[Hoaks atau Fakta]: Minum Air Es di Cuaca Panas Bikin Pembuluh Darah Pecah (Foto: Unsplash/Giorgio Trovato)

MerahPutih.com - Beredar narasi melalui media sosial Whatsapp yang menginformasikan bahwa Indonesia tengah mengalami fenomena gelombang panas. Untuk itu imbauan agar tidak mengonsumsi air es sesaat setelah beraktivitas di cuaca panas karena dapat memecah pembuluh darah mikro manusia.

[SUMBER]: WHATSAPParchive.vn/QSuKz

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: KPK Terbitkan Surat Kabar

=====[NARASI]:

“Beberapa waktu lalu, hari amat panas. Setelah kembali ke rumah, agar cepat dingin, saya segera mandi air dingin. Lalu, saya tidak dapat menggerakkan rahang dengan benar. Segera saya panggil ambulans untuk membawaku ke rumah sakit.”Ingat, terutama di hari yang panas, hindari air dingin karena akan menyebabkan kontraksi pembuluh darah yang cepat.Yang di rumah ada anak kecil, harus memberi tahu pembantu dan seisi rumah tentang hal ini.Akhir-akhir ini cuaca panas di atas normalWalau mungkin kita rasa nyaman bila minum dingin.., namun, itu sangat berbahaya !Hindari meneguk langsung minuman. Minumlah sedikit-demi sedikit, dengan perlahanTebarkan pesan ini ke keluarga-kerabat sekitar.Ini bisa menyelamatkan nyawa!

FAKTA

Dari hasil penelusuran Mafindo, informasi ini merupakan hoaks karena mengandung 2 kejanggalan utama. Indonesia Sedang Mengalami Gelombang Panas Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika menyatakan dalam konfirmasi melalui website resminya bahwa gelombang panas terjadi pada wilayah yang terletak pada lintang menengah dan tinggi. Sementara wilayah Indonesia terletak di wilayah ekuator yang secara sistem dinamika cuaca tidak memungkinkan terjadinya gelombang panas.

Suhu panas yang terjadi di wilayah Indonesia merupakan fenomena akibat dari adanya gerak semu matahari yang merupakan suatu siklus yang biasa dan terjadi setiap tahun, sehingga potensi suhu udara panas seperti ini juga dapat berulang pada periode yang sama setiap tahunnya.

Saat ini, berdasarkan pantauan BMKG terhadap suhu maksimum di wilayah Indonesia, memang suhu tertinggi siang hari ini mengalami peningkatan dalam beberapa hari terakhir. Tercatat suhu > 36 °C terjadi di Medan, Deli Serdang, Jatiwangi dan Semarang pada catatan meteorologis tanggal 14 Oktober 2021. Suhu tertinggi pada hari itu tercatat di Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Wilayah I, Medan yaitu 37,0 °C. Namun catatan suhu ini bukan merupakan penyimpangan besar dari rata-rata iklim suhu maksimum pada wilayah ini, masih berada dalam rentang variabilitasnya di Bulan Oktober.

Dr. Ari Fahrial Syam Sp.PD-KGEH, MMB mengungkapkan, informasi mengenai pecahnya pembuluh darah akibat langsung minum air es adalah tidak benar. Ia menjelaskan, gangguan kesehatan yang umum terjadi dengan perbedaan suhu dan kelembapan udara adalah dehidrasi.

"Jika dehidrasi terus berlanjut disertai terpapar panas yang terus menerus, maka akan berlanjut menjadi heat stroke, suatu gangguan kesehatan yang bisa berakibat kematian."

Senada dengan itu, Spesialis penyakit dalam RS Pondok Indah – Puri Indah dr. Muhammad Ikhsan Mokoagow, M.Med.Sci., Sp.PD, FINASIM mengatakan hal tersebut tidak benar.

"Minum air dingin kan lewat tenggorokan sementara heat stroke terjadi pada permukaan kulit, tidak nyaman iya, tapi apa berbahaya secara langsung? untuk mencegah heat stroke justru harus terdehidrasi," kata Ikhsan pada ANTARA di Jakarta.

Tangkapan layar hoaks. (Foto: Antara)
Tangkapan layar hoaks. (Foto: Antara)

Adapun gejala awal seseorang terkena heat stroke, di antaranya mengalami keram otot, sakit kepala, rasa haus yang sangat, lelah tidak bersemangat, keringat berlebih, serta air seni yang berwarna keruh dan kuning.

Heat stroke merupakan faktor penyebab utama seseorang meninggal saat terpapar dengan suhu panas tinggi dalam rentan waktu yang cukup lama. Orang tua atau lanjut usia dan orang dengan riwayat penyakit kronis, seperti kencing manis, jantung, dan paru menjadi yang paling berisiko mengidap penyakit ini.

KESIMPULAN

Larangan minum air es setelah beraktivitas di cuaca panas karena dapat menyebabkan pembuluh darah pecah merupakan informasi hoaks kategori misleading content atau konten menyesatkan. (Knu)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Ratusan Pelajar China Disuntik Vaksin Kosong di Jakarta

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Alasan Anggota DPR Tetap Pergi ke Brasil dan Ekuador di Tengah Pandemi
Indonesia
Alasan Anggota DPR Tetap Pergi ke Brasil dan Ekuador di Tengah Pandemi

Brasil dan Ekuador menjadi tujuan utama rencana kunjungan kerja (kunker) Baleg untuk implementasi RUU PKS di Indonesia.

Buron KPK Samin Tan Ditangkap di Jakarta
Indonesia
Buron KPK Samin Tan Ditangkap di Jakarta

Samin adalah tersangka perkara suap terhadap mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih.

Tidak Semua Diproses Hukum, Polres Jakut Serahkan Pelaku Premanisme ke Dinsos
Indonesia
Tidak Semua Diproses Hukum, Polres Jakut Serahkan Pelaku Premanisme ke Dinsos

"Kalau diserahkan ke panti sosial atau di Dinas Sosial, biasa nanti diberikan pelatihan dan sebagainya," ujar Guruh Arif Darmawan.

Belasan Anggota KKB Ditangkap Selama Sebulan
Indonesia
Belasan Anggota KKB Ditangkap Selama Sebulan

Satgas Nemangkawi terus melakukan upaya penegakan hukum terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua.

 Terintegrasi PeduliLindungi, Penumpang Pesawat Tidak Perlu Lagi Bawa Dokumen Kertas
Indonesia
Terintegrasi PeduliLindungi, Penumpang Pesawat Tidak Perlu Lagi Bawa Dokumen Kertas

AP II juga telah menyiapkan infrastruktur seperti mesin verifikasi dan QR Reader untuk membaca QR Code di aplikasi PeduliLindungi, sebagai bagian untuk memproses keberangkatan.

Polisi Cecar Hal Ini ke Kalapas Klas I Tangerang
Indonesia
Polisi Cecar Hal Ini ke Kalapas Klas I Tangerang

Penyidik juga mempertanyakan keberadaan Kalapas

Gelombang III COVID-19 Januari, Komisi VI DPR Yakin Pertumbuhan Ekonomi Naik 5 Persen
Indonesia
Gelombang III COVID-19 Januari, Komisi VI DPR Yakin Pertumbuhan Ekonomi Naik 5 Persen

Epidemiolog Universitas Indonesia (UI) Tri Yunis Miko memprediksi lonjakan ketiga COVID-19 pada Desember 2021-Januari 2022.

Varian Baru COVID-19 Sangat Mungkin Masuk Indonesia
Indonesia
Varian Baru COVID-19 Sangat Mungkin Masuk Indonesia

Varian atau strain baru virus penyebab COVID-19 sangat mungkin muncul di Indonesia.

Ingat, Hari Ini Lapor Diri PPDB DKI Tahap Kedua dan Ketiga
Indonesia
Ingat, Hari Ini Lapor Diri PPDB DKI Tahap Kedua dan Ketiga

Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta mengingatkan kepada siswa yang lolos seleksi PPDB tahap kedua untuk SMP, SMA dan SMK dan tahap ketiga untuk SD agar segera lapor diri.

Pertengahan Januari, Komisi III Bahas Uji Layak dan Kepatutan Kapolri
Indonesia
Pertengahan Januari, Komisi III Bahas Uji Layak dan Kepatutan Kapolri

Semua kandidat tersebut masih memiliki peluang yang sama besar karena punya prestasi baik dan nyaris tidak memiliki masalah signifikan.