[HOAKS atau FAKTA]: Labu Kuning yang Dikukus Ternyata Mampu Sembuhkan COVID-19 Tangkapan layar hoaks soal labu kuning kukus sembuhkan COVID-19. (Foto: MP/Turnbackhoax.id)

MerahPutih.com - Beredar sebuah informasi melalui media sosial Whatsapp Group yang mengatakan bahwa memakan labu kuning kukus dapat menyembuhkan orang dari penyakit akibat COVID-19.

Informasi ini juga menyertakan kisah dari orang lain yang sembuh dari COVID-19, 3-4 hari setelah mengonsumsi labu kuning kukus ini.

"Mohon maaf saya mau sharing berbagi pengalaman disini walau disini ada yg lebih tahu soal kesehatan,tapi ini pengalaman yg di alami kakak sy sekeluarga yg semuanya positip. Tp yg paling parah kakak sy kandung.

Mas Bagus kakak sy nomor 2 dr Keluarga Witoyo selama 18 hari telah dirumah sakit sampai ndak kuat dan kritis tapi atas seijin Allah disertai dengan doa akhirnya kakak sy sembuh dan bener2 sembuh dg sering dikirimkan obat oleh istrinya yaitu labu kuning yg kita kukus buat cemilan. Alhamdulillah menggigil dan sesak nafasnya hilang dan paru2 yg putih blentong2 bersih, jantung, mata, otak semuanya sehat dan lolos medical , sehingga kakak sy saat ini bisa kerja kembali di Malaysia. Alhamdulilah. Aamiin

Istri Kakak Saya awalnya juga merasakan bersih2 bentar capek ngos 2an keringat dingin setelah kena covid, tapi setelah konsumsi labu kuning kemaren ikut antri vaksin dan jalan jauh tidak capek dan sehat.

Begitu juga Kemaren ada tetangga kakak begitu positip makan labu kuning hangat , alhamdulillah 3 hari sehat, langsung diswab hari ke 4 sudah negatif juga. makanya dari itu saya baru berani sharing info tersebut disini…”

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA] Sekumpulan Orang di Bekasi Ditangkap saat Hendak Salat Idul Adha

FAKTA:

Namun setelah dilakukan penelusuran Mafindo, informasi ini ternyata keliru. Khasiat labu untuk dapat menyembuhkan penyakit COVID-19 belum dapat dibuktikan kebenarannya.

Guru Besar Farmasi UGM Zullies Ikawati menyatakan bahwa belum ada hasil penelitian terhadap labu kuning hangat bisa menyembuhkan penderita COVID-19.

“Belum ada hasil penelitiannya,” kata Zullies, melansir dari artikel Liputan6.com, 09 Juli 2021.

Tangkapan layar hoaks soal labu kuning kukus sembuhkan COVID-19. (Foto: MP/Turnbackhoax.id)
Tangkapan layar hoaks soal labu kuning kukus sembuhkan COVID-19. (Foto: MP/Turnbackhoax.id)

Zullies menyatakan, labu kuning memang mengandung antioksidan dan vitamin yang bermanfaat untuk kesehatan. Namun, manfaat tersebut tidak dikhususkan untuk mengobati penderita COVID-19.

Menurut penelitian, labu kuning memang memiliki manfaat untuk kesehatan. Sejumlah manfaat yang bisa didapatkan seperti, menurunkan berat badan, melancarkan pencernaan, menekan risiko terkena kanker, menjaga kesehatan mata, memelihara kesehatan jantung, menjaga kesehatan dan fungsi otak, meningkatkan daya tahan tubuh, meningkatkan kualitas tidur, dan menjaga kesehatan kulit.

Zullies juga menambahkan bahwa orang yang diketahui menjadi negatif COVID-19 pada hari ke-3 atau ke-4 setelah mengonsumsi labu kuning, hal tersebut bisa jadi adalah suatu kebetulan.

Belum ada hasil penelitian pasti tentang hal ini.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin Mengandung Racun Berbahaya

KESIMPULAN:

Jadi dapat disimpulkan, informasi yang menyatakan bahwa mengonsumsi labu kuning hangat/kukus dapatmenyembuhkan COVID-19 adalah hoaks kategori misleading content atau konten menyesatkan. (Knu)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: CNN Indonesia Tawarkan Bermacam Hadiah Bagi Warga yang Bersedia Divaksin

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Sekolah Tatap Muka Bisa Dibatalkan Jika Orang Tua Tidak Mengizinkan
Indonesia
Sekolah Tatap Muka Bisa Dibatalkan Jika Orang Tua Tidak Mengizinkan

"Kalau wali murid tidak mengizinkan, maka dimungkinkan anak tersebut sekalipun sekolah dibuka, diperbolehkan untuk tidak itu (tatap muka) dilakukan," terang Riza.

Marinir Berikan Trauma Healing untuk Anak-anak Korban Bencana Alam NTT
Indonesia
Marinir Berikan Trauma Healing untuk Anak-anak Korban Bencana Alam NTT

Tim Satgas Kesehatan Korps Marinir TNI AL memberikan pemulihan trauma atau trauma healing, serta edukasi kepada anak-anak yang terkena bencana banjir bandang Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pemkot Bogor Berlakukan Ganjil Genap Selama 2 Pekan
Indonesia
Pemkot Bogor Berlakukan Ganjil Genap Selama 2 Pekan

“Kami Forkopimda sepakat, Kapolres juga mengusulkan, untuk diberlakukan kebijakan ganjil-genap di Kota Bogor, untuk hari Jumat, Sabtu, dan Minggu selama 14 hari ke depan," kata Wali Kota Bogor, Bima Arya

KLB Demokrat Berpotensi Disahkan Pemerintah
Indonesia
KLB Demokrat Berpotensi Disahkan Pemerintah

Pakar hukum Universitas Al-Azhar Indonesia Suparji Ahmad menilai bahwa KLB Partai Demokrat Deli Serdang dapat disahkan.

Dukung Pariwisata Bali, Diagnos Lab luncurkan PCR Sameday
Lainnya
Dukung Pariwisata Bali, Diagnos Lab luncurkan PCR Sameday

Kehadiran Laboratorium PCR ini untuk mengembalikan kecepatan uji swab PCR di Bali

Anak-anak Ikut Demo Omnibus Law, Kapolda Metro Adakan Pertemuan dengan Anies dan Pangdam
Indonesia
Anak-anak Ikut Demo Omnibus Law, Kapolda Metro Adakan Pertemuan dengan Anies dan Pangdam

Topik pertemuan membahas pelajar yang turut berbuat rusuh saat demo menolak omnibus law beberapa pekan lalu.

Repatriasi 155 ABK dari Tiongkok, LPSK Siap Beri Perlindungan
Indonesia
Repatriasi 155 ABK dari Tiongkok, LPSK Siap Beri Perlindungan

"Pemeriksaan dimaksudkan untuk memastikan apakah para ABK menjadi korban praktik Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) atau tidak," kata Wakil Ketua LPSK, Antonius Wibowo

Ganjar Targetkan Akhir Tahun ini Vaksinasi di Jateng Selesai, Dosis Ketiga Nakes Dimulai
Indonesia
Ganjar Targetkan Akhir Tahun ini Vaksinasi di Jateng Selesai, Dosis Ketiga Nakes Dimulai

Ya untungnya setiap minggu kita selalu mendapat kiriman vaksin dari pusat

Vonis Djoko Tjandra Dkk Tak Timbulkan Efek Jera
Indonesia
Vonis Djoko Tjandra Dkk Tak Timbulkan Efek Jera

Djoko Tjandra merupakan aktor intelektual dalam perkara ini. Selain itu, merupakan buronan kasus korupsi yang melarikan diri selama 11 tahun.

Korban Pelecehan Seksual Eks Kepala BPPBJ DKI Bakal Dilaporkan ke Polisi
Indonesia
Korban Pelecehan Seksual Eks Kepala BPPBJ DKI Bakal Dilaporkan ke Polisi

Pelaku yang merupakan eks Kepala Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa (BPPBJ) DKI Blessmiyanda bakal melaporkan korban IGM ke aparat kepolisian atas pencemaran nama baik.