[HOAKS atau FAKTA]: Kelinci Percobaan Vaksin Corona Meninggal Sehabis Dites Riset untuk vaksin corona (Foto: antaranews)

MerahPutih.Com - Di media sosial Facebook tengah ramai membagas beberapa gambar yang menyebut bahwa seorang warga Inggris yang dijadikan sebagai kelinci percobaan vaksin corona meninggal usai dilakukan tes.

Di foto itu terdapat narasi sebagai berikut:

“Tantangan menggiurkan nih. Berharap sales-sales vakvak yang hobi menjual ayat bisa jadi volunteer nih. Jangan cuma triak ikhtiar sambil jualan ayatnya doang. Buktikan loyalismu sama nabi Bill Gay lah

*Copas Mba Menuk Kiki…Elisa Granato adl seorg scientist yg berdedikasi tinggi pd ilmu pengetahuan. Saking dedikasinya sampe menawarkan diri jd kelinci percobaan vaksin kopit di inggris. Hasilnya dia meninggal 2 hari setelah divaksin. 4 rekannya pun lsg kipi berat dan berjuang mempertahankan nyawanya akibat komplikasi berat.Kasian banget.. Pdhl sebelum mereka divaksin, mereka hrs melewati proses skrining kesehatan secara ketat. Apabila ada indikasi tdk sehat lsg di delet namany.Pikirkan. Apakah saat bayi2 newborn itu divaksin, sebelumnya dilakukan skrining kesehatan ? Ngga kan? plg banter di cek suhu tubuh doang. Lalu begitu terjadi kematian dikatakan takdir. Fair ngga tuh?Kasian 4 org ini.. Kalopun bisa sembuh, itu hanya kasat mata aja. Kerusakan udah terjadi dan zat2 pengawet vaksin akan terus mengendap di tubuhnya dan menghancurkan sistem metabolik perlahan2.. Kasian..Berapa mereka dibayar utk jd kelinci lab? Hanya 100an sd 600an poundsterling. Ngga sepadan dgn nyawa yg disodorkan.Silakan bermain2 dgn maut sodara2. Not for my fam and me lah..”

Ilustrasi vaksin corona
Ilustrasi penelitian terkait virus corona (Foto: antaranews)

FAKTA:

Berdasarkan hasil penelusuran, klaim bahwa Elisa Granato, relawan uji coba vaksin Virus Corona atau COVID-19 meninggal dunia adalah klaim yang salah.Elisa Granato masih hidup, bahkan dia menambahkan kalimat “100 persen hidup” di user name akun twitternya untuk membantah kabar yang beredar.Kantor berita University of Oxford juga memberikan konfirmasi pada Reuters bahwa Elisa Granato masih hidup dan baik-baik saja.

Melalui laman resminya, University of Oxford mengatakan bahwa belakangan ini sebuah rumor palsu tentang progres dari uji coba vaksin virus corona telah beredar luas.

“Kami mendesak orang untuk tidak membagikan berita itu. Kami tidak akan memberikan komentar tentang proses berjalannya uji coba vaksin, tapi kami akan memberikan semua update terbaru terkait uji coba vaksin di sini,” kata seorang perwakilan University of Oxford melalui laman resminya.

Departemen Kesehatan dan Perawatan Sosial Inggris juga mengatakan melalui akun twitternya DHSCGovuk bahwa berita yang melaporkan kematian Elisa Granato adalah tidak benar.

Fergus Walsh, seorang wartawan dari BBC News juga mengonfirmasi bahwa Elisa Granato masih hidup.

“Itu tidak benar! pagi ini saya mengobrol bersama Elisa Granato melalui Skype. Dia mengatakan bahwa kondisinya baik-baik saja,” tulis Fergus Walsh melalui akun twitternya BBCFergushWalsh.

KESIMPULAN:

Elisa Granato masih hidup, bahkan dia menambahkan kalimat “100 persen hidup” di user name akun twitternya untuk membantah kabar yang beredar. Kantor berita University of Oxford juga memberikan konfirmasi pada Reuters bahwa Elisa Granato masih hidup dan baik-baik saja.(Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
DPR Minta Pemerintah Selektif Gulirkan PMN
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Selektif Gulirkan PMN

Penggunaan uang negara harus dipergunakan dengan benar

5 Bank Nasional dan Daerah Belum Optimal Salurkan Kredit Rumah FLPP
KPR
5 Bank Nasional dan Daerah Belum Optimal Salurkan Kredit Rumah FLPP

Sesuai dengan Perjanjian Kerja Sama (PKS), idealnya bank pelaksana yang ada per September ini telah menyalurkan dana minimal 70 persen.

Sindikat Timur Tengah Simpan Sabu Ratusan Kg di Villa Taman Anggrek Sukabumi
Indonesia
Sindikat Timur Tengah Simpan Sabu Ratusan Kg di Villa Taman Anggrek Sukabumi

Transaksi narkoba jenis sabu dari Iran dengan metode ship to ship di tengah Laut Samudera Hindia.

Alasan Polisi tak Kunjung Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Pungli Rektorat UNJ
Indonesia
Alasan Polisi tak Kunjung Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Pungli Rektorat UNJ

Jika sudah memenuhi unsur pidana, maka status kasus itu akan naik ke penyidikan.

Update COVID-19 Selasa (4/8): 115.056 Positif, 72.050 Sembuh
Indonesia
Update COVID-19 Selasa (4/8): 115.056 Positif, 72.050 Sembuh

Berdasarkan data pemerintah yang masuk hingga Selasa (4/8) pukul 12.00 WIB, diketahui ada 1.922 kasus baru dalam 24 jam terakhir.

Pemerintah Diminta Tak Keluarkan Kebijakan Kontraproduktif Soal Pemberantasan Terorisme
Indonesia
Pemerintah Diminta Tak Keluarkan Kebijakan Kontraproduktif Soal Pemberantasan Terorisme

Kehati-hatian diperlukan untuk memastikan kebijakan pemerintah tidak kontra produktif dalam menangani ancaman terorisme.

Apresiasi Tenaga Medis, Pemkot Tangerang Sediakan Hotel Untuk Tempat Tinggal
Foto
Apresiasi Tenaga Medis, Pemkot Tangerang Sediakan Hotel Untuk Tempat Tinggal

Pemerintah Kota Tangerang menyediakan hotel untuk menjadi tempat tinggal para tenaga medis selama menangani COVID-19

Mutasi Polri: Kombes Roma Hutajulu Jabat Karobinops Sops Polri, Irjen Rudy Jadi Kapolda Banten
Indonesia
Mutasi Polri: Kombes Roma Hutajulu Jabat Karobinops Sops Polri, Irjen Rudy Jadi Kapolda Banten

Kapolri Jenderal Pol Idham Azis kembali melakukan mutasi kepada perwira tinggi dan perwira menengah Korps Bhayangkara.

 Usai Bertemu Jokowi, Giliran FX Rudy dan 30 Anggota Fraksi PDIP Solo Dipanggil DPP
Indonesia
Usai Bertemu Jokowi, Giliran FX Rudy dan 30 Anggota Fraksi PDIP Solo Dipanggil DPP

Rudy mengaku tidak tahu pembahasan apa dalam pertemuan itu sampai DPP PDIP memanggilnya bersama pengurus DPC PDIP Solo dan 30 anggota Fraksi PDIP di DPRD Solo.

Saut Situmorang Benarkan Usulkan Kenaikan Gaji KPK, Tapi....
Indonesia