[HOAKS atau FAKTA]: Kantor Anies Digeledah KPK Terkait Kasus Korupsi Formula E Tangkapan layar soal hoaks kantor Anies digeledah KPK terkait kasus korupsi Formula E. (Foto: MP/Turnbackhoax.id)

MerahPutih.com - Beredar informasi berupa video di YouTube bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah kantor Gubernur Anies Baswedan.

Video tersebut kembali disebarkan ulang di Facebook.

Video memperlihatkan foto Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan dengan koper berisi ratusan juta rupiah hasil penggeledahan KPK.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin mRNA Menyebabkan Hepatitis pada Anak

NARASI:

Breaking News!! Penggeledahan Paksa KPK. Kelakuan busvk Anies terbongkar.

FAKTA:

Dari perkembangan terkini, diketahui KPK masih melakukan komparasi pelaksanaan Formula E di Indonesia dengan negara lain. Dalam pengembangan penyelidikan, KPK masih meminta keterangan dari sejumlah pihak terkait proyek Formula E.

Selain itu, tidak ada satu pun pejabat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta atau pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Formula E yang digeledah ataupun ditangkap karena kasus apa pun.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Waspadai Modus Kejahatan Anak Menangis di Jalanan

KESIMPULAN:

Informasi digeledahnya kantor Gubernur DKI Jakarta karena terungkapnya polemik Formula E tidaklah benar. Informasi ini masuk dalam kategori informasi sesat. (Asp)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Bayi Ditemukan di Dalam Pohon akibat Diculik Makhluk Halus

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Sidang Kasus Perkosaan Santri di Bandung Bakal Digelar Maraton
Indonesia
Sidang Kasus Perkosaan Santri di Bandung Bakal Digelar Maraton

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat itu juga mempertimbangkan hukuman berat bagi WH, yakni hukuman mati atau kebiri.

Pemerintah Targetkan Vaksinasi Anak 6-11 Tahun Beres Kuartal Pertama 2022
Indonesia
Pemerintah Targetkan Vaksinasi Anak 6-11 Tahun Beres Kuartal Pertama 2022

Menurut Airlangga, program pemberian vaksinasi bagi anak usia 6 hingga 11 tahun ini merupakan keharusan

Sorong Digoyang 75 Kali Gempa Dangkal
Indonesia
Sorong Digoyang 75 Kali Gempa Dangkal

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat ada 8,26 juta orang menderita dan mengungsi akibat bencana alam di Indonesia terhitung sejak 1 Januari sampai 19 Desember 2021.

Alasan Gibran Belum Tengok Anak Ketiga Kahiyang Ayu
Indonesia
Alasan Gibran Belum Tengok Anak Ketiga Kahiyang Ayu

"Saya juga baru sembuh COVID-19, ketemu bayi (ponakan) nanti malah bahaya," katanya.

Kasus Kerangkeng Manusia Bupati Langkat, LPSK: Banyak Korban Memilih Diam
Indonesia
Kasus Kerangkeng Manusia Bupati Langkat, LPSK: Banyak Korban Memilih Diam

Bareskrim Polri telah memutuskan untuk memberikan asistensi pada kasus temuan kerangkeng manusia di rumah Bupati Langkat nonaktif. Upaya tersebut dinilai sebagai langkah maju.

Partai Kebangkitan Nusantara akan Daftar ke KPU Siang Ini
Indonesia
Partai Kebangkitan Nusantara akan Daftar ke KPU Siang Ini

"Untuk info pendaftaran hari ini, informasi yang kami terima berdasarkan surat yang dikirimkan partai, yaitu ada satu partai, yaitu partai PKN Partai Kebangkitan Nusantara," kata Ketua Divisi Bidang Teknis KPU Idham Holik di Jakarta, Selasa (2/8).

Jokowi Minta Muhammadiyah Perkuat Hablum Minal Alam
Indonesia
Jokowi Minta Muhammadiyah Perkuat Hablum Minal Alam

"Perlu saya tegaskan ketergantungan manusia pada alam sangat tinggi, apalagi potensi alam di Indonesia sangat besar, alam darat maupun laut yang harus kita manfaatkan sebaik-baiknya secara bijak," ujarnya.

Ekonomi Digital Indonesia Diproyeksi Capai USD 140 Miliar di 2025
Indonesia
Ekonomi Digital Indonesia Diproyeksi Capai USD 140 Miliar di 2025

Menteri Johnny mengatakan, Google memproyeksikan potensi ekonomi digital Indonesia pada tahun 2025 akan tumbuh mencapai USD140 miliar.

DPD Minta BPOM Awasi Kualitas Minyak Goreng Curah Subsidi Pemerintah
Indonesia
DPD Minta BPOM Awasi Kualitas Minyak Goreng Curah Subsidi Pemerintah

DPD RI menyoroti kebijakan subsidi pemerintah terhadap minyak goreng curah di tengah kelangkaan kebutuhan pokok tersebut.

Timsus Ungkap Barang Bukti Pembunuhan Brigadir J Banyak yang Hilang dan Rusak
Indonesia
Timsus Ungkap Barang Bukti Pembunuhan Brigadir J Banyak yang Hilang dan Rusak

Salah satu anggota tim khusus (timsus) Polri yakni Agus Sariful Hidayat jadi saksi sidang perintangan penyidikan pembunuhan Brigadir J.