[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Perintahkan Tembak Ferdy Sambo yang Hendak Kabur

Zulfikar SyZulfikar Sy - Sabtu, 25 Februari 2023
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Perintahkan Tembak Ferdy Sambo yang Hendak Kabur

Tangkapan layar soal hoaks Jokowi perintahkan tembak Ferdy Sambo hendak melarikan diri. (Foto: Turnbackhoax.id)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Akun YouTube Kabar News (https://youtube.com/@kabarnews672) pada tanggal 20 Februari 2023 mengunggah sebuah video dengan klaim bahwa Jokowi memerintahkan tembak Ferdy Sambo karena hendak melarikan diri atau kabur.

Narasi dan video dalam unggahan tersebut membahas tanggapan Jokowi tentang vonis yang diberikan kepada Ferdy Sambo dan Bharada E.

Dalam unggahan video tersebut, Presiden Jokowi memberikan pernyataan bahwa semua sudah diputuskan sehingga semua pihak harus menghormati.

Dalam hal ini, Presiden tidak bisa ikut campur. Karena keputusan tersebut adalah wilayahnya yudikatif serta pengadilan. Jokowi melihat semua keputusan yang ada sudah mempertimbangkan fakta-fakta, bukti-bukti, dan kesaksian dari para saksi yang ada dalam sidang kemarin.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Tunjuk Langsung Mahfud MD Sebagai Ketua KPK

SUMBER:

https://archive.cob.web.id/archive/1676896536.51662/singlefile.html

NARASI:

“GEGER SORE INI JOKOWI PERINTAHKAN TEMB4K SAMBO YG HENDAK M3LARIKAN DIRI”

FAKTA:

Setelah ditelusuri tidak ada bukti Presiden Jokowi memerintahkan untuk tembak Sambo yang hendak melarikan diri. Namun dalam video yang diupload Kompas.com (https://youtube.com/@Kompascom, Presiden Jokowi menegaskan bahwa segala keputusan merupakan wilayah yudikatif dan wilayah pengadilan.

Oleh karena itu, Presiden sebagai pemegang eksekutif tidak bisa memberikan komentar banyak terkait hal itu.

Dapat disimpulkan bahwa terdapat ketidaksesuaian antara isi dengan judul video.

Dalam thumbnail dan judul video sendiri, akun Kabar News berisi Presiden Jokowi nampak perintahkan tembak Sambo.

Sedangkan dalam isi dan narasi pada unggahan tersebut sama sekali tidak menampilkan hal tersebut. Justru yang dibahas adalah respons Jokowi mengenai vonis terhadap Ferdy Sambo dan Richard Eliezer.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Richard Eliezer Dipindah ke Lapas Nusakambangan

KESIMPULAN:

Unggahan video dengan klaim bahwa Presiden Jokowi perintahkan tembak Sambo yang hendak melarikan diri adalah konten yang tidak benar.

Faktanya tidak ada bukti konkret yang dapat membuktikan Jokowi memerintahkan hal tersebut. Selain itu, vonis hukuman mati hakim terhadap Ferdy Sambo belum final. (Knu)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Orang Tua Bharada E Menemui Presiden Jokowi

##HOAKS/FAKTA
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Beredar narasi di media sosial yang menyebut kehadiran Anies di lokasi bencana alam Aceh membuat beban korban hilang. Cek kebenaran informasinya!
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Memohon ke Presiden Prabowo Agar Sahkan RUU Perampasan Aset dan Segera Hukum Mati Koruptor
Purbaya dikabarkan memohon kepada Presiden Prabowo Subianto untuk mengesahkan hukuman mati kepada koruptor. Cek kebenaran faktanya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Memohon ke Presiden Prabowo Agar Sahkan RUU Perampasan Aset dan Segera Hukum Mati Koruptor
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Haruskan Pada 2026 Ojol Wajib Beli Motor Listrik agar Tidak Jadi Beban Subsidi
Beredar unggahan yang berisi informasi bahwa Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mewajibkan ojol pakai motor listrik agar tak jadi beban subsidi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Haruskan Pada 2026 Ojol Wajib Beli Motor Listrik agar Tidak Jadi Beban Subsidi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Menteri ESDM Bahlil Minta PLN Naikkan Harga Token Listrik agar Rakyat Belajar Berhemat
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dikabarkan meminta Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk menaikkan harga token listrik.
Frengky Aruan - Senin, 05 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Menteri ESDM Bahlil Minta PLN Naikkan Harga Token Listrik agar Rakyat Belajar Berhemat
Indonesia
Aparat Diminta Pahami Antara Kritik, Ujaran Kebencian dan Hoaks
Perbedaan antara opini tajam, ujaran kebencian, dan hoaks sering kabur, tetapi secara hukum dan etika publik, pembatasan merupakan hal yang penting.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 04 Januari 2026
Aparat Diminta Pahami Antara Kritik, Ujaran Kebencian dan Hoaks
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Anwar Usman Vonis Jokowi Bersalah karena Palsukan Ijazahnya
Beredar informasi yang menyebut Jokowi divonis bersalah oleh Hakim MK Anwar Usman karena telah melakukan pemalsuan ijazah.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Anwar Usman Vonis Jokowi Bersalah karena Palsukan Ijazahnya
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Ketua DPR Puan Maharani usul Pajak Dinaikan agar Uangnya Bisa Bantu Korban Bencana, Menkeu Purbaya Langsung Menolak
Tidak ditemukan informasi kredibel yang membenarkan klaim.
Dwi Astarini - Rabu, 31 Desember 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Ketua DPR Puan Maharani usul Pajak Dinaikan agar Uangnya Bisa Bantu Korban Bencana, Menkeu Purbaya Langsung Menolak
Olahraga
[HOAKS atau FAKTA]: Indra Sjafri Latih Timnas Sepak Bola Malaysia demi Balaskan Dendam ke PSSI yang Sudah Memecatnya
Beredar informasi yang menyebut Indra Sjafri kini melatih timnas Malaysia, setelah gagal membawa Tim Garuda capai target SEA Games dan dipecat PSSI.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 31 Desember 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Indra Sjafri Latih Timnas Sepak Bola Malaysia demi Balaskan Dendam ke PSSI yang Sudah Memecatnya
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Gempar! Keputusan PBB Langkahi Indonesia Tetapkan Status 'Bencana Internasional' di Sumatra
Beredar unggahan yang menyebut PBB melangkahi Indonesia dalam menyebabkan status bencana yang terjadi di Aceh-Sumatra.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 30 Desember 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Gempar! Keputusan PBB Langkahi Indonesia Tetapkan Status 'Bencana Internasional' di Sumatra
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Momen Pergantian Tahun Baru, PT Pertamina Bagi-Bagi Duit Rp 1,5 Juta untuk Masyarakat
Beredar informasi yang menyebut PT Pertamina akan memberikan hadiah uang Rp 1,5 Juta di momen pergantian tahun.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 30 Desember 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Momen Pergantian Tahun Baru, PT Pertamina Bagi-Bagi Duit Rp 1,5 Juta untuk Masyarakat
Bagikan