[HOAKS atau FAKTA] Jokowi Diminta Jadi Presiden Amerika Presiden Jokowi. Foto: ANTARA

MerahPutih.com - Akun Facebook Latukau membagikan gambar tangkapan layar yang memperlihatkan pemberitaan dari Kompas Pagi dengan judul “Orang ‘AMERIKA’ Saja Minta Saya Menjadi Pemimpin Mereka, kok Orang ‘Indonesia’ Menolak Saya” dan disertai teks “Warga Amerika cinta jokowi.”

Narasi:

“Yangg mendukung cuma cebong”

Narasi dalam gambar:

1. “Orang ‘AMERIKA’ Saja Minta Saya Menjadi Pemimpin Mereka, kok Orang ‘Indonesia’ Menolak Saya”

2. “Warga Amerika cinta Jokowi”

Cek fakta

Berdasarkan hasil penelusuran, dilansir dari medcom.id, diketahui bahwa gambar yang dibagikan akun Latukau merupakan hasil suntingan.

Diketahui bahwa pemberitaan yang disunting ialah pemberitaan Kompas TV berjudul “Kasus Baiq Nuril, Jokowi: Saya Akan Gunakan Kewenangan” pada 6 Juli 2019.

Mafindo
Foto: Mafindo

Pemberitaan itu membahas mengenai pernyataan Presiden Joko Widodo terkait kasus Baiq Nuril. Tidak ada bagian terkait komentar warga Amerika Serikat terhadap Joko Widodo.

Adapun, Baiq Nuril sendiri akhirnya menerima salinan Keputusan Presiden (Keppres) soal amnesti.Salinan Keppres diberikan langsung Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor, Jumat, 2 Agustus 2019.

Kesimpulan

Berdasarkan hal tersebut, maka konten tersebut masuk ke dalam kategori Manipulated Content atau Konten yang Dimanipulasi. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
APBD 2020 Terkuras karena Corona, Pemprov DKI Pastikan Nasib Tenaga Kontrak Aman
Indonesia
APBD 2020 Terkuras karena Corona, Pemprov DKI Pastikan Nasib Tenaga Kontrak Aman

"Dia setahun sekali diperpanjang. Ga ada masalah, dari 130.000 PJLP itu ga ada masalah," terangnya.

Anies Disindir Sedang Berkhayal Jadi Presiden di Atas Toilet
Indonesia
Anies Disindir Sedang Berkhayal Jadi Presiden di Atas Toilet

Azas Tigor melihat kebijakan yang dilakukan Anies Baswedan banyak menuai penolakan

Kasus Gratifikasi Rachmat Yasin, KPK Periksa Sekda Bogor
Indonesia
Kasus Gratifikasi Rachmat Yasin, KPK Periksa Sekda Bogor

KPK telah menahan tersangka Rachmat pada 13 Agustus 2020

ICW Pertanyakan Status Justice Collaborator Eks Penyidik KPK Raden Brotoseno
Indonesia
ICW Pertanyakan Status Justice Collaborator Eks Penyidik KPK Raden Brotoseno

JC tidak dapat diberikan kepada pelaku kejahatan yang digolongkan sebagai pelaku utama

Reaksi Demokrat Jokowi Gratiskan Vaksin COVID-19
Indonesia
Reaksi Demokrat Jokowi Gratiskan Vaksin COVID-19

Ibas pun berharap, agar pemberian vaksin ini benar-benar menjadi solusi bagi bangsa

[Hoaks atau Fakta]: Tarawih Bisa Pidana?
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Tarawih Bisa Pidana?

Namun Mahfud tidak ingin aparat terlalu keras menyikapi kebijakan ini

Penerbangan Domestik Masih Diizinkan Beroperasi Sampai Hari Ini
Indonesia
Penerbangan Domestik Masih Diizinkan Beroperasi Sampai Hari Ini

Kepada operator penerbangan diberikan kesempatan untuk melaksanakan kewajibannya

Ribuan Kendaraan Diputar Balik di Kawasan Puncak, ini Penyebabnya
Indonesia
Ribuan Kendaraan Diputar Balik di Kawasan Puncak, ini Penyebabnya

Ribuan kendaraan diputar balik selama malam Tahun Baru 2021 di Kawasan Puncak Bogor, Jawa Barat.

Harga Tes Swab Rp900 Ribu tak Bisa Dijangkau Warga Miskin
Indonesia
Harga Tes Swab Rp900 Ribu tak Bisa Dijangkau Warga Miskin

"Kalau masyarakat menengah ke bawah dibebani dengan harga swab test sebesar Rp 900 ribu, tentu mereka akan kesulitan. Karena itu, perlu anggaran negara untuk membantu mereka," terang Saleh.

Update COVID-19 Jumat (22/5): 20.796 Positif, 5.057 Sembuh, 1.326 Meninggal
Indonesia
Update COVID-19 Jumat (22/5): 20.796 Positif, 5.057 Sembuh, 1.326 Meninggal

"Ada kenaikan 634 kasus positif corona," kata juru bicara pemerintah khusus untuk penanganan COVID-19, Ahmad Yurianto