginjal lho, karena air yang mengalir langsung menuju kantung kemih tanpa penyaringan, So hindari minum sambil berdiri ya guys !”

Instagramhttps://archive.fo/9MgqL

FAKTA

Melansir melalui laman berita Detik, ahli Urologi RS Cipto Mangunkusumo, yakni dr. Ponco Birowo, SpU. PhD., mengatakan bahwa ketika air diminum, air akan masuk ke kerongkongan dan masuk ke lambung untuk proses penyerapan sari terlebih dahulu. Yang mana, proses penyerapan sari pada lambung tersebut membutuhkan waktu berjam-jam sebelum air masuk ke ginjal.

Tangkapan layar hoaks. (Foto: Mafindo)
Tangkapan layar hoaks. (Foto: Mafindo)

"Tidak ada hubungannya dengan sikap minum, mau sambil duduk atau berdiri air tetap butuh waktu berjam-jam untuk sampai ginjal," ucap dr. Ponco Birowo, SpU. PhD., melalui laman berita Detik.

Hasil periksa fakta dengan narasi serupa juga sudah diunggah pada situs turnbackhoax.id dengan judul “[HOAX] MINUM DENGAN POSISI BERDIRI BISA TIMBULKAN SAKIT BATU GINJAL”.

KESIMPULAN

Narasi yang diunggah oleh akun Instagram faktakesehatankuu tidak sesuai fakta dan masuk ke dalam kategori misleading content atau konten yang menyesatkan. (Knu)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Ini Nomor Ponsel Warga yang Siap Memberikan Donor Konvalesen

Baca Juga:

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Politisi PDIP Ragukan Big Data 110 Juta Warga Ingin Pemilu Ditunda
Indonesia
Politisi PDIP Ragukan Big Data 110 Juta Warga Ingin Pemilu Ditunda

“Sumbernya big data atau “big mouth” sihhh ??. #LordBicaraPenundaan,” kata Masinton

Presiden Uni Emirat Arab Sheikh Khalifa bin Zayed Meninggal Dunia
Dunia
Presiden Uni Emirat Arab Sheikh Khalifa bin Zayed Meninggal Dunia

Rakyat Uni Emirat Arab diminta menaikkan bendera setengah tiang selama empat puluh hari sebagai tanda berkabung.

Anies Sebut Formula E Kuatkan Peran Jakarta sebagai Pusat Perekonomian
Indonesia
Anies Sebut Formula E Kuatkan Peran Jakarta sebagai Pusat Perekonomian

"Formula E diharapkan bisa makin menguatkan peran Jakarta sebagai salah satu pusat perekonomian," kata Anies di pendopo Balai Kota Jakarta, Senin (29/11).

Gibran Pesimistis Capai Target Vaksinasi Booster 75 Persen Sebelum Lebaran
Indonesia
Gibran Pesimistis Capai Target Vaksinasi Booster 75 Persen Sebelum Lebaran

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo mencatat capaian vaksinasi booster saat ini baru mencapai 46 persen per tanggal 22 April 2022.

Fahri Harap Presiden dan DPR Respons Gagasan Keadilan Restoratif Jaksa Agung
Indonesia
Fahri Harap Presiden dan DPR Respons Gagasan Keadilan Restoratif Jaksa Agung

Mantan Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah berharap Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) merespons gagasan keadilan restoratif Jaksa Agung ST Burhanuddin.

Revitalisasi Monas tak Berkaitan dengan Ajang Formula E
Indonesia
Revitalisasi Monas tak Berkaitan dengan Ajang Formula E

Kegiatan revitalisasi Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, yang masih berjalan tidak ada kaitannya dengan ajang Formula E, meskipun sudah digembar-gemborkan sebelumnya.

PPATK Ungkap Dugaan Aliran Dana Karyawan ACT ke Al Qaeda
Indonesia
PPATK Ungkap Dugaan Aliran Dana Karyawan ACT ke Al Qaeda

PPATK menemukan transaksi keuangan dari karyawan yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT) kepada seseorang yang diduga terkait dengan organisasi teroris Al Qaeda.

JETCO Bukti Komitmen Indonesia - Inggris
Indonesia
JETCO Bukti Komitmen Indonesia - Inggris

Forum dialog tingkat menteri antara Indonesia dan Inggris untuk mendorong hubungan perdagangan dan investasi.

Australia Sebut Keberadaan Kapal Tiongkok di Lepas Pantai Barat sebagai Serangan
Dunia
Australia Sebut Keberadaan Kapal Tiongkok di Lepas Pantai Barat sebagai Serangan

Australia telah melacak kapal mata-mata Tiongkok di lepas pantai barat.

Reaksi Mabes Polri saat Tingkat Kepercayaan Lembaganya Menurun
Indonesia
Reaksi Mabes Polri saat Tingkat Kepercayaan Lembaganya Menurun

Mabes Polri selalu melakukan yang terbaik terlepas dari hasil survei menurun atau meningkat.