[HOAKS atau FAKTA] Masjid Ditutup Sementara Katedral Dibuka untuk Ibadah Pintu IV sebagai pintu masuk utama Katedral, Jakarta Pusat. ANTARA/Mentari Dwi Gayati.

MerahPutih.com - Akun Twitter Opposite6805 mengunggah sebuah video dengan narasi sebagai berikut:

“#PenindasRakyatHarusTumbang Mesjid ditutup sementara, KATEDRAL BUKA UNTUK IBADAH MINGGU. rezim kurang ajar”

Baca Juga

[Hoaks atau Fakta]: Relawan Siaga Menjemput dan Mengisikan Tabung Oksigen Gratis

Di video yang yang memperlihatkan pengendara mobil merekam situasi di depan Gereja Katedral Jakarta. Dalam video itu, si pengemudi mobil menyebut tidak ada spanduk penutupan gereja.

Cek fakta:

Faktanya, Gereja Katedral Jakarta sudah meniadakan kegiatan ibadah tatap muka sejak Sabtu-Minggu (26-27 Juni 2021) berdasarkan surat yang diterbitkan Tim Gugus Kendali Covid KAJ pada 23 Juni 2021 lalu. Bahkan, pengumuman ditiadakannya ibadah tatap muka ini sudah diunggah di akun Instagram @katedraljakarta sejak tanggal 25 Juni 2021. Selain itu, dilansir dari Liputan6, informasi tersebut disampaikan juga oleh Pastor Kepala Gereja Katedral Jakarta, Rm. Hani Rudi Hartoko SJ. Berikut pernyataannya: “Pada tanggal 23 Juni, Tim Gugus Kendali Covid KAJ telah menerbitkan surat yang memutuskan bahwa kegiatan ibadah atau peribadatan secara tatap muka untuk sementara dihentikan dan digantikan dengan misa/ibadah secara online dengan beribadah dari rumah masing-masing. Oleh karena itu, Katedral Jakarta mulai Sabtu, Minggu, 26, 27, Juni yang lalu telah melaksanakan surat keputusan tersebut. Yaitu meniadakan Misa Harian, Misa Mingguan secara tatap muka dan kita melaksanakan secara online atau live streaming dan umat mengikuti dari rumah masing-masing.

Foto: Mafindo

Ketika ditetapkan PPKM berdasarkan instruksi Mendagri no. 15/2021 untuk tanggal 3-20 Juli 2021, kami (pihak) Katederal sudah melaksanakan seminggu sebelumnya meniadakan kegiatan tatap muka. Satu hal yang masih kami lakukan yaitu sesuai yang diatur oleh ketentuan Mendagri tersebut yaitu pelaksanaan pemberkatan perkawinan.

Bagi calon yang memutuskan untuk menunda (pemberkatan perkawinan) kami juga mengapresiasi dan mendukung. Tetapi bagi mereka yang tetap akan melaksanakan supaya diatur mengikuti protokol kesehatan yang ketat. Yaitu jumlah hanya 30 orang, mengikuti seluruh protokol kesehatan dengan cermat. Dan kami juga menuntut setiap peserta sudah vaksin dan telah melakukan test SWAB antigen untuk memastikan kondisi kesehatan masing-masing peserta. Itulah cara kami juga mendukung upaya pemerintahan untuk memutus mata rantai penyebaran (Covid-19 yang makin mengkhawatirkan belakangan ini.

Inilah komitmen kami Gereja Katedral ikut mendukung upaya itu untuk kebaikan bersama. Maka kami mengimbau umat dan juga masyarakat untuk tetap patuh, disiplin diri mengikuti ketentuan tersebut. Beribadah dari rumah, bekerja dari rumah, dan melakukan aktivitas dari rumah masing-masing. Dan itulah cara kita menjamin kesehatan kebaikan bersama.

Kesimpulan:

Berdasarkan hasil penelusuran, klaim bahwa Gereja Katedral Jakarta tetap buka untuk ibadah Minggu sementara masjid ditutup saat penerapan PPKM Darurat merupakan konten yang menyesatkan. (*)

Baca Juga

[Hoaks atau Fakta]: Menteri Agama Sungkem ke Wali Kota Gibran

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ini Faktor yang Membuat Golkar Tetap Kokoh meski Diterpa Badai Politik
Indonesia
Ini Faktor yang Membuat Golkar Tetap Kokoh meski Diterpa Badai Politik

Partai Golkar tengah diterpa masalah lantaran empat kadernya tersandung kasus korupsi.

Berkurang Satu, Pasien COVID-19 di RSDC Wisma Atlet 377 Orang
Indonesia
Berkurang Satu, Pasien COVID-19 di RSDC Wisma Atlet 377 Orang

125.972 pasien COVID-19 sembuh dan keluar dari rumah sakit

1,7 Juta Kendaraan Pemudik Tinggalkan Jabodetabek, Terbanyak Menuju Tol Trans Jawa 
Indonesia
1,7 Juta Kendaraan Pemudik Tinggalkan Jabodetabek, Terbanyak Menuju Tol Trans Jawa 

Angka kumulatif arus lalu lintas sejak 22 April dari empat gerbang tol (GT) Barrier yang meninggalkan wilayah Jabodetabek.

Polda Metro Jaya Selidiki Video Diduga Oknum Polisi Pukul Driver Ojol
Indonesia
Polda Metro Jaya Selidiki Video Diduga Oknum Polisi Pukul Driver Ojol

Sub Bidang Pengamanan Internal Bidang Profesi dan Pengamanan (Subbidpaminal Bidpropam) Polda Metro Jaya menyelidiki beredarnya video menunjukkan seorang pria mengaku oknum aparat memukul seorang driver ojek online (ojol) di Jalan Kedoya Raya, Jakarta barat.

Kapolda Metro Akan Bentuk Anak Buahnya Jadi Pebisnis Lele Hingga Pisang Goreng
Indonesia
Kapolda Metro Akan Bentuk Anak Buahnya Jadi Pebisnis Lele Hingga Pisang Goreng

Hal ini untuk memperkuat ketahanan ekonomi anggota

Pembatasan Mobilitas Bikin Jumlah Wisatawan Asing Anjlok hingga 81 Persen
Indonesia
Pembatasan Mobilitas Bikin Jumlah Wisatawan Asing Anjlok hingga 81 Persen

Pembatasan mobilitas akibat pandemi COVID-19 memberi dampak buruk pada sektor pariwisata.

Wagub DKI Lempar Bola Panas Gagalnya Tender Formula E ke Panitia
Indonesia
PPKM Kembali Diperpanjang Ketujuh Kalinya, Selama Sepekan dengan Sejumlah Pelonggaran
Indonesia
PPKM Kembali Diperpanjang Ketujuh Kalinya, Selama Sepekan dengan Sejumlah Pelonggaran

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berlevel di Jawa dan Bali kembali diperpanjang mulai 7 September hingga 13 September 2021.

Pemkot Surabaya Gunakan Aplikasi Puntadewa Data Para Pendatang
Indonesia
Pemkot Surabaya Gunakan Aplikasi Puntadewa Data Para Pendatang

Pengawasan penduduk pendatang mulai tanggal 9 - 13 Mei 2022, dapat melibatkan Ketua RW/RT setempat.

DPR Minta Sekolah Pastikan Siswa yang Ikut PTM Sudah Divaksin Dua Kali
Indonesia
DPR Minta Sekolah Pastikan Siswa yang Ikut PTM Sudah Divaksin Dua Kali

Anggota Komisi X DPR, Andreas Hugo Pareira meminta, agar sekolah dapat memastikan para siswa yang mengikuti pelaksanaan PTM terbatas yang sudah divaksin dua kali.