[HOAKS atau FAKTA]: Malas Buang Air Kecil saat Malam Sebabkan Sakit Jantung Ilustrasi (Foto: Unsplash/HelpStay)

Merahputih.com - Beredar informasi mengenai bahaya malas buang air kecil saat malam hari, karena menyebabkan penyumbatan darah otak dan jantung.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Edy Mulyadi Ditangkap Aparat

NARASI

“KENCING MALAM, JANTUNG & PENYUMBATAN PEMBULUH DARAH OTAKPenting sekali !Tolong dibaca sampai Tuntas.JANGAN MALAS UNTUK KENCING MALAM, agar tidak mati karena terkena serangan jantung bagi yg sudah seusia kita.”

FAKTA

Dari penelusuran Mafindo, faktanya, informasi tersebut adalah hoaks lama yang kembali beredar. Dr. Ayuthia Putri Sedyawan, BMedSc, SpJP, FIHA atau yang akrab disapa dr Ayu dari RS Mayapada Lebak Bulus meluruskan informasi tersebut.

Menurutnya tidak ada kaitannya antara kencing malam dan penuaan pada fungsi jantung. Terminologi dari penuaan fungsi jantung yang disebutkan dari pesan tersebut agak rancu. Bila maksudnya penurunan fungsi jantung, itu bisa disebabkan oleh serangan jantung, aritmia, darah tinggi, penyakit katup, dan lainnya.

Tangkapan laya soal buang air kecil saat malam hari (Mafindo)

Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) juga memberi klarifikasi terkait klaim tersebut, menurutnya PENYEBAB UTAMA penyumbatan pembuluh darah adalah Hipertensi, Gula darah tinggi, Kolesterol tinggi, Merokok dan Obesitas.

Serta meninggal saat tidur bukan disebabkan oleh penyempitan pembuluh darah tapi disebabkan oleh pecahnya plak pada pembuluh darah yang menyempit tersebut.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Omicron Ternyata Tidak Mematikan

KESIMPULAN

Klaim tentang malas buang air kecil di malam hari mudah terkena penyumbatan jantung dan pembuluh darah otak salah, karena hal itu tidak ada hubungannya dengan fungsi jantung pada tubuh. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[HOAKS atau FAKTA]: Varian Omicron Ditemukan Sejak Juli 2021
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Varian Omicron Ditemukan Sejak Juli 2021

Beredar sebuah narasi melalui akun Twitter @stacey_rudin yang mengatakan bahwa varian Omicron sudah muncul sejak bulan Juli.

Pemerintah Perpanjang Berbagai Program Potongan dan Pembebasan Pajak
Indonesia
Pemerintah Perpanjang Berbagai Program Potongan dan Pembebasan Pajak

"Sekali lagi fokus kita APBN hari ini adalah memulihkan ekonomi dan menangani COVID. Jadi beberapa insentif yang memang perlu diperpanjang dan kita lihat perlu akan kita perpanjang,” jelas Sri Mulyani.

[HOAKS atau FAKTA] Putin Kirimkan Penembak Jitu Basmi Penimbun Minyak Goreng di Indonesia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Putin Kirimkan Penembak Jitu Basmi Penimbun Minyak Goreng di Indonesia

Selain itu, Putin juga akan mengirimkan penembak jitu ke Indonesia untuk membasmi cukong-cukong penimbun minyak goreng.

Teluk Jakarta Tercemar Parasetamol, Pemprov DKI Tingkatkan Pengawasan
Indonesia
Teluk Jakarta Tercemar Parasetamol, Pemprov DKI Tingkatkan Pengawasan

Ada teguran, terakhir baru sanksi yang paling berat dicabut izinnya

Polda Metro Jaya Bongkar Penyelundupan Narkoba Melalui Speaker dan Makanan Binatang
Indonesia
Polda Metro Jaya Bongkar Penyelundupan Narkoba Melalui Speaker dan Makanan Binatang

Polda Metro mengungkap modus pengiriman narkoba jenis sabu dan ekstasi di dalam sebuah speaker.

Kantor Pinjol Ilegal di PIK Kelola 14 Aplikasi
Indonesia
Kantor Pinjol Ilegal di PIK Kelola 14 Aplikasi

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan menuturkan, perusahaan tersebut mengoperasikan sedikitnya 14 aplikasi pinjol ilegal.

572 Pasien COVID-19 Omicron di Indonesia, Mayoritas Gejala Batuk dan Demam
Indonesia
572 Pasien COVID-19 Omicron di Indonesia, Mayoritas Gejala Batuk dan Demam

Dari hasil monitoring yang dilakukan Kemenkes, kasus probable Omicron mulai naik sejak awal tahun 2022

Syarat Naik Kereta Api di KAI Daop 3 Saat PPKM Darurat
Indonesia
Syarat Naik Kereta Api di KAI Daop 3 Saat PPKM Darurat

Aturan tersebut mengacu pada SE Kemenhub No 42 Tahun 2021

KPK Hibahkan Aset Koruptor Senilai Rp24,27 Miliar ke 4 Institusi
Indonesia
KPK Hibahkan Aset Koruptor Senilai Rp24,27 Miliar ke 4 Institusi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyerahkan empat aset barang rampasan negara dari hasil tindak pidana korupsi dengan total nilai Rp24,27 miliar kepada 4 institusi, yakni Kemenkumham, Kementerian ATR/BPN, Pemerintah Kabupaten Bangkalan, dan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara.

Korban Dugaan Penipuan Seleksi CPNS Anak Nia Daniaty Bakal Diperiksa Polisi
Indonesia
Korban Dugaan Penipuan Seleksi CPNS Anak Nia Daniaty Bakal Diperiksa Polisi

Surat pemanggilan pemeriksaan telah dikirimkan pada Rabu (29/9) kemarin, kepada korban.