[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Diabaikan Seorang Pejabat saat Hendak Berjabat Tangan Ilustrasi. (Foto: MP/Pixabay.com/memyselfaneye)

MerahPutih.com - Beredar di media sosial Facebook sebuah unggahan video yang memperlihatkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) diabaikan oleh seorang pejabat saat hendak berjabat tangan.

FAKTA:

Dari penelusuran Kominfo, faktanya video tersebut merupakan video lama yang kembali beredar di tengah masyarakat dan video yang ditampilkan pun tidak utuh.

Pejabat dalam video merupakan Duta Besar (Dubes) Turki Mahmut Erol Kilic.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Orang Indonesia Peringkat 1 Dunia tidak bisa bedakan Hoaks/Fakta

Ia menjadi salah satu dari 12 Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) untuk Republik Indonesia yang menyerahkan surat kepercayaan kepada Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta pada Rabu, 7 Agustus 2019.

Saat itu, Dubes Mahmut lupa berjabat tangan. Padahal, Jokowi sudah mengulurkan tangan seraya tersenyum.

Namun sesaat setelah itu, Dubes Mahmut berbalik badan untuk kembali mendekati Jokowi dan berjabat tangan.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Hepatitis Akut Pada Anak Akibat Ibu Menyusui Divaksin COVID-19

KESIMPULAN:

Informasi yang menyebut Jokowi diabaikan adalah misinformasi. Bukan diabaikan, sang dubes rupanya lupa berjabat tangan padahal Jokowi sudah mengulurkan tangannya. (Knu)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Mantan Menkes Terawan Promosikan Obat Diabetes

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pimpinan DPRD DKI Sebut Kenaikan UMP Bikin Untung Pengusaha Menipis
Indonesia
Pimpinan DPRD DKI Sebut Kenaikan UMP Bikin Untung Pengusaha Menipis

Jika dicermati, kenaikan UMP lebih kecil daripada besaran inflasi di Jakarta sebesar 1,1 persen

Produksi Minyak Dikurangi, Amerika Serikat Sebut OPEC Plus Picik
Indonesia
Produksi Minyak Dikurangi, Amerika Serikat Sebut OPEC Plus Picik

Arab Saudi menolak kritik bahwa mereka berkolusi dengan Rusia, yang termasuk dalam kelompok OPEC+, untuk mendorong harga lebih tinggi.

Kritik GMPG soal Buruknya Elektabilitas Airlangga Harus Jadi Autokritik bagi Golkar
Indonesia
Kritik GMPG soal Buruknya Elektabilitas Airlangga Harus Jadi Autokritik bagi Golkar

"Apa yang disampaikan GMPG merupakan autokritik yang bagus untuk Airlangga dan Partai Golkar," ucap Ujang kepada wartawan di Jakarta, Jumat (14/1).

Viral Limbah Antigen Kotori Selat Bali, Pimpinan DPR Duga Sengaja Ada yang Membuang
Indonesia
Viral Limbah Antigen Kotori Selat Bali, Pimpinan DPR Duga Sengaja Ada yang Membuang

Penindakan itu dapat ditempuh melalui penangguhan atau pencabutan izin operasional fasilitas layanan kesehatan

Polda Metro Jaya Segel Tiga Bar Langgar Aturan PPKM
Indonesia
Polda Metro Jaya Segel Tiga Bar Langgar Aturan PPKM

Kepolisian bakal menindak tegas bagi tempat usaha yang melanggar peraturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Gibran Siap Salurkan BLT BBM, Totalnya Capai Rp 14 Miliar
Indonesia
Gibran Siap Salurkan BLT BBM, Totalnya Capai Rp 14 Miliar

"Kita melalui rapat fraksi dan Banggar (Badan Anggaran) dan pandangan fraksi semua setuju Rp 14 miliar anggaran BTT dialihkan ke BLT BBM," ujar Budi, Sabtu (10/9).

Polres Jakpus Gagalkan 741 Kg Sabu Jaringan Internasional Selama 2021
Indonesia
Polres Jakpus Gagalkan 741 Kg Sabu Jaringan Internasional Selama 2021

Peredaran narkoba di wilayah Jakarta Pusat meningkat drastis selama tahun 2021. Dari kasus tersebut, Polres Jakarta Pusat mengamankan baram haram tersebut seberat 741 kilogram

Bayar Tagihan RSUD Pasar Minggu Bisa Pakai JakOne Mobile
Indonesia
Bayar Tagihan RSUD Pasar Minggu Bisa Pakai JakOne Mobile

Direktur Teknologi dan Operasional Bank DKI, Amirul Wicaksono, menyampaikan, implementasi sistem pembayaran digital di RSUD Pasar Minggu memang menjadi fokus pihaknya dalam memudahkan para pasien dalam bertransaksi.

 BNPB Sebut Aktivitas Ekonomi Warga Cianjur Mulai Bergeliat
Indonesia
BNPB Sebut Aktivitas Ekonomi Warga Cianjur Mulai Bergeliat

Kerusakan kategori berat dapat dilihat dari kondisi rumah dengan tiang yang patah, dinding terbuka atau kuda-kuda atap yang bergeser.

TransJakarta Siapkan 50 Bus untuk Antar Penonton Formula E
Indonesia
TransJakarta Siapkan 50 Bus untuk Antar Penonton Formula E

Mereka mengerahkan sebanyak 50 unit bus premium Royaltrans untuk mengantar penonton Formula E ke arena balap.