[HOAKS atau FAKTA] : Kubu Prabowo Marah karena Puan Setujui Hak Angket

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Rabu, 28 Februari 2024
[HOAKS atau FAKTA] : Kubu Prabowo Marah karena Puan Setujui Hak Angket

(Foto: Turn Back Hoax)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sebuah video yang menampilkan thumbnail foto Puan Maharani berada di ruang sidang dengan narasi menyatakan kubu Prabowo marah akibat Puan Maharani setujui usulan hak angket beredar dari channel youtube KUMPARAN TV pada 25 Februari 2024.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA] : Terima Tawaran Masuk Kabinet, Cak Imin Peluk Prabowo Subianto

NARASI

GEGER HARI INI || PUAN MAHARANI RESMI KETOK PALU JALANKAN HAK ANGKET MESKI DILAWAN KUBU PRABOWO
BERITA TERBARU
PALU SIDANG RESMI DIKETOK
KUBU PRABOWO MARAH PUAN MAHARANI SETUJUI USULAN HAK AGKET

FAKTA

Setelah ditelusuri, thumbnail yang menampilkan foto Puan Maharani berada di ruang sidang tersebut merupakan manipulasi dari foto sidang Paripurna perdana DPR periode 2014-2019 yang berlangsung Rabu, 1 Oktober 2014 malam hingga Kamis 2 Oktober 2014 dini hari di Ruang Sidang Paripurna Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Foto aslinya dimuat dalam artikel liputan6.com berjudul “Kecewa dengan Anggota DPR, Muncul #WakilRakyatKampungan” yang diunggah pada 2 Oktober 2014.

Narasi yang dibacakan dalam video tersebut berasal dari artikel metrotvnews.com dengan judul “Keseriusan PDIP Gulirkan Hak Angket Ditunggu”.

Artikel ini membahas tentang tiga partai pengusung Anies yakni NasDem, PKB dan PKS menyetujui usulan Ganjar yang berharap DPR bisa menggulirkan hak angket mengusut kecurangan Pemilu, namun menunggu sikap PDI Perjuangan sebagai inisiator.

Selajutnya, narator dalam video tersebut membacakan artikel detik.com berjudul “Ganjar Jawab Jimly soal Hak Angket Cuma Gertak Politik: Kami Tak Menggertak”.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Hasil Hitung Cepat Tersedia Sebelum Pencoblosan

Dalam artikel tersebut membahas tentang Ganjar Pranowo menanggapi mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Jimly Asshiddiqie, yang menilai usulan hak angket sekadar gertak politik.

Selain itu, narator dalam video tersebut juga membacakan artikel yang bersumber dari cnnindonesia.com dengan judul “Politikus Senior PPP Tolak Hak Angket, PDIP Buka Suara”.

Artikel tersebut membahas tentang Ketua Majelis Kehormatan PPP Zarkasih Nur menolak wacana hak angket di DPR untuk mendalami dugaan kecurangan Pemilu dan Pilpres 2024 yang diusulkan capres mereka, Ganjar Pranowo.

KESIMPULAN

Dengan demikian, narasi dengan klaim kubu Prabowo marah akibat Puan Maharani setujui usulan hak angket tidak terbukti dan termasuk ke dalam konten yang dimanipulasi. (knu)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA] : 10 Juta Lapangan Kerja yang Dijanjikan Jokowi Ternyata untuk WNA Tiongkok

#Pemilu 2024 ##HOAKS/FAKTA
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah Larang Toko dan Warung Dibangun Dekat Kopdes Merah Putih
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Yandri Susanto memastikan kehadiran Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih tidak akan mematikan usaha warung kelontong.
Dwi Astarini - Rabu, 05 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah Larang Toko dan Warung Dibangun Dekat Kopdes Merah Putih
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Tegaskan Pemilik Kulkas, AC, TV dan Sepeda akan Dikenai Pajak Tahun Depan
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dikabarkan akan menerapkan pajak untuk TV, Kulkas, hingga AC. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Tegaskan Pemilik Kulkas, AC, TV dan Sepeda akan Dikenai Pajak Tahun Depan
Indonesia
Komdigi Cermati Platform Medsos, Minta Warga Waspadai Konten Hoaks Jelang HUT RI
Konten-konten hoaks yang beredar saat ini, bisa menimbulkan keresahan dan ketakutan bagi anggota masyarakat awam yang kurang berhati-hati
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 Agustus 2026
Komdigi Cermati Platform Medsos, Minta Warga Waspadai Konten Hoaks Jelang HUT RI
Indonesia
Kementerian Komdigi Diminta Segera Tindak Tegas Akun Penyebar Hoaks Hingga Disinformasi
Negara tidak boleh membiarkan ruang digital dipenuhi informasi yang sengaja dipelintir, dimanipulasi, atau disebarkan tanpa dasar
Angga Yudha Pratama - Senin, 03 Agustus 2026
Kementerian Komdigi Diminta Segera Tindak Tegas Akun Penyebar Hoaks Hingga Disinformasi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Toko Klontong Dilarang Berada Dekat Koperasi Merah Putih
Disebutkan, larangan mendirikan kios itu berlaku dalam radius 2 kilometer dan jika ketahuan akan diancam denda.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 01 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Toko Klontong Dilarang Berada Dekat Koperasi Merah Putih
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pakai Sendal Jepit saat Naik Motor akan Ditilang Polisi
Pengendara sepeda motor yang berkendara menggunakan sendal jepit akan ditilang, denda Rp 250 ribu. Cek informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pakai Sendal Jepit saat Naik Motor akan Ditilang Polisi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bank Indonesia Terbitkan Uang Kertas Rp 5 Juta Bergambar Soekarno
Beredar informasi di media sosial yang menyebut Bank Indonesia menerbitkan uang kertas pecahan Rp 5 Juta bergambar Soekarno. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Bank Indonesia Terbitkan Uang Kertas Rp 5 Juta Bergambar Soekarno
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Bakal Ubah IKN Jadi Markas Besar TNI
Beredar unggahan di media sosial yang menyebut Prabowo akan mengubah IKN jadi markas besar TNI. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Bakal Ubah IKN Jadi Markas Besar TNI
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : SPBU bakal Dijaga Petugas Samsat untuk Menilang Penunggak Pajak
Pertamina menegaskan tidak ada kebijakan semacam itu dalam pelayanan.
Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA] : SPBU bakal Dijaga Petugas Samsat untuk Menilang Penunggak Pajak
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA ]: Gelombang Panas Eropa Dipicu Paparan 5G
Tidak ada bukti atau mekanisme fisika yang membuktikan bahwa sinyal 5G dapat mengubah cuaca atau memicu gelombang panas.
Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA ]: Gelombang Panas Eropa Dipicu Paparan 5G
Bagikan