[HOAKS atau FAKTA] : Mahfud MD dan Cak Imin Ternyata Tim Sukses Prabowo

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Kamis, 22 Februari 2024
[HOAKS atau FAKTA] : Mahfud MD dan Cak Imin Ternyata Tim Sukses Prabowo

(Foto: Turn Back Hoax)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Beredar sebuah video beberapa waktu lalu yang memperlihatkan foto Mahfud MD dan Muhaimin Iskandar, beserta narasi yang menyebut keduanya merupakan bagian dari tim sukses pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Video tersebut dibagikan oleh akun TikTok @prabowosubian02 pada 18 Februari 2024. Sampai dengan artikel ini dibuat, video tersebut telah disukai oleh lebih dari 12 ribu pengguna TikTok dan dibagikan sebanyak lebih dari 1.456 kali.

Baca Juga:

Real Count Pagi ini, Suara Prabowo-Gibran ‘Dekati’ 59 Persen

NARASI

“dua orang ini tim sukses prabowo gibran semua orang belum sadar
Terimakasi pak mahfud dan cak imin sudah mensukseskan prabowo jadi presiden”

FAKTA

Narasi yang disampaikan dalam video tersebut adalah HOAKS.

Setelah melakukan penelusuran lebih lanjut, diketahui jika Mahfud MD dan Muhaimin Iskandar bukan termasuk ke dalam jajaran tim sukses Prabowo-Gibran.

Pada artikel berjudul “Daftar Lengkap Tim Kampanye Nasional Prabowo-Gibran dan Strukturnya” yang terbit pada 7 November 2023, tidak ditemukan adanya nama Mahfud MD dan Cak Imin di dalamnya.

Baca Juga:

Dapat 3 'PR' dari Jokowi, Menteri AHY Kumpulkan Semua Petinggi BPN Hari Ini

Mahfud MD diketahui bergabung pada proses tahapan pemilu 2024 sebagai calon wakil presiden bersama dengan Ganjar Pranowo sebagai pasangan Capres dengan nomor urut 3. Sementara Muhaimin Iskandar atau Cak Imin turut serta di pemilu 2024 sebagai calon wakil presiden bersama dengan Anies Baswedan sebagai pasangan Capres dengan nomor urut 1.

Berdasarkan seluruh referensi, dapat dipastikan bahwa video yang disebarkan oleh akun TikTok @prabowosubian02 dengan klaim Mahfud MD dan Cak Imin adalah tim sukses Prabowo adalah TIDAK BENAR.

Video tersebut masuk ke dalam hoaks dengan kategori misleading content atau konten yang menyesatkan.

KESIMPULAN

HOAKS. Faktanya Mahfud MD dan Cak Imin tidak masuk ke dalam jajaran tim sukses dari pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. (knu)

Baca Juga:

BRIN Sebut IKN Berpotensi Diterjang Banjir karena Fenomena Ekuinoks

##HOAKS/FAKTA
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Gara-Gara Banyak Siswa yang Keracunan, Menkeu Purbaya Minta MBG Diganti Uang Tunai
Beredar informasi yang menyebut Menkeu Purbaya akan hentikan program MBG, diganti dengan bantuan uang tunai. Cek faktanya!
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Gara-Gara Banyak Siswa yang Keracunan, Menkeu Purbaya Minta MBG Diganti Uang Tunai
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Kebijakan Makan Bergizi Gratis Ditolak Digelar saat Bulan Puasa karena Bertentangan dengan Nilai Agama
Beredar informasi yang menyebut elemen mahasiswa menolak kebijakan program MBG saat bulan Ramadan, Cek Faktanya!
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Kebijakan Makan Bergizi Gratis Ditolak Digelar saat Bulan Puasa karena Bertentangan dengan Nilai Agama
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Ancam Jenderal Polisi di Kementerian, Pensiun Dini atau Balik ke Barak
Informasi ini diunggah akun media sosial Facebook “Syafaat Media”.
Frengky Aruan - Senin, 12 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Ancam Jenderal Polisi di Kementerian, Pensiun Dini atau Balik ke Barak
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Beredar narasi di media sosial yang menyebut kehadiran Anies di lokasi bencana alam Aceh membuat beban korban hilang. Cek kebenaran informasinya!
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Memohon ke Presiden Prabowo Agar Sahkan RUU Perampasan Aset dan Segera Hukum Mati Koruptor
Purbaya dikabarkan memohon kepada Presiden Prabowo Subianto untuk mengesahkan hukuman mati kepada koruptor. Cek kebenaran faktanya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Memohon ke Presiden Prabowo Agar Sahkan RUU Perampasan Aset dan Segera Hukum Mati Koruptor
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Haruskan Pada 2026 Ojol Wajib Beli Motor Listrik agar Tidak Jadi Beban Subsidi
Beredar unggahan yang berisi informasi bahwa Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mewajibkan ojol pakai motor listrik agar tak jadi beban subsidi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Haruskan Pada 2026 Ojol Wajib Beli Motor Listrik agar Tidak Jadi Beban Subsidi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Menteri ESDM Bahlil Minta PLN Naikkan Harga Token Listrik agar Rakyat Belajar Berhemat
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dikabarkan meminta Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk menaikkan harga token listrik.
Frengky Aruan - Senin, 05 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Menteri ESDM Bahlil Minta PLN Naikkan Harga Token Listrik agar Rakyat Belajar Berhemat
Indonesia
Aparat Diminta Pahami Antara Kritik, Ujaran Kebencian dan Hoaks
Perbedaan antara opini tajam, ujaran kebencian, dan hoaks sering kabur, tetapi secara hukum dan etika publik, pembatasan merupakan hal yang penting.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 04 Januari 2026
Aparat Diminta Pahami Antara Kritik, Ujaran Kebencian dan Hoaks
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Anwar Usman Vonis Jokowi Bersalah karena Palsukan Ijazahnya
Beredar informasi yang menyebut Jokowi divonis bersalah oleh Hakim MK Anwar Usman karena telah melakukan pemalsuan ijazah.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Anwar Usman Vonis Jokowi Bersalah karena Palsukan Ijazahnya
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Ketua DPR Puan Maharani usul Pajak Dinaikan agar Uangnya Bisa Bantu Korban Bencana, Menkeu Purbaya Langsung Menolak
Tidak ditemukan informasi kredibel yang membenarkan klaim.
Dwi Astarini - Rabu, 31 Desember 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Ketua DPR Puan Maharani usul Pajak Dinaikan agar Uangnya Bisa Bantu Korban Bencana, Menkeu Purbaya Langsung Menolak
Bagikan