[HOAKS atau FAKTA]: Minum Dingin Usai Makan Mangga Sebabkan Kematian Tangkap layar konten hoaks. (Foto: Kominfo)

MerahPutih.com - Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook yang mengeklaim bahwa mengonsumsi minuman dingin usai memakan buah mangga dapat menyebabkan kematian.

Unggahan yang ditulis dengan Bahasa Bengali tersebut turut mengeklaim bahwa beberapa turis yang bepergian ke Chandigarh dinyatakan meninggal dunia usai mengonsumsi minuman dingin dan buah mangga.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Cuaca Panas Disebabkan oleh Gelombang Elektromagnetik 4G

FAKTA

Faktanya, klaim yang menyebutkan bahwa mengonsumsi minuman dingin usai memakan buah mangga dapat menyebabkan kematian adalah keliru.

Facebook telah memberi keterangan bahwa unggahan tersebut merupakan informasi yang salah.

Wakil Ketua Yayasan Kesehatan Masyarakat Bangladesh dr. Taufique Joarder menjelaskan bahwa klaim tersebut tidak berdasar.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Koleksi Mobil Sport Gubernur Lampung disita KPK

Menurutnya, mengonsumsi minuman dingin usai memakan buah mangga adalah hal yang tidak berkaitan, kecuali ada sesuatu yang beracun di salah satu barang tersebut.

KESIMPULAN

Informasi tersebut adalah hoaks. Klaim yang menyebutkan bahwa mengonsumsi minuman dingin usai memakan buah mangga dapat menyebabkan kematian adalah keliru. (Knu)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Bihun Mudah Terbakar Karena Terbuat dari Plastik

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
BRICS Soroti Kerentanan Utang di Banyak Negara
Indonesia
BRICS Soroti Kerentanan Utang di Banyak Negara

BRICS menekankan agenda utang internasional perlu ditangani dengan baik.

Ganjar Tambah Kuota 7.920 Kursi Pendaftaran SMAN/SMKN Jateng 2023
Indonesia
Ganjar Tambah Kuota 7.920 Kursi Pendaftaran SMAN/SMKN Jateng 2023

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menambah kuota Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk SMA dan SMK Negeri di Jateng tahun ajaran 2023/2024. Sebanyak 220 rombongan belajar (Rombel) atau 7.920 kursi tersedia pada tahun ajaran baru tahun ini.

Richard Eliezer Sempat Bohongi Kapolri atas Perintah Ferdy Sambo
Indonesia
Richard Eliezer Sempat Bohongi Kapolri atas Perintah Ferdy Sambo

Terdakwa Richard Eliezer kembali buka-bukaan di sidang lanjutan kematian Brigadir J.

KPK Ultimatum Dito Mahendra
Indonesia
KPK Ultimatum Dito Mahendra

KPK mengultimatum Dito untuk kooperatif memenuhi panggilan penyidik. Apabila Dito mangkir, akan dijemput paksa oleh KPK.

Ombudsman Dorong Polri Lakukan Evaluasi Sistem Pendidikan di Kepolisian
Indonesia
Ombudsman Dorong Polri Lakukan Evaluasi Sistem Pendidikan di Kepolisian

Anggota Ombudsman RI Johanes Widijantoro meminta Polri segera mengevaluasi sistem pendidikan di kepolisian.

Fadli Zon Desak DK PBB Gelar Sidang Darurat
Indonesia
Fadli Zon Desak DK PBB Gelar Sidang Darurat

‚ÄĚKami mendesak agar Dewan Keamanan PBB untuk segera mengambil langkah konkrit menghentikan segala bentuk kekerasan Israel," ujarnya.

Pemkot akan Buka Solo Safari pada 23 Desember dengan Tarif Rp 25 Ribu
Indonesia
Pemkot akan Buka Solo Safari pada 23 Desember dengan Tarif Rp 25 Ribu

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, Jawa Tengah akan membuka kembali kebun binatang Solo Safari pada 23 Desember 2022 atau bertepatan Libur Nataru.

Prabowo Tegaskan Perdamaian Berdampak Baik bagi Ekonomi
Indonesia
Prabowo Tegaskan Perdamaian Berdampak Baik bagi Ekonomi

"Kerja sama pertahanan antara berbagai pemimpin negara penting dan dapat berkontribusi baik pada perdamaian dan pertumbuhan ekonomi," ucap Prabowo dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (22/11).

Ferdy Sambo Menangis Sambil Lihat Foto Keluarga Usai Penembakan Brigadir J
Indonesia
Ferdy Sambo Menangis Sambil Lihat Foto Keluarga Usai Penembakan Brigadir J

Mantan Wakaden B Biro Paminal Propam Polri AKBP Arif Rachman Arifin mengungkapkan instruksi Ferdy Sambo setelah peristiwa pembunuhan.

BMKG Keluarkan Imbauan Ancaman Bahaya Gelombang 6 Meter di Selat Sunda
Indonesia
BMKG Keluarkan Imbauan Ancaman Bahaya Gelombang 6 Meter di Selat Sunda

Terpantau di perairan selatan Banten, Selat Sunda bagian barat dan selatan dan Laut Arafuru bagian tengah