[Hoaks atau Fakta]: Kembali ke Bumi, Astronot Jadi Lebih Muda Astronot. (Foto: Nasa)

MerahPutih.com- Akun Facebook dengan nama pengguna “Muhammad Zayn Ibra” (https://www.facebook.com/profile.php?id=100068468722148) dalam forum “Good people” (https://www.facebook.com/groups/944884276271597/?ref=share) mengunggah sebuah narasi yang menyatakan bahwa seorang astronot asal Amerika Serikat menjadi lebih muda 28 detik dari kembarannya yang tinggal di bumi setelah tinggal di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) milik NASA selama 2 tahun.

Baca Juga:

[Hoaks atau Fakta]: Minum Air Es Bikin Perut Penuh Lemak

"Ini teorinya Einstein hukum relativitas. Semakin cepat kita bergerak, semakin lambat kita menua. ISS yang ditumpangi sang astronot diketahui mengorbit dengan kecepatan sekitar 27.000 km/jam terhadap permukaan bumi. Dalam teori relativitas Einstein dikenal sebagai paradoks kembar, waktu akan berjalan 28 detik lebih lambat bagi Scott dibandingkan bagi saudara kembarnya, Mark, yang tinggal di bumi.”

NARASI DALAM GAMBAR:

“Setelah menghabiskan waktu Selama 2 tahun di luar angkasa, seorang astronot NASA menjadi lebih muda dan tinggi dari saudara kembar identiknya”

FAKTA

Berdasarkan hasil penelusuran Mafindo, astronot Scott Kelly hanya berada di luar angkasa selama 1 tahun, yaitu pada 27 Maret 2015 hingga 1 Maret 2016. Proyek tersebut merupakan bagian dari “NASA Twins Study” atau “Penelitian Kembar oleh NASA”.

Tangkapan layar hoaks.
Tangkapan layar hoaks.

Lebih lanjut, ISS bergerak dengan kecepatan 17.500 mil/jam, atau 28.160 km/jam, yang jauh lebih lambat dari kecepatan relativitas cahaya. Hal ini menyebabkan selisih perbedaan waktu selama yang dialami oleh Scott dan kembarannya Mark adalah sangat kecil, yaitu hanya sebesar 0,005 detik, bukan 28 detik.

KESIMPULAN

Dengan demikian, narasi yang diunggah oleh akun Facebook dengan nama pengguna “Muhammad Zayn Ibra” tersebut dapat dikategorikan sebagai Konteks yang salah/false context. (Knu)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA] Bantuan Dana Kesehatan dan Modal Usaha dari BPJS Kesehatan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Logistik Belum Mandiri, Politikus Perempuan Minta Sistem Pemilu Jadi Tertutup
Indonesia
Logistik Belum Mandiri, Politikus Perempuan Minta Sistem Pemilu Jadi Tertutup

Diperlukan evaluasi sistem pemilu terbuka sehingga keterwakilan perempuan di lembaga legislatif pun dapat meningkat.

MA Batalkan PP Pengetatan Remisi Koruptor
Indonesia
MA Batalkan PP Pengetatan Remisi Koruptor

Putusan JR MA ini diketok oleh ketua majelis Supandi dengan anggota majelis Yodi Martono Wahyunandi dan Is Sudaryono

Status Tersangka Pelapor Korupsi Dicabut, Nurhayati Diminta Beraktivitas Kembali
Indonesia
Status Tersangka Pelapor Korupsi Dicabut, Nurhayati Diminta Beraktivitas Kembali

Penetapan Nurahayat sebagai tersangka oleh Polres Cirebon pada minggu ini pun menuai kritik dan protes masyarakat serta berbagai organisasi masyarakat sipil.

Kemenag Rilis Label Halal Baru Berlaku Nasional, Pahami Makna Filosofisnya!
Indonesia
Kemenag Rilis Label Halal Baru Berlaku Nasional, Pahami Makna Filosofisnya!

Huruf Arab penyusun kata halal yang terdiri atas ha, lam alif, dan lam disusun dalam bentuk menyerupai gunungan pada wayang.

[HOAKS atau FAKTA]: Penularan Cacar Monyet Melalui Burung
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Penularan Cacar Monyet Melalui Burung

Amerika Serikat dan negara-negara Barat menggunakan burung untuk menyebarkan cacar monyet ke wilayah Asia.

Pemerintah Dinilai Belum Punya Solusi Dampak Dihapusnya Tenaga Honorer
Indonesia
Pemerintah Dinilai Belum Punya Solusi Dampak Dihapusnya Tenaga Honorer

Menurut Netty, jika tidak segera dicarikan solusinya, maka penghentian nakes honorer, misalnya, akan berdampak pada kolapsnya pelayanan kesehatan masyarakat.

Lelang Proyek Ditutup, Jakpro Pede Sirkuit Formula E Kelar April
Indonesia
Lelang Proyek Ditutup, Jakpro Pede Sirkuit Formula E Kelar April

Lokasi rute gelaran yang diberi nama Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC) ini memiliki panjang lintasan 2,4 kilometer dengan 18 tikungan

Sebagian Huntap dan Huntara Korban Semeru Ditargetkan Rampung Sebelum Lebaran
Indonesia
Sebagian Huntap dan Huntara Korban Semeru Ditargetkan Rampung Sebelum Lebaran

Progres sampai dengan 30 Maret 2022 sebanyak 1.656 unit huntap dan huntara dalam proses dibangun di 8 kluster dusun dan 115 blok hunian dengan progres fisik sebesar 48,45 persen.

 Hari Ke-3 di NTT, Jokowi Tinjau Pabrik Pengolahan Sorgum
Indonesia
Hari Ke-3 di NTT, Jokowi Tinjau Pabrik Pengolahan Sorgum

Pada siang harinya, Presiden Jokowi dan rombongan akan kembali ke Jakarta dengan menggunakan pesawat RJ-85 melalui Bandara Umbu Mehang Kunda.

Mahasiswa yang Dibanting Polisi: Saya Enggak Mati
Indonesia
Mahasiswa yang Dibanting Polisi: Saya Enggak Mati

Setelah mengalami kejang, polisi dan aparat yang bertugas lain pun mencoba membangunkan Faris agar tersadar