[HOAKS atau FAKTA]: Masyarakat Terdampak COVID-19 Diberi Bantuan Rp 1,2 Juta Petugas membawa peti berisi jenazah COVID-19 yang akan dimakamkan di TPU Rorotan, Jakarta Utara, Senin, (28/6/2021). (Foto: MP/Rizki Fitrianto)

MerahPutih.com - Beredar pesan berantai Telegram, berisi pemberitahuan terkait bantuan voucer pulsa senilai Rp 1,2 juta untuk masyarakat terdampak COVID-19 yang mengatasnamakan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Pada saat pesan tersebut ditanggapi, maka pengirim pesan akan menanyakan nomor telepon yang terhubung dengan akun WhatsApp dan Telegram.

Baca Juga:

Hari Kedua Lebaran, Penambahan Kasus Harian COVID-19 Turun Lagi Jadi 107 Pasien

Setelah mendapatkan nomor telepon tersebut, pengirim pesan akan meminta korban untuk mengakses suatu tautan yang akan meminta 5 digit angka.

FAKTA

Faktanya informasi tersebut salah. Biro Hukum dan Komunikasi Publik BSSN mengklarifikasi bahwa pesan tersebut merupakan upaya penipuan yang menggunakan teknik rekayasa sosial (social engineering).

Lima digit angka yang diminta merupakan kode akses untuk login ketika seseorang membuka akun Telegram dari perangkat lain (komputer atau ponsel).

BSSN menyatakan 5 digit angka tersebut tidak boleh diberikan kepada siapapun, termasuk kepada pihak yang mengaku dari Telegram.

KESIMPULAN

Informasi tersebut dipastikan hoaks. BSSN menyatakan pesam tersebut masuk katagori penipuan. (Knu)

Baca Juga:

10 Pasien COVID-19 Masih Berjuang untuk Sembuh di RSDC Wisma Atlet

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kota Tangerang Butuh 3.628 PNS dan PPPK, Formasi Paling Banyak Guru
Indonesia
Kota Tangerang Butuh 3.628 PNS dan PPPK, Formasi Paling Banyak Guru

Untuk CPNS 2021 Pemerintah Kota Tangerang paling banyak membutuhkan guru dengan 3.253 orang dengan status PPPK.

DPR Minta Pemerintah Beri Sanksi Tegas pada CPNS dan PPPK yang Mengundurkan Diri
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Beri Sanksi Tegas pada CPNS dan PPPK yang Mengundurkan Diri

Ketua Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia meminta Badan Kepegawaian Negara (BKN) memberi sanski tegas kepada calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang mengundurkan diri. Pasalnya, sebelum mendaftar, para CPNS sudah tahu konsekuensi yang dihadapi, dan seharusnya dapat bertanggung jawab dengan pilihan mereka.

Polri Ungkap Identitas Buronan Teroris Bom Katedral Makassar yang Tertangkap
Indonesia
Polri Ungkap Identitas Buronan Teroris Bom Katedral Makassar yang Tertangkap

Densus 88 Antiteror Polri menangkap satu buronan teroris terlibat dalam aksi pengeboman di Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan.

Tiga Pemilik Apotek Dijerat UU Wabah Penyakit Menular Gegara Jual Obat Terapi COVID-19 Sangat Tinggi
Indonesia
Tiga Pemilik Apotek Dijerat UU Wabah Penyakit Menular Gegara Jual Obat Terapi COVID-19 Sangat Tinggi

Ketiganya menjual obat untuk terapi COVID-19 seperti Ivermectin dan Favipirafir dengan harga dua kali lipat lebih dari HET

Pimpinan DPR Setujui Penundaan DOB Sampai Ada Putusan MK
Indonesia
Pimpinan DPR Setujui Penundaan DOB Sampai Ada Putusan MK

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menerima delegasi pimpinan Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua, Timotius Murib di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa, (26/4). Hadir pada pertemuan tersebut Ketua MRP Timotius Murib, Wakil Ketua MRP Yoel Luiz Mulait dan jajaran lainnya.

RUU KIA  Atur Cuti Melahirkan selama 6 Bulan Segera Disahkan
Indonesia
RUU KIA Atur Cuti Melahirkan selama 6 Bulan Segera Disahkan

Ketua DPR RI Puan Maharani memastikan RUU yang salah satu pembahasannya mengenai cuti melahirkan selama 6 bulan itu akan disahkan.

Ketua DPD Ingatkan Pentingnya Toleransi dan Solidaritas Hadapi Pandemi
Indonesia
Ketua DPD Ingatkan Pentingnya Toleransi dan Solidaritas Hadapi Pandemi

Ketua DPD La Nyalla Mattalitti menyebut Bangsa Indonesia memiliki nilai-nilai tradisi yang baik, yaitu toleransi dan solidaritas.

Hadi Tjahjanto Jelaskan Prinsip Travel Bubble Pembalap dan Kru MotoGP
Indonesia
Hadi Tjahjanto Jelaskan Prinsip Travel Bubble Pembalap dan Kru MotoGP

Jadi penonton akan melalui tiga lapis pemeriksaan

[Hoaks atau Fakta]: Pesiunan ASN Harus Setor Data Buat Program Wirausaha Pintar
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Pesiunan ASN Harus Setor Data Buat Program Wirausaha Pintar

BKN belum mengumumkan secara resmi adanya program wirausaha pintar bagi pensiunan PNS maupun ASN.

Mendagri Dorong Kampus Perbaiki Sistem Pembinaan Menwa
Indonesia
Mendagri Dorong Kampus Perbaiki Sistem Pembinaan Menwa

Tito menuturkan kasus peristiwa meninggalnya mahasiswa UNS dalam kegiatan Menwa perlu dilihat kembali akar kasusnya, apakah disebabkan persoalan sistemnya atau kasuistis saja.