[Hoaks atau Fakta]: Israel Bakal Bunuh Muslim Dengan Vaksin Tangkapan layar serangan Israel ke Gaza. (Foto: Yne.co.il).

MerahPutih.com - Beredar sebuah narasi dalam unggahan Facebook oleh akun Bekam Totok Kiropraksi Paz yang mengatakan bahwa Benjamin Netanyahu, yakni Perdana Menteri Israel akan membunuh Muslim dengan vaksin.

Dalam unggahan tersebut juga memuat sebuah video yang memperlihatkan Netanyahu sedang berbicara di hadapan kamera yang diklaim memiliki arti bahwa Netanyahu akan membunuh Muslim dengan peluru, rudal, lalu dengan vaksin.

Baca Juga:

Rudal Israel Dibalas 1.750 Roket Hamas, Maskapai Dunia Kompak Tutup Penerbangan

“Netanyahu berkata di depan kamera: Pertama kita membunuh Muslim dengan peluru, lalu dengan rudal, lalu dengan vaksin. Waduh gimana itu yg sdh divaksin..??? .”

Facebookhttps://archive.fo/XM5V0

Tangkapan layar hoaks PM Israel siapkan vaksin bunuh warga muslik.
Tangkapan layar hoaks PM Israel siapkan vaksin bunuh warga muslik.

FAKTA

Melansir dari laman berita Independent, isi dari video tersebut merupakan Netanyahu yang memperlihatkan model rudal anti-balistik Israel dan jarum suntik yang ia gunakan ketika vaksinasi.

Yang mana, Netanyahu hendak menunjukkan model rudal anti-balistik dan jarum suntik tersebut kepada tamu-tamu yang datang dari luar negeri.

Isi video tersebut tidak mengatakan bahwa Netanyahu akan membunuh Muslim dengan vaksin.

KESIMPULAN

Setelah tim Mafindo melakukan penelusuran, hal tersebut tidak benar. Dengan demikian, unggahan Facebook oleh akun Bekam Totok Kiropraksi Paz tidak sesuai fakta dan masuk ke dalam kategori misleading content atau konten yang menyesatkan.

Baca Juga:

DK PBB Akhirnya Mau Turun Tangan Konflik Israel Vs Palestina, Mulai Dibahas Minggu

Kanal
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pekan Depan, Pengganti Wali Kota Jakarta Pusat Dites DPRD
Indonesia
Pekan Depan, Pengganti Wali Kota Jakarta Pusat Dites DPRD

Komisi A DPRD DKI Jakarta mengagendakan fit and proper test calon Wali Kota Jakarta Pusat Dhany Sukma.

Epidemiolog Minta Waspadai Gejala Pasca-Imunisasi COVID-19
Indonesia
Epidemiolog Minta Waspadai Gejala Pasca-Imunisasi COVID-19

Epidemiolog mengingatkan, sekecil apa pun persentase nilai KIPI pada uji klinis, tidak boleh dipandang sebelah mata.

Polda Metro tak Mau Buru-buru Usut Laporan Roy Suryo Terhadap Eko Kuntadhi dan Mazdjo Pray
Indonesia
Polda Metro tak Mau Buru-buru Usut Laporan Roy Suryo Terhadap Eko Kuntadhi dan Mazdjo Pray

“Kita pelan-pelan jangan buru-buru, karena ini masih penyelidikan, penyidik tidak mau melangkah buru-buru,” sambung Yusri.

Polisi Mulai Olah TKP Cari Dalang Kebakaran Kejaksaan Agung
Indonesia
Polisi Mulai Olah TKP Cari Dalang Kebakaran Kejaksaan Agung

Olah TKP nantinya akan membuat polisi mengetahui penyebab terjadinya kebakaran selama 11 jam ini.

KPK Diminta Terus Kawal dan Awasi Pengadaan Vaksin COVID-19
Indonesia
KPK Diminta Terus Kawal dan Awasi Pengadaan Vaksin COVID-19

KPK juga harus meningkatkan pengawasannya

Dubes Palestina Minta Bantuan Pemerintah Indonesia Hentikan Agresi Militer Israel
Indonesia
Dubes Palestina Minta Bantuan Pemerintah Indonesia Hentikan Agresi Militer Israel

Duta Besar Palestina, Zuhair Al-Sun meminta bantuan kepada pemerintah Indonesia untuk ikut campur menghentikan agresi militer Israel yang dimulai sejak Senin (10/5).

Rizieq Shihab Mau Pakai Monas, Begini Kata Wagub DKI
Indonesia
Rizieq Shihab Mau Pakai Monas, Begini Kata Wagub DKI

Pemprov DKI Jakarta belum mengetahui kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat akan dipakai Rizieq Shihab untuk kegiatan Reuni Akbar PA 212.

Positif COVID-19, Sejoli Ini Kabur Saat Hendak Digiring ke Wisma Atlet
Indonesia
Positif COVID-19, Sejoli Ini Kabur Saat Hendak Digiring ke Wisma Atlet

Ternyata SP dan HW sudah tidak tinggal di alamat tersebut sejak lima tahun lalu

Terus Dikubur, 2 Tahun Lagi Kasus Munir Kedaluwarsa
Indonesia
Terus Dikubur, 2 Tahun Lagi Kasus Munir Kedaluwarsa

Pelaku utama di balik pembunuhan ini, yang diyakini berasal dari kalangan berpengaruh, sampai sekarang belum dibawa ke pengadilan.

Mobil Berplat RF Kini Tak Bisa Lolos dari Jeratan Hukum
Indonesia
Mobil Berplat RF Kini Tak Bisa Lolos dari Jeratan Hukum

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya Jaya akan menindak tegas kendaraan pelat RF bila melakukan pelanggaran.