[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi dan Ahok Masuk Daftar 5 Besar Pemimpin Terbaik Dunia Tangkapan layar Facebook soal Jokowi dan Ahok masuk datar 5 besar pemimpin terbaik dunia. (Foto: MP/turnbackhoax.id)

MerahPutih.com - Akun Facebook bernama Batlayeri Aliyaman mengunggah gambar yang menyatakan Presiden Jokowi dan Ahok masuk daftar 5 besar pemimpin terbaik yang ditakuti dunia.

Postingan tersebut mendapatkan likes sebanyak 268, 31 komentar dan dibagikan 5 kali.

NARASI:

(tulisan dalam gambar)

AHOK- JOKOWI

masuk daftar 5 besar

“Pemimpin Terbaik”

yang di TAKUTI

DUNIA

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Air Rebusan Bawang Putih Bisa Sembuhkan COVID-19

FAKTA:

Setelah dilakukan penelusuran, tidak ada sumber yang menyatakan Jokowi dan Ahok masuk daftar 5 besar pemimpin yang ditakuti dunia. Presiden Jokowi pernah menyabet penghargaan kepemimpinannya yakni “Asian of The Year” pada tahun 2019 oleh media Singapura The Straits Times.

Jokowi dinobatkan sebagai Asian of The Year 2019 karena dinilai memiliki ketangkasan dalam menghadapi dan memimpin rumitnya persoalan baik yang terjadi di dalam maupun di luar negeri.

Selain itu, Jokowi juga masuk daftar 50 besar tokoh muslim yang berpengaruh dan penghargaan sebagai insinyur oleh ASEAN Federation of Engineering Organization (AFEO) karena berhasil menggenjot pembangunan infrastruktur selama menjadi Presiden RI.

Tangkapan layar Facebook soal Jokowi dan Ahok masuk datar 5 besar pemimpin terbaik dunia. (Foto: MP/turnbackhoax.id)

Sederet prestasi lainnya berhasil didapatkan Jokowi namun penghargaan tersebut berasal dari dalam negeri seperti Tokoh Publik Pilihan 2012, Special Award Marketer 2012, dan Rekor Muri 2012 dalam Pagelaran Kirab Budaya Rakyat Indonesia saat Jokowi menjabat Gubernur DKI Jakarta.

Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok juga tidak pernah masuk daftar 5 besar pemimpin terbaik yang ditakuti di dunia. Prestasi kepemimpinan yang pernah didapatkan Ahok di antaranya adalah Roosseno Award IX tahun 2019 sebagai tokoh panutan berintegritas dan memiliki gebrakan besar.

Kemudian penghargaan internasional yakni masuk daftar “100 Global Thinkers” 2017 versi majalah Foreign Policy dari Amerika Serikat sebagai pemimpin yang melakukan dobrakan di tengah fundamentalisme yang sedang berkembang saat itu.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Indonesia Dilanda Gelombang Panas

KESIMPULAN:

Dari sederet penghargaan dalam negeri maupun luar negeri yang diraih Jokowi dan Ahok tidak ada penghargaan yang mereka sabet sebagai pemimpin terbaik dengan kategori ditakuti dunia internasional.

Sehingga klaim dalam postingan tersebut adalah hoaks dan termasuk kategori Konten yang Menyesatkan. (Asp)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Swab Test COVID-19 Sebabkan Kerusakan Jaringan Otak

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Sejak Maret, Pasien Sembuh COVID-19 di RSD Wisma Atlet Nyaris 30 Ribu Orang
Indonesia
Sejak Maret, Pasien Sembuh COVID-19 di RSD Wisma Atlet Nyaris 30 Ribu Orang

Per Sabtu 12 Desember 2020, RSD Wisma Atlet merawat sebanyak 3.001 pasien terkonfirmasi positif COVID-19

ICW Dorong KPK Jerat Pejabat Lain yang Terlibat Korupsi Bansos
Indonesia
ICW Dorong KPK Jerat Pejabat Lain yang Terlibat Korupsi Bansos

"Perlu ditelusuri juga potensi penerimaan uang dari penyedia atau rekanan-rekan sebelumnya," tegas Almas.

Demokrat Tawarkan Skema Pembiayaan Jika Jakarta Lockdown
Indonesia
Demokrat Tawarkan Skema Pembiayaan Jika Jakarta Lockdown

Jakarta butuh lockdown 14 hari saja

Industri Makanan dan Minuman Indonesia Ditargetkan Rajai ASEAN
Indonesia
Industri Makanan dan Minuman Indonesia Ditargetkan Rajai ASEAN

Industri ini berkontribusi cukup besar terhadap perekonomian nasional. Pada tahun 2019, pertumbuhan industri makanan dan minuman mencapai 7,78 persen.

Kebiri Hak Asasi Manusia Indonesia di UU Cipta Kerja
Indonesia
Kebiri Hak Asasi Manusia Indonesia di UU Cipta Kerja

Aturan ini berpotensi menyebabkan perlakuan tidak adil bagi para pekerja atau buruh karena mereka akan terus-menerus menjadi pegawai tidak tetap.

Ini Alasan Uji Coba Vaksin COVID-19 di Bandung Makan Waktu 6 Bulan
Indonesia
Ini Alasan Uji Coba Vaksin COVID-19 di Bandung Makan Waktu 6 Bulan

Uji coba tahap akhir ini bertujuan menguji seberapa lama sistem pertahanan tubuh yang dihasilkan vaksin yang diproduksi Sinovac Biotech Ltd

Dukung Jokowi, Ferdinand Hutahaean Mundur dari Demokrat
Indonesia
Dukung Jokowi, Ferdinand Hutahaean Mundur dari Demokrat

Politikus Ferdinand Hutahaean memutuskan mundur dari Partai Demokrat.

 Kurangi Dampak Virus Corona, Pemerintah Didesak Aktif Lakukan Lobi Internasional
Indonesia
Kurangi Dampak Virus Corona, Pemerintah Didesak Aktif Lakukan Lobi Internasional

"Hal ini penting dilakukan agar kekhawatiran negara lain terhadap penanganan virus corona di Indonesia bisa mendapatkan penjelasan yang komprehensif," ujar Teuku Riefky

UU Nomor 5 Tentang ASN Paling Sering Diuji di MK
Indonesia
UU Nomor 5 Tentang ASN Paling Sering Diuji di MK

Regulasi manajemen ASN yang saat ini sudah berlaku memang memerlukan waktu yang cukup untuk dapat dipahami

Anies Kirim Surat ke Jokowi, Minta Izin Lockdown Total Jakarta?
Indonesia
Anies Kirim Surat ke Jokowi, Minta Izin Lockdown Total Jakarta?

PP ini perlu dikeluarkan karena pemerintah tak bisa serta-merta menutup satu atau dua wilayah