[HOAKS atau FAKTA] Kumpul Bareng Pria Bersorban, Anies Disebut Makan Bareng Kumpulan Orang Jawa Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto: MP/Asropih)

MerahPutih.com - Akun Facebook Boen Syafi’i atau @leo.bunthedzz mengunggah foto Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang sedang makan di meja makan Bersama beberapa pria bersorban. Dalam unggahan tersebut ditambahkan narasi sebagai berikut:

“Terlihat sekumpulan orang Jawa tulen yang sedang menyantap kuliner khas Jawa, berupa nasi samin, kebab, buaya panggang, dan minumannya tentu fifis onta segar.. Percakapan dari mereka pun memakai bahasa Jawa halus alias kromo inggil pula..Seperti, ana, akhi, antum, afwan, dan lain lain.. Hmmm, sungguh mengagumkan sekali bukan? Nb : Seng wani protes PKI.. Opo kowe Bong?”.

Cek fakta

Setelah Tim Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) menelusuri melalui mesin pencari, unggahan akun Facebook Boen Syafi’i adalah salah atau keliru.

Diketahui foto asli saat Gubernur Anies makan dengan beberapa pria bersorban adalah foto yang diambil dari dokumentasi pribadi pada akun Facebook Gubernur Anies yakni Anies Baswedan atau @aniesbaswedan. Pada foto yang diunggah pada 28 Agustus 2017 tersebut diberi keterangan sebagai berikut:

“Semalam, diundang dan dijamu makan malam oleh para tokoh Kota Makkah yang dihadiri juga oleh Petinggi Kementrian Haji Pemerintah Saudi dan beberapa tokoh dari Afrika. Jamuan di sini unik, dimulai pukul 23 hingga pukul 1.30 dini hari ?,” tulis akun Facebook Gubernur Anies.

Mafindo
Foto: Mafindo

Selain itu beberapa media, yakni Tempo dan Kumparan juga menjadikan foto Gubernur Anies tersebut sebagai sampul pada artikel yang berjudul “Bertemu Tokoh di Arab Saudi, Anies: Banyak yang Dibicarakan” dan “Saat Anies Baswedan Dijamu Pemerintah Arab Saudi di Mekah”.

Kesimpulan

Dengan begitu, unggahan akun Facebook Boen Syafi’i menurut kategori Misinformasi dan Disiformasi dari First Draft dapat disebut sebagai False Context atau Konten yang Salah. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jokowi Diingatkan Soal Janji Pemerintah Beri Intensif Kepada Industri Pers
Indonesia
Jokowi Diingatkan Soal Janji Pemerintah Beri Intensif Kepada Industri Pers

Hal ini adalah salah satu kesimpulan konvensi nasional media massa yang diselenggarakan oleh PWI

Sempat Terhenti, Proses Seleksi CPNS Kembali Dilanjutkan
Indonesia
Sempat Terhenti, Proses Seleksi CPNS Kembali Dilanjutkan

Pada 30 Oktober 2020, BKN akan mengumumkan pada publik para CPNS yang lolos semua tahapan seleksi.

KPK Limpahkan Barang Bukti dan Lima Tersangka Korupsi Proyek Waskita Karya
Indonesia
KPK Limpahkan Barang Bukti dan Lima Tersangka Korupsi Proyek Waskita Karya

Dalam waktu 14 hari kerja, JPU akan menyusun surat dakwaan

Kenaikan PT Pintu Masuk Oligarki Partai Politik Kuat Finansial dan Ekonomi
Indonesia
Kenaikan PT Pintu Masuk Oligarki Partai Politik Kuat Finansial dan Ekonomi

DPRD dalam sistem yang dianut Indonesia merupakan bagian dari pemerintah daerah

Batalkan Perayaan Hari Samudera, TNI-AL Fokus Pencarian Sriwijaya Air
Indonesia
Batalkan Perayaan Hari Samudera, TNI-AL Fokus Pencarian Sriwijaya Air

"Operasi kemanusiaan lebih penting dan utama sehingga peringatan Hari Dharma Samudera kita batalkan, supaya fokus dalam SAR," ujar KSAL Yudo.

Menanti Duel Densus 88 Vs KKB
Indonesia
Menanti Duel Densus 88 Vs KKB

Asisten Kapolri bidang Operasi Irjen Imam Sugianto mengatakan, Polri tengah membahas pelibatan Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Polri untuk mengejar KKB di Papua.

Satu Pedagang Terkonfirmasi COVID-19, Pasar Slipi Ditutup
Indonesia
Satu Pedagang Terkonfirmasi COVID-19, Pasar Slipi Ditutup

Rencananya, Pasar Slipi akan dibuka kembali pada Jumat (25/9)

Interpelasi PSI Pada Anies Bakal Gagal
Indonesia
Interpelasi PSI Pada Anies Bakal Gagal

Mengacu pada Peraturan DPRD DKI Jakarta Nomor 1 tahun 2014 tentang Tata Tertib DPRD DKI Jakarta, hak interpelasi dapat direalisasikan paling sedikit diusulkan oleh 15 anggota DPRD.

Pemerintah Janji Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Dengan Energi Bersih
Indonesia
Pemerintah Janji Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Dengan Energi Bersih

pemerintah tengah merancang bauran energi nasional untuk mencapai 23 persen dari Energi Baru dan Terbarukan (EBT) pada 2025 dan 31 persen pada 2050.

KPK Tetapkan Bupati Muara Enim Tersangka Kasus Suap
Indonesia
KPK Tetapkan Bupati Muara Enim Tersangka Kasus Suap

"Bersamaan dengan dilakukannya Penyidikan sejak tanggal 20 Januari 2021, KPK selanjutnya menetapkan seorang Tersangka yakni JRH (Juarsah)," kata Deputi Penindakan KPK, Karyoto