[HOAKS atau FAKTA]: Konsumsi Buah saat Perut Kosong Dapat Sembuhkan Kanker Tangkapan layar soal hoaks konsumsi buah dalam keadaan perut kosong dapat sembuhkan kanker. (Foto: MP/Turnbackhoax.id)

MerahPutih.com - Telah beredar melalui Telegram berisi informasi mengonsumsi buah saat perut kosong dapat menyembuhkan kanker.

Hal tersebut didasari oleh pernyataan mengatasnamakan dokter bernama Stephen Mak yang mampu menyembuhkan pasien kanker stadium akhir dengan cara tersebut.

SUMBER: Telegram

NARASI:

“Tolong Bpk-Ibu menyempatkan waktu membaca sekilas info ttg kesehatan buat anak spy tdk terkena penyakit kanker…

MAKAN BUAH SAAT PERUT KOSONG

Dokter STEPHEN MAK merawat pasien kanker stadium akhir dengan cara unik. Banyak pasiennya sembuh. “Ini merupakan strategi saya untuk menyembuhkan kanker. Tingkat keberhasilannya 80 persen,” tegas Mak.

Pasien kanker seharusnya tidak mati. Terapi anti kanker sudah ditemukan yakni makanlah buah-buahan saat perut kosong atau sangat lapar. “Saya mohon maaf kepada ratusan pasien kanker yang telah meninggal akibat pengobatan konvensional,” pungkasnya.”

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: WHO Minta Vaksinasi COVID-19 di Seluruh Dunia Dihentikan

FAKTA:

Berdasarkan hasil penelusuran Mafindo, pesan berantai tersebut merupakan hoaks yang sudah lama beredar.

Mengutip dari Liputan6, dokter gizi bernama Dr. Nurul Manikam, M.Gizi., Sp.GK., menyatakan bahwa klaim makan buah saat perut kosong untuk sembuhkan kanker adalah hoaks.

Hal tersebut karena kanker dapat dikontrol melalui pembedahan, radiasi, serta kemoterapi dan terapi lainnya tidak terbukti bermanfaat.

“Kanker dapat dikontrol dan diterapi dengan pembedahan, radiasi, dan kemoterapi. Saat ini, sudah ada imunoterapi dan targeted therapy. Tidak ada modalitas terapi lain terbukti bermanfaat,” tegas Nurul.

Selain itu, ditemukan unggahan berjudul “Eat Fruit to Cure Cancer, Get Healthy and Lose Weight” yang terbit di sebuah blog bernama Yellowstar Essentials pada 27 Februari 2010.

Dalam unggahan tersebut, disebutkan nama Dr Stephen Mak, namun penelusuran lebih lanjut tidak menemukan kutipan yang terpercaya terkait Dr Stephen Mak.

Sehingga, dapat dikatakan dokter tersebut adalah tokoh fiktif.

Hoaks serupa juga sebelumnya pernah dibahas dalam artikel Turn Back Hoax berjudul [SALAH] Makan Buah Saat Perut Kosong Sembuhkan Kanker pada 9 September 2020 dan [SALAH] Makan Buah Saat Perut Kosong Sembuhkan Kanker pada 10 Oktober 2019.

KESIMPULAN:

Dari berbagai fakta di atas, pesan berantai terkait konsumsi buah dalam keadaan perut kosong dapat menyembuhkan kanker dikategorikan sebagai Konten yang Menyesatkan. (Knu)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin mRNA Sebabkan Kematian Pada Lansia

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ancaman Hujan Intai Tiga Hari Balapan MotoGP Mandalika
Indonesia
Ancaman Hujan Intai Tiga Hari Balapan MotoGP Mandalika

BMKG memperkirakan kawasan Sirkuit MotoGP Mandalika mengalami hujan sedang hingga berat pada 18-20 Maret 2022.

Menteri Muhadjir: Penanganan COVID-19 Seperti Penyakit Biasa Jika Endemi
Indonesia
Menteri Muhadjir: Penanganan COVID-19 Seperti Penyakit Biasa Jika Endemi

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyatakan jika pandemi COVID-19 nantinya berangsur menjadi endemi, penanganan penyakit akibat virus corona itu seperti menangani penyakit biasa.

Ketua DPD Nilai Kebebasan Pers di Indonesia Masih Jauh dari Ideal
Indonesia
Ketua DPD Nilai Kebebasan Pers di Indonesia Masih Jauh dari Ideal

Terutama jika pers Tanah Air memakai standar internasional yang dikeluarkan Reporters Without Borders, LSM yang fokus pada isu kebebasan pers. Dikatakan bahwa kebebasan pers di Indonesia masih jauh dari ideal sebagai negara demokrasi.

Ketua DPD Minta Pasal 33 UUD Dikoreksi Agar Kembali ke Sistem Ekonomi Pancasila
Indonesia
Ketua DPD Minta Pasal 33 UUD Dikoreksi Agar Kembali ke Sistem Ekonomi Pancasila

Boleh bermitra dengan swasta atau asing namun kendali utama tetap berada di BUMN

Satu Lagi Napi Korban Kebakaran Lapas Tangerang Meninggal Dunia
Indonesia
Satu Lagi Napi Korban Kebakaran Lapas Tangerang Meninggal Dunia

H meninggal dunia lantaran trauma inhalasi dan luka bakar grade tiga

Azis Syamsuddin Jalani Sidang Tuntutan Hari Ini
Indonesia
Azis Syamsuddin Jalani Sidang Tuntutan Hari Ini

Dalam perkara ini, Azis Syamsuddin didakwa menyuap eks penyidik KPK, Stepanus Robin Pattuju

Pemkot Yogyakarta Kesulitan Terapkan Ganjil Genap di Lokasi Wisata
Indonesia
Pemkot Yogyakarta Kesulitan Terapkan Ganjil Genap di Lokasi Wisata

Kondisi Kota Yogyakarta sangat terbuka. Kita ada 16 jalur akses jalan masuk. Makanya akan sulit untuk memisahkan apakah pengguna jalan adalah warga lokal atau wisatawan.

Polisi Bubarkan Konvoi Ribuan Pasoepati
Indonesia
Polisi Bubarkan Konvoi Ribuan Pasoepati

Ribuan Pasoepati pendukung Persis Solo tetap nekat menggelar konvoi mengawal bus tim dari mes pemain Persis Solo sampai ke Stadion Manahan Solo, Senin (19/11).

[Hoaks atau Fakta]: Setelah Divaksin, Tubuh Punya Daya Magetis Terkoneksi Bluetooth
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Setelah Divaksin, Tubuh Punya Daya Magetis Terkoneksi Bluetooth

Kode bluetooth yang tersambung pada perangkat elektronik Rachy Rach dimungkinkan berasal dari perangkat elektronik lainnya, entah itu laptop, komputer, atau smartphone yang ada di dekatnya.

Pemprov DKI akan Beri Sanksi Denda Pajak bagi Kendaraan yang Belum Uji Emisi
Indonesia
Pemprov DKI akan Beri Sanksi Denda Pajak bagi Kendaraan yang Belum Uji Emisi

Sanksi denda pajak bakal diberlakukan Pemerintah DKI Jakarta bagi kendaraan berusia lebih dari tiga tahun yang belum melaksanakan uji emisi.