[HOAKS atau FAKTA]: Kebijakan Baru, Menkeu Purbaya Bakal Transfer Anggaran MBG Langsung ke Rekening Orang Tua Murid Rp 300 Ribu Per Bulan

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Minggu, 22 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Kebijakan Baru, Menkeu Purbaya Bakal Transfer Anggaran MBG Langsung ke Rekening Orang Tua Murid Rp 300 Ribu Per Bulan

Foto : Dok turn Back Hoaks

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dikabarkan akan mengirimkan uang Makan Bergizi Gratis (MBG) ke rekening orang tua murid.

Dalam informasi yang beredar di media sosial itu disebutkan, penyaluran dilakukan karena orang tua murid adalah yang paling mengerti kebutuhan gizi anak-anaknya sendiri. Informasi ini diunggah Akun Facebook “Rika Lestari”.

NARASI:

Menteri Purbaya kembali membuat gebrakan dengan mengusulkan penyaluran dana Makan Bergizi Gratis (MBG) dilakukan secara langsung via transfer ke rekening orang tua murid. Orang tua murid adalah manajer terbaik untuk gizi anak anak mereka,

Langkah ini dianggap sebagai solusi mutakhir untuk memangkas rantai birokrasi yang panjang. Dalam simulasinya, Purbaya merinci bahwa setiap *n4k akan mendapatkan jatah:

Rp 15.000 per hari makan.

Rp 75.000 untuk satu minggu (5 hari sekolah).

Rp 300.000 total per bulan yang diterima orang tua.

"Daripada uangnya habis untuk bayar admin katering atau pengemasan, lebih baik Rp300.000 itu utuh dipegang Ibu-ibu. Mereka lebih tahu cara belanja di pasar agar 4n*k makan daging dan sayur segar setiap hari,"

Lebih Higienis: Masakan rumah umumnya lebih bersih dan minim bahan pengawet dibanding katering massal.

Uang Rp 300.000 per siswa akan mengalir langsung ke pedagang sayur dan tukang daging di pasar tradisional, bukan ke perusahaan besar. Mengurangi jutaan sampah kotak plastik.

Baca juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Mensos Sebut Orang yang Tak Pakai BPJS selama Setahun Dianggap Mampu

FAKTA:

Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran klaim dengan memasukkan kata kunci “Purbaya bakal transfer anggaran MBG ke rekening orang tua siswa” ke mesin pencarian Google. Hasil penelusuran menunjukkan bahwa klaim tersebut tidak benar.

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu, Deni Surjantoro, menegaskan bahwa kabar mengenai usulan penggantian Program MBG menjadi bantuan uang tunai merupakan hoaks.

Deni juga mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menyikapi informasi di media sosial serta mewaspadai berbagai bentuk penipuan yang mengatasnamakan pejabat maupun pegawai Kementerian Keuangan.

Baca juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Gara-Gara Banyak Siswa yang Keracunan, Menkeu Purbaya Minta MBG Diganti Uang Tunai

KESIMPULAN:

Tidak ada usulan dari Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk mengganti Program MBG menjadi bantuan uang tunai.

Dengan demikian, informasi dengan klaim “Purbaya bakal transfer anggaran MBG ke rekening orang tua siswa” merupakan konten yang menyesatkan. (Knu)

##HOAKS/FAKTA #Purbaya Yudhi Sadewa #Menteri Keuangan #Makan Bergizi Gratis
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
BGN Tegaskan Ledakan di Pasar Cimanggis tak Terkait dengan MBG
Ledakan itu bukan merupakan SPPG, baik yang sedang beroperasi maupun yang digunakan sebagai gudang SPPG.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
BGN Tegaskan Ledakan di Pasar Cimanggis tak Terkait dengan MBG
Indonesia
Kepala BGN Singgung Calo saat Resmikan 980 SPPG Serentak
Dari total 980 SPPG yang diaktivasi, sebanyak 691 SPPG berada di wilayah Sumatra, sedangkan 289 SPPG lainnya berada di wilayah Kalimantan dan Bali.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Kepala BGN Singgung Calo saat Resmikan 980 SPPG Serentak
Indonesia
Data Penerima MBG Tidak Sinkron, Guru Harus Perbarui Identitas Peserta Didik
Pendataan serupa juga diberlakukan bagi kelompok penerima manfaat di posyandu, madrasah, dan pondok pesantren.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
Data Penerima MBG Tidak Sinkron, Guru Harus Perbarui Identitas Peserta Didik
Indonesia
BGN Tutup Permanen 2 SPPG di Jawa Tengah, ini Alasannya
BGN menutup dua SPPG di Jawa Tengah, Hal itu tertuang dalam SK Kepala BGN Nomor 63530 Tahun 2026.
Soffi Amira - Rabu, 14 Oktober 2026
BGN Tutup Permanen 2 SPPG di Jawa Tengah, ini Alasannya
Indonesia
5 Ribu Dapur MBG Ditargetkan Sajikan Prasmanan Sampai Akhir Tahun
Makanan yang disajikan secara prasmanan lebih hangat dan segar saat dikonsumsi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
5 Ribu Dapur MBG Ditargetkan Sajikan Prasmanan Sampai Akhir Tahun
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Anggaran Negara Habis, Sekolah Negeri Kembali Bebankan SPP
Ramai unggahan media sosial yang menyebut anggaran negara habis dan tahun 2027 sekolah akan kembali bebankan SPP. Simak kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Oktober 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Anggaran Negara Habis, Sekolah Negeri Kembali Bebankan SPP
Indonesia
JPPI Minta Pemda Koordinasikan MBG untuk Dorong Usaha dan Buka Lapangan Kerja
JPPI meminta pemda mengoordinasikan program MBG, memetakan kebutuhan pangan, dan mengembangkan potensi ekonomi daerah untuk membuka lapangan kerja.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Oktober 2026
JPPI Minta Pemda Koordinasikan MBG untuk Dorong Usaha dan Buka Lapangan Kerja
Indonesia
JPPI Minta Petani, Peternak, dan UMKM Lokal Jadi Pemasok Utama Program MBG
JPPI meminta pemerintah memprioritaskan petani, peternak, dan UMKM lokal dalam rantai pasok MBG agar program berdampak pada ekonomi masyarakat.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Oktober 2026
JPPI Minta Petani, Peternak, dan UMKM Lokal Jadi Pemasok Utama Program MBG
Indonesia
Misteri Mayat Terborgol di Gedung Kosong Kendal, BGN Bantah Keras Ada Kaitan dengan Program MBG
Heboh penemuan mayat terborgol di gedung kosong Kendal yang dikaitkan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Cek fakta dan klarifikasi resmi BGN di sini!
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 10 Oktober 2026
Misteri Mayat Terborgol di Gedung Kosong Kendal, BGN Bantah Keras Ada Kaitan dengan Program MBG
Indonesia
Kemenkeu Pangkas Anggaran BGN 38 Triliun, Jadi Rp 229 Triliun
Angka tersebut mengalami penyesuaian seiring dengan kebijakan efisiensi anggaran.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
Kemenkeu Pangkas Anggaran BGN 38 Triliun, Jadi Rp 229 Triliun
Bagikan