[Hoaks atau Fakta]: Letakkan Bawang Merah di Bawah Kaki Sembuhkan Kanker Bawang Merah. (Foto: Antara)

MerahPutih.com- Beredar postingan di Facebook yang menarasikan bahwa meletakkan bawang merah di bawah telapak kaki semalaman dapat menyembuhkan kanker.

Lebih lanjut dalam narasinya dikatakan seorang tidak perlu ke rumah sakit untuk pengobatan kanker, cukup dilakukan di rumah sebanyak 2 kali dalam sebulan.

"Racun adalah penyebab utama kanker yang masuk ke dalam tubuh terutama pada bagian ginjal, jantung, hati, dan rahim. Ambil bawang merah yang bisa dimakan, potong menjadi 4 bagian, letakkan di bawah telapak kaki dan bungkus dengan kaus kaki agar tetap merapat pada bagian telapak kaki, biarkan hingga keesokan harinya, bawang ini akan menyedot racun sebelum subuh menjelang. Mengeluarkan racun tanpa perlu pergi ke rumah sakit dan harus dilakukan 2 kali dalam 1 bulan.”

Baca Juga:

[Hoaks atau Fakta]: Semua Hewan Yang Dijadikan Uji Coba Vaksin COVID-19 Mati

Postingan tersebut beredar di grup bernama “Omobola Olohunwa Natural and Spiritual Healing”, yakni grup yang mempromosikan pengobatan tradisional asal Nigeria. Narasi menggunakan Bahasa Yoruba, yakni Bahasa yang digunakan di daerah Nigeria bagian Barat Daya.

FAKTA

Setelah dilakukan penelusuran fakta Mafindo, terapi menggunakan bawang untuk menyembuhkan penyakit kanker maupun malaria adalah PALSU.

Meski mengonsumsi bawang bombay dapat bermanfaat bagi kesehatan, tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan menaruh bawang di bawah telapak kaki bermanfaat bagi pengobatan penyakit medis.

Artikel yang tersebar di internet hanya sebatas klaim dan anekdot, serta bukti penyembuhan hanya sebatas efek plasebo.

Dr. James Fullwood, ahli bedah pediatrik dari Northern Light Sebasticook Valley Hospital di Amerika Serikat, saat dihubungi oleh AFP, menjelaskan bahwa meskipun kulit merupakan organisme tubuh yang memiliki kemampuan untuk membersihkan dirinya sendiri, mengoleskan bawang atau produk makanan semacamnya untuk terapi, tidak akan menyembuhkan penyakit sistemik seperti kanker.

Hoaks bawang buat kanker. (Foto: Mafindo)
Hoaks bawang buat kanker. (Foto: Mafindo)

Fullwood menambahkan, terapi dengan bawang malah mengakibatkan bau kaki tidak sedap. Lebih lanjut, dalam artikel kesehatan oleh healthline.com, menurut Dr. Ruth MacDonald, profesor di Departemen Ilmu Pangan dan Nutrisi Manusia di Iowa State University, menjelaskan bahwa memakai bawang sebagai terapi sangat tidak efektif untuk penyembuhan dibandingkan dengan antibiotik kimiawi.

Dr. Ruth menambahkan virus membutuhkan kontak langsung dengan inangnya yakni manusia, untuk bertransfer, sehingga menggunakan bawang merah tidak mungkin dapat menyerap virus.

KESIMPULAN

Berdasarkan hasil penelusuran dapat disimpulkan bahwa klaim meletakkan bawang di bawah telapak kaki semalaman dapat menyembuhkan kanker dan malaria adalah HOAX dan termasuk kategori konten yang menyesatkan. (Knu)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Positif COVID-19 Bukan karena Virus, tapi Kurang Vitamin

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemprov DKI Imbau Warga Tunda Resepsi Pernikahan Selama PSBB
Indonesia
Pemprov DKI Imbau Warga Tunda Resepsi Pernikahan Selama PSBB

Berdasarkan Peraturan Gubernur Nomor 51 tahun 2020 tentang PSBB transisi, penyelenggaraan resepsi pernikahan belum dapat dilaksanakan di masa pandemi COVID-19.

STRP tak Berlaku Lagi, Syarat Perjalanan Diganti Aplikasi PeduliLindungi
Indonesia
STRP tak Berlaku Lagi, Syarat Perjalanan Diganti Aplikasi PeduliLindungi

Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) dinyatakan tidak berlaku lagi mulai Selasa (7/9). Kini, syarat perjalanan diganti aplikasi PeduliLindungi.

Ratusan Pohon Ditebang Imbas Proyek MRT Fase 2A Stasiun Glodok sampai Kota
Indonesia
Ratusan Pohon Ditebang Imbas Proyek MRT Fase 2A Stasiun Glodok sampai Kota

Secara keseluruhan, terdapat 252 pohon yang terdampak dengan komposisi sebanyak 139 pohon di Stasiun Glodok dan 113 di Stasiun Kota.

Gempa Malang, Gedung Sekolah di Trenggalek Alami Rusak Berat
Indonesia
Gempa Malang, Gedung Sekolah di Trenggalek Alami Rusak Berat

Gempa magnitudo 6,7 yang terjadi di selatan Kabupaten Malang, Jawa Timur berefek kerusakan hingga ke Kabupaten Trenggalek.

Polda Jabar Panggil Ridwan Kamil dan Bupati Bogor Pekan Depan
Indonesia
Polda Jabar Panggil Ridwan Kamil dan Bupati Bogor Pekan Depan

"Bupati Bogor diperiksa pada 15 Desember, dan Gubernur Jabar diperiksa pada 16 Desember," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Barat, Kombes CH Patoppoi

Ini Rincian Vaksin Yang Bakal Dibeli dan Dibutuhkan Indonesia
Indonesia
Ini Rincian Vaksin Yang Bakal Dibeli dan Dibutuhkan Indonesia

Untuk memastikan resiliensi atau keterjaminan tersedianya vaksin, pemerintah akan mendatangkan ratusan juta dosis vaksin tersebut dari setidaknya lima sumber.

DKI Pertimbangkan Permintaan Jokowi Sekolah Tatap Muka Dua Hari Seminggu
Indonesia
DKI Pertimbangkan Permintaan Jokowi Sekolah Tatap Muka Dua Hari Seminggu

Semua keputusan yang diambil oleh Gubernur Anies Baswedan selalu mendengarkan masukan dari berbagai pihak tak terkecuali Pemerintah Pusat.

Ketakutan Otak-atik Independensi BI di RUU Omnibus Law Sektor Keuangan
Indonesia
Ketakutan Otak-atik Independensi BI di RUU Omnibus Law Sektor Keuangan

Pembuatan Omnibus Law sektor keuangan ini dipertanyakan urgensinya. Karena selama ini, sektor keuangan diyakini telah berjalan sesuai koridor dan sektor keuangan saat ini masih cukup baik.

Polisi Bakal Ungkap Oknum Terlibat Penganiayaan Anggota Brimob dan Kopassus
Indonesia
Polisi Bakal Ungkap Oknum Terlibat Penganiayaan Anggota Brimob dan Kopassus

Polda Metro Jaya memastikan, pasca-keributan di sebuah kafe atau bar, Jalan Falatehan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, TNI-Polri tetap solid.

'Meledak Lagi', Kasus COVID-19 Indonesia Tambah 21.342 Sehari
Indonesia
'Meledak Lagi', Kasus COVID-19 Indonesia Tambah 21.342 Sehari

Data terbaru dari Satgas COVID-19 berdasarkan laporan Kementerian Kesehatan, kasus terkonfirmasi positif COVID-19 bertambah 21.342 sehingga total menjadi 2.115.304.