[HOAKS atau FAKTA]: Marquez Ditolak RS Karena Tak Punya BPJS dan PeduliLindungi Pembalap Repsol Honda Team Marc Marquez di Sirkuit Mandalika, Jumat (18/3). Foto: ANTARA FOTO/Andika Wahyu

MerahPutih.com - Sebuah akun Facebook mengunggah foto pembalap MotoGp Marc Marquez disertai narasi yang menyebutkan bahwa pembalap asal Spanyol itu ditolak di RS karena tidak memiliki kartu BPJS dan aplikasi peduli lindungi yang belum aktif.

Seperti diketahui, Marquez harus absen dari gelaran MotoGp seri ke 2 di sirkuit Mandalika pada 20 Maret 2022 akibat kecelakaan yang cukup hebat saat lap pemanasan.

Baca Juga:

DIY di PPKM Level 3, Sri Sultan: Masyarakat Sudah Lelah

Akibat kejadian tersebut Marquez harus dibawa ke rumah sakit karena mengalami beberapa cedera.

NARASI

Marquez ditolak RS krn gak punya BPJS dan peduli lindungi blom aktif

Gak bawa surat rujukan dari faskes pertama dan surat keterangan lupa di tanda tangan RT/rw setempat

Welcome Mar

Tangkapan layar terkait Marquez tidak punya BPJS (Foto: Facebook)
Caption

FAKTA

Berdasarkan hasil penelusuran Mafindo, informasi yang menyebutkan bahwa Marquez ditolak oleh RS karena tidak memiliki kartu BPJS dan aplikasi peduli lindungi yang belum aktif adalah keliru. Menkominfo Johnny G Plate memastikan bahwa kabar tersebut tidak benar, dan hanya guyonan semata.

Sementara itu, Marc Marquez melalui akun Instagramnya mengungkapkan bahwa ia mendapatkan perawatan medis di RSUD Mataram usai mengalami kecelakaan.

KESIMPULAN

Kabar yang menyebutkan Marc Marquez ditolak rumah sakit karena tak punya kartu BPJS Kesehatan kemungkinan adalah satir yang muncul sebagai respons atas sulitnya mengakses layanan kesehatan tanpa kartu tersebut.(knu)

Baca Juga:

Empat Indikator untuk Ubah Pandemi Jadi Endemi COVID-19

Kanal
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Bambang Tri Cabut Gugatan Ijazah Palsu Jokowi, Gibran: Padahal Seru Menghibur
Indonesia
Bambang Tri Cabut Gugatan Ijazah Palsu Jokowi, Gibran: Padahal Seru Menghibur

Bambang Tri Mulyono telah mencabut gugatan dugaan ijazah palsu Presiden Joko Widodo.

Gangguan Ginjal Akut pada Anak Disebabkan Senyawa Kimia Cemari Obat
Indonesia
Gangguan Ginjal Akut pada Anak Disebabkan Senyawa Kimia Cemari Obat

Pemerintah belum menetapkan status kejadian luar biasa (KLB) untuk kasus gangguan ginjal akut progresif atipikal (Atypical Progressive Acute Kidney Injury).

Kelangkaan Vaksin Meningitis Molor sampai Oktober, DPR Tagih Garansi Kemenkes
Indonesia
Kelangkaan Vaksin Meningitis Molor sampai Oktober, DPR Tagih Garansi Kemenkes

Vaksin meningitis yang menjadi syarat umrah sedang langka di sejumlah wilayah Indonesia.

KPK Periksa Istri Eks Gubernur Sumsel Alex Noerdin
Indonesia
KPK Periksa Istri Eks Gubernur Sumsel Alex Noerdin

KPK menduga Dodi telah mengarahkan Herman Mayori, Eddi Utami, dan beberapa pejabat lain di Dinas PUPR Kabupaten Muba

PSI Mengaku Punya Kader Mumpuni Buat Maju Pilgub DKI
Indonesia
Warga Lereng Merapi Diimbau Masukkan Surat Berharga ke Wadah Khusus
Indonesia
Warga Lereng Merapi Diimbau Masukkan Surat Berharga ke Wadah Khusus

Aktivitas Gunung Merapi meningkat usai mengeluarkan awan panas guguran (APG) sejauh 5 km ke arah tenggara.

Jokowi Kunjungi Titik Nol IKN Nusantara Pakai KRI Escolar 871
Indonesia
Jokowi Kunjungi Titik Nol IKN Nusantara Pakai KRI Escolar 871

Setibanya di Pelabuhan Cita Sabut, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Presiden dan rombongan akan menuju Titik Nol (0) Ibu Kota Nusantara (IKN) yang ada di Kabupaten Penajam Paser Utara.

Korlantas Beri Penjelasan Terkait Pengurusan Surat Kendaraan di Wilayah Ganti Nama Jalan
Indonesia
Korlantas Beri Penjelasan Terkait Pengurusan Surat Kendaraan di Wilayah Ganti Nama Jalan

Pemerintah memastikan tak akan mempersulit pengurusan data penduduk di 22 lokasi jalan yang diubah namanya oleh Pemprov DKI Jakarta.

Politisi Demokrat Minta Pemerintah Berinisiatif Jadi Juru Damai Rusia-Ukraina
Indonesia
Politisi Demokrat Minta Pemerintah Berinisiatif Jadi Juru Damai Rusia-Ukraina

Didi juga meminta pemerintah berinisiatif menjadi bagian dari juru damai. Hal ini mengingat hubungan yang baik pada kedua negara, baik Rusia maupun Ukraina.

Puluhan Rumah di Kota Solo Terendam Banjir
Indonesia
Puluhan Rumah di Kota Solo Terendam Banjir

Ketinggian air dari 1,5 meter sampai 1 meter yang membuat sebagian warga mengungsi