[Hoaks atau Fakta]: Makanan Kaleng Asal Thailand Tercemar Virus AIDS Ilustrasi AIDS. (Foto: Fixabay)

MerahPutih.com- Beredar sebuah pesan berantai dari Whatsapp yang mengklaim bahwa beberapa jenis makanan asal Thailand telah tercemar virus AIDS. Pesan ini juga menyatakan bahwa informasi ini dibagikan oleh Kedubes RI melalui Kemententrian Kesehatan, Rita Toisuta Arifson.

“InnaLillahi wa Inna Illaihi roji’unAssalammu’alaikum Wr WbBreaking News : Meneruskan info dr Ibu Dubes KBRI KL Tolong beritahu adek2, suami, isteri dan semua teman2 Perhatian ; Mulai saat ini jangan makan makanan kaleng ,terutama buah2an , khususnya produksi Thailand. Karena di negara itu ada kira2 200 orang pengidap aids kerja di pabrik kalengan, dan mereka masukkan darah mereka ke dalam kalengan2 itu , dan saat ini masalah tersebut telah diketahui DepKes Thailand sehingga kaleng2an tersebut telah banyak di sita ttpi lebih banyak yg sdh terlajur diekspor. Contoh ; Lecy , Rambutan , Lengkeng , Mangga Puding dll. Setelah terima ini cepat kirim ke saudar2 n teman2 semua. Agar tidak konsumsi kalengan apapun…… Demi keselamatan kita semua. Info dr ibu dubes KBRI (Rita Toisuta Arifson Kementrian Kesehatan RI)Simak Beritanya :https://health.liputan6.hb/read/678535 {semoga bermanfaat}. Mohon bantu share ya..????????[ ????WARNING????Tolong disebar luas kan ….”

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: PP Muhammadiyah Tolak Vaksinasi Penduduk KTP Non-Islam

FAKTA

Setelah dilakukan pengecekan fakta Mafindo, ternyata diketahui bahwa informasi ini merupakan hoaks lama sejak tahun 2013, yang kembali beredar. Jika melihat narasi hoaks, terdapat tautan berita dari media Liputan6. Namun, setelah ditelusuri, tautan tersebut tidak ditemukan atau diubah dari tautan aslinya.

Melansir dari media Liputan6, awalnya tautan asli berisi bantahan terhadap klaim makanan kaleng Thailand dapat menyebarkan virus AIDS. Namun, pembuat hoaks mengubah tautan asli menjadi tautan palsu yang tidak ditemukan. Pihak BPOM pun telah memberikan klarifikasi resmi mereka pada tahun 2014 terkait berita ini.

“Sehubungan dengan adanya pemberitaan di berbagai media sosial mengenai produk makanan kaleng impor asal Thailand yang mengandung darah dan virus HIV, Badan POM memandang perlu memberikan penjelasan sebagai berikut:

Badan POM melakukan evaluasi terhadap keamanan, mutu, dan gizi produk pangan impor sebelum diedarkan di wilayah Indonesia (pre-market evaluation). Badan POM secara rutin melakukan pengawasan terhadap produk pangan yang beredar di wilayah Indonesia (post-market control).

Badan POM tidak pernah menemukan hal-hal seperti yang diberitakan tersebut, termasuk kandungan darah dan virus HIV dalam makanan kaleng, apalagi virus HIV tidak mampu bertahan hidup di luar host (tubuh manusia). Jadi pemberitaan tersebut adalah HOAX yang menyesatkan.

Tangkapan layar hoaks makanan kaleng Thailand. (Foto: Mafindo)
Tangkapan layar hoaks makanan kaleng Thailand. (Foto: Mafindo)

Dr. Roy dari BPOM juga memberikan tanggapannya. Dr. Roy mengatakan bahwa BPOM tidak pernah menemukan hal-hal seperti yang disebutkan dalam pesan berantai tersebut, termasuk kandungan darah dan virus HIV. Selain itu menurutnya, virus HIV tidak akan mampu bertahan hidup jika sudah keluar dari host atau tubuh manusia.

“Virus AIDS tidak bisa bertahan di luar hostnya, yakni tubuh manusia. Darah juga kalau keluar dari tubuh kan akan kering. Apalagi makanan kaleng melalui proses sterilisasi.”

KESIMPULAN

Faktanya informasi itu merupakan hoaks. BPOM sendiri telah memeriksa dan memberikan konfirmasi terkait kebenaran informasi. Informasi ini sudah dipastikan merupakan hoaks sejak tahun 2014. Sehigga, dapat disimpulkan bahwa pesan berantai yang menyatakan bahwa beberapa makanan terutama makanan kaleng dari Thailand dapat menyebarkan virus AIDS adalah hoaks kategori misleading content atai konten menyesatkan.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA] Vaksin COVID-19 Bisa Merusak Sel Otak dan Darah

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
KPK Garap Pejabat Pajak Terkait Kasus Suap Bank Panin dan PT Jhonlin Baratama
Indonesia
KPK Garap Pejabat Pajak Terkait Kasus Suap Bank Panin dan PT Jhonlin Baratama

Komisi Pemberantasan Korupsi menjadwalkan pemeriksaan terhadap Kasubdit Transaksi Khusus Direktorat Pemeriksaan dan Penagihan Pajak pada Kementerian Keuangan Wahyu Santoso, hari ini.

Alasan Lansia Renta Belum Layak Divaksin COVID-19
Indonesia
Alasan Lansia Renta Belum Layak Divaksin COVID-19

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), menyarankan setiap negara memperhatikan kondisi populasi renta

Wagub DKI Minta Yoory Jujur saat Pemeriksaan KPK
Indonesia
Wagub DKI Minta Yoory Jujur saat Pemeriksaan KPK

Riza meminta mantan Direktur Utama (Dirut) Perumda Sarana Jaya (PSJ) Yoory C Pinontoan untuk berkata sejujurnya dalam pemeriksaan KPK.

Mobil Dishub Angkut Pasien COVID-19, Ini Klarifikasi Wagub DKI
Indonesia
Mobil Dishub Angkut Pasien COVID-19, Ini Klarifikasi Wagub DKI

Wakil Gubernur (Wagub) DKI, Ahmad Riza Patria mengklarifikasi, sejauh ini tidak menggunakan mobil dinas Dishub untuk mengangkut pasien corona.

Batas Bawah Pertumbuhan Ekonomi 2020 Dipatok 5,2 Persen
Indonesia
Batas Bawah Pertumbuhan Ekonomi 2020 Dipatok 5,2 Persen

Pemerintah juga akan terus menstimulasi aktivitas ekonomi melalui berbagai bentuk program perlindungan sosial maupun insentif untuk dunia usaha.

Di Tangan Panglima Baru, Ketua DPD Berharap TNI Semakin Profesional
Indonesia
Di Tangan Panglima Baru, Ketua DPD Berharap TNI Semakin Profesional

Panglima yang baru harus memastikan tugas pokok TNI berjalan dengan baik. Bisa menegakkan kedaulatan, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI, juga melindungi bangsa ini dari berbagai ancaman.

Novel Baswedan Cs Ditempa Dua Pekan Jalani Pelatihan
Indonesia
Novel Baswedan Cs Ditempa Dua Pekan Jalani Pelatihan

Sebanyak 44 mantan pegawai KPK yang dilantik menjadi ASN Polri akan mengikuti pelatihan orientasi.

Angka Tracing Turun, PPKM DKI dan Sekitarnya Kembali Naik Jadi Level 2
Indonesia
Angka Tracing Turun, PPKM DKI dan Sekitarnya Kembali Naik Jadi Level 2

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menaikan status PPKM di Jabodetabek menjadi level 2.

Komisi I Nilai Prosedur Pemanggilan Prajurit Selaras dengan Visi Jenderal Andika
Indonesia
Komisi I Nilai Prosedur Pemanggilan Prajurit Selaras dengan Visi Jenderal Andika

Panglima TNI menerbitkan Surat Telegram Nomor ST/1221/2021 tentang prosedur pemanggilan prajurit TNI oleh aparat penegak hukum.

Wagub Jabar Ajak Ulama Sosialisasikan PPKM Darurat
Indonesia
Wagub Jabar Ajak Ulama Sosialisasikan PPKM Darurat

Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum mengajak tokoh agama dan tokoh masyarakat turut mensosialisasikan dan mengedukasi masyarakat terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat pada 3-20 Juli 2021.