[HOAKS atau FAKTA]: Indonesia Putuskan Hubungan Diplomatik Dengan Malaysia Perdana Menteri Malaysia Ismail Sabri Yaakob saat mengumumkan pencairan KWSP. ANTARA Foto/Ho-PMO (1)

MerahPutih.com - Beredar informasi berupa video di Youtube bahwa Indonesia memutus hubungan diplomatik dengan Malaysia.

Dalam video youtube tersebut, turut menyertakan pasukan TNI yang berada di pelabuhan dan siap untuk dimobilisasi.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Putin Peringatkan Jokowi

NARASI

KABAR TERKINI !!! PUTUSKAN DIPLOMATIK DENGAN MALAYSIA, INDONESIA KIRIM PASUKAN TEMPUR.

FAKTA

Konten video tersebut tidak berhubungan dan isi video menarasikan ulang pemberitaan dari salah satu media yang sama sekali tidak menginformasikan bahwa akan terjadi perang antara Indonesia dan Malaysia.

Terbaru pada November 2021 Menteri Luar Negeri Malaysia, Dato Saifuddin Abdullah menyatakan hubungan antara kedua negara sejak dulu istimewa.

Tangkapan layar hoaks.
Tangkapan layar hoaks.

Indonesia dan Malaysia justru kembali menunjukan komitmen kerja sama regional kedua negara, mengingat sejumlah isu yang sama sedang dihadapi kedua negara, seperti isu kesehatan, ekonomi serta keamanan.

KESIMPULAN

Hubungan Indonesia dan Malaysia selama pandemi dan hingga kini terjalin dengan baik. Hingga kini kedua kedutaan besar baik Indonesia di Malaysia dan Malaysia di Indonesia masih berdiri dan melayani berbagai pelayanan bagi kedua negara. (Asp)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Pendamping Sertifikasi Halal UMKM Harus Anggota GP Ansor

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polisi Pastikan Kondisi Ferdinand Hutahaean Tidak Sakit
Indonesia
Polisi Pastikan Kondisi Ferdinand Hutahaean Tidak Sakit

Saat menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri, Ferdinand membawa daftar riwayat penyakit

Softbank Cabut dari Proyek IKN, Luhut Bidik Investor Arab Saudi dan UEA
Indonesia
Softbank Cabut dari Proyek IKN, Luhut Bidik Investor Arab Saudi dan UEA

Meski SoftBank mundur, Luhut menyebut Indonesia masih bisa mendapatkan modal pembangunan dari Abu Dhani dan Arab Saudi senilai USD 105 miliar. Modal dari kedua negara tersebut pun diberikan dalam melalui vision fund.

Satlantas Polresta Surakarta Tukar Denda Tilang dengan Suntik Vaksin Gratis
Indonesia
Satlantas Polresta Surakarta Tukar Denda Tilang dengan Suntik Vaksin Gratis

Ia mengatakan bagi pelanggar lalin juga tidak perlu datang ke Pengadilan Negeri (PN) untuk mengikuti sidang. Masyarakat cukup ditilang di tempat dengan disuntik vaksin di tempat.

Buntut Kasus Tewasnya Mahasiswa, Kampus UNS Bekukan UKM Menwa
Indonesia
Buntut Kasus Tewasnya Mahasiswa, Kampus UNS Bekukan UKM Menwa

Pembekuan itu dilakukan pihak kampus sebagai buntut tewasnya seorang mahasiswa bernama Gilang Endi Saputra (21), saat mengikuti Diklat UKM Menwa, Senin (25/10).

Pembayaran Fee Formula E dari Utang, Pemprov DKI Berpotensi Langgar PP 12/2019
Indonesia
Pembayaran Fee Formula E dari Utang, Pemprov DKI Berpotensi Langgar PP 12/2019

Anggaran commitment fee Formula E dialokasikan di APBD-P 2019 sebesar Rp 360 miliar

Ridwan Kamil Keliling Eropa Gaet Investor dan Bahas Pangan
Indonesia
Ridwan Kamil Keliling Eropa Gaet Investor dan Bahas Pangan

Dalam rangkaian kunjungan kerja itu antara lain Ridwan Kamil diagendakan ke Kota Assisi, Italia pada 21-22 Mei 2022, dan berlanjut pertemuan di Roma pada 23 Mei.

Pelantikan Komisioner KPU dan Bawaslu Dipastikan Berjalan Sesuai Rencana
Indonesia
Pelantikan Komisioner KPU dan Bawaslu Dipastikan Berjalan Sesuai Rencana

Pelantikan KPU dan Bawaslu periode 2022-2027 akan dilaksanakan pada tanggal 11 April.

Kemendagri Ingatkan Bahaya Selfie dengan KTP-el
Indonesia
Kemendagri Ingatkan Bahaya Selfie dengan KTP-el

Terdapat hal penting yang perlu disikapi dalam era ekonomi baru yang serba digital tersebut.

Kasus LNG Pertamina, Pakar Hukum Apresiasi Sinergitas Kejagung-KPK
Indonesia
Kasus LNG Pertamina, Pakar Hukum Apresiasi Sinergitas Kejagung-KPK

Sinergi antar-lembaga penegak hukum dalam menangani korupsi sangat penting.

Anies Ajukan Banding atas Kekalahan Putusan Banjir Mampang
Indonesia
Anies Ajukan Banding atas Kekalahan Putusan Banjir Mampang

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pun mengajukan banding pada putusan PTUN Jakarta soal pengerukan Kali Mampang sampai dengan Pondok Jaya.