[Hoaks atau Fakta]: Mantan Kuasa Hukum Prabowo Siap Dampingi Gugatan Donald Trump Sutingan Tim Hukum Prabowo. (Foto: Mafindo).

MerahPutih.com - Akun Facebook Muhammad Delly Yuzar, tanggal 9 November 2020, mengunggah sebuah foto yang menampilkan Denny Indrayana, di tengah suasana di suatu persidangan.

Dalam foto tersebut juga menyertakan narasi yang menyebut jika mereka siap membantu Trump jika dibutuhkan tim kuasa hukum untuk menggugat pilpres Amerika.

“JIKA PAK TRUMP BUTUH TIM KUASA HUKUM UNTUK GUGATAN PILPRES DI AMERIKA, KAMI SIAP BANTU KARENA KAMI SANGAT BERPENGALAMAN”

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Donald Trump Ngamuk Tak Mau Diminta Tinggalkan Gedung Putih

FAKTA

Berdasarkan penelusuran Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) menggunakan mesin mencari Yandex dengan fitur telusuri foto, ditemukan artikel yang cocok untuk foto tersebut yang dimuat Liputan6.com pada tanggal 14 Juni 2019 dengan judul “Tim Hukum Prabowo Sebut Jokowi Kuasai Pers Nasional”.

Dalam artikel tersebut tidak ada pembahasan mengenai Denny Indrayana yang siap membantu menggugat Pilpres Amerika, melainkan membahas tentang sidang sengketa hasil pilpres Indonesia 2019.

Dengan demikian, foto yang mengklaim Denny Indrayana siap membantu Trump jika butuh tim kuasa hukum untuk menggugat pilpres Amerika adalah salah dan masuk dalam kategori konten yang dimanipulasi.

Tim Hukum Prabowo saat sengketa di MK. (Foto: Mafindo).
Tim Hukum Prabowo saat sengketa di MK. (Foto: Mafindo).

KESIMPULAN

Faktanya, tangkapan layar tersebut dimanipulasi. Tidak ditemukan pemberitaan di Liputan6.com yang menginformasikan hal tersebut. Foto yang sama dengan hasil suntingan tersebut ditemukan di artikel Liputan6.com dengan judul “Tim Hukum Prabowo Sebut Jokowi Kuasai Pers Nasional” yang dimuat pada tanggal 14 Juni 2019.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Kim Jong Un Komentari Kepulangan Rizieq Shihab ke Indonesia

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 IPW Desak Kapolda Metro Harus Batalkan Pemilihan Wagub DKI
Indonesia
IPW Desak Kapolda Metro Harus Batalkan Pemilihan Wagub DKI

Neta menilai, penetapan pendamping Anies bukan lah yang penting dan urgen bagi warga DKI saat ini.

Komisi III Tegaskan Virus ISIS Lebih Bahaya dari Corona
Indonesia
Komisi III Tegaskan Virus ISIS Lebih Bahaya dari Corona

"Kita tahu virus ISIS ini lebih bahaya dari Corona kalau masuk di sini," kata Adies

Ini Wajah PNS Arogan yang Buang Surat Tilang Depan Muka Polisi
Indonesia
Ini Wajah PNS Arogan yang Buang Surat Tilang Depan Muka Polisi

PNS berinisial FTD ditilang karena menerobos jalur bus TransJakarta di Jalan Mayjen Sutoyo Jakarta Timur.

Ketua DPC PDIP Solo: Purnomo Harus Patuhi Keputusan Bersama
Indonesia
Ketua DPC PDIP Solo: Purnomo Harus Patuhi Keputusan Bersama

Rudy menegaskan DPC PDIP Solo tetap mengusung pasangan cawali dan cawawali, Achmad Purnomo dan Teguh Prakosa di Pilwakot Solo

Belum Tentukan Sikap Wagub DKI, Fraksi Demokrat: Semua Keputusan Ada di DPD
Indonesia
Belum Tentukan Sikap Wagub DKI, Fraksi Demokrat: Semua Keputusan Ada di DPD

Fraksi Demokrat pun belum menyatakan sikap atau dukungannya ke salah satu kandidat calon pengganti Sandiaga Uno.

Dilantik Jadi Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadli Imran Dapat Pesan Khusus dari Kapolri
Indonesia
Dilantik Jadi Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadli Imran Dapat Pesan Khusus dari Kapolri

Ia menggantikan Irjen Nana Sudjana yang dianggap tidak menjalankan perintah untuk menegakan protokol kesehatan (prokes).

Bingung Ada Tempat Hiburan Kebablasan, DPRD: Pasti Ada Sesuatu
Indonesia
Desakan Lockdown Sengaja Digulirkan untuk Jebak Jokowi?
Indonesia
Desakan Lockdown Sengaja Digulirkan untuk Jebak Jokowi?

Usulan tersebut bisa berpotensi sebagai jebakan kelompok-kelompok tertentu dalam merongrong pemerintahan Jokowi.

Polisi Tangkap Sindikat Pembobolan Kartu Kredit Bank, Pelaku Gasak 937 Juta
Indonesia
Polisi Tangkap Sindikat Pembobolan Kartu Kredit Bank, Pelaku Gasak 937 Juta

Heru melanjutkan, setelah kartu kredit tersebut selesai dibuat, mereka menggunakannya untuk berbelanja dan berfoya-foya

Update Kasus Corona DKI Kamis (1/10): 75.521 Positif, 61.444 Orang Sembuh
Indonesia
Update Kasus Corona DKI Kamis (1/10): 75.521 Positif, 61.444 Orang Sembuh

Persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 11,7 persen