[Hoaks atau Fakta]: Hirup Uap Panas Matikan Virus Corona Dalam Tubuh Minum. (Foto: Abbat1 dari Pixabay)

MerahPutih.com - Beredar sebuah video melalui pesan berantai di WhatsApp yang menyatakan bahwa muncul kasus COVID-19 baru di Tiongkok, namun tidak menelan korban sebab masyarakat Tiongkok rajin meminum air panas 6 kali sehari, meminum susu panas dan teh panas 4 kali sehari, serta rajin menghirup uap panas.

Video tersebut juga menyatakan, bahwa jika rajin melakukan kebiasaan tersebut, maka virus Corona yang berada di dalam tubuh akan perlahan-lahan mati.

Baca Juga:

COVID-19 Melonjak di Jakarta, Pengguna KRL Alami Penurunan

FAKTA

Dari penelusuran Mafindo, WHO melalui situs resminya telah menegaskan, tidak ada hasil penelitian yang menemukan bahwa meminum minuman panas dan menghirup uap panas dapat membunuh virus Corona.

Lebih lanjut, hasil penelitian oleh sekelompok peneliti dari Universitas St. Thomas, Minnesota, Amerika Serikat menyatakan bahwa meskipun temperatur tinggi dapat melemahkan partikel virus Corona yang berada di permukaan suatu benda, metode tersebut tidak dapat memberikan hasil yang efektif ketika virus Corona telah masuk ke dalam tubuh manusia.

Tangkapan layar hoaks. (Foto: Mafindo)
Tangkapan layar hoaks. (Foto: Mafindo)

Video serupa juga pernah beredar pada November 2020 lalu. Artikel dengan topik tersebut telah dimuat dalam situs turnbackhoax.id dengan judul artikel “[SALAH] Minum Air Panas, Susu Panas, Teh Panas dan Menghirup Uapnya Dapat Membunuh Virus Corona” yang diunggah pada 27 November 2020.

KESIMPULAN

Dengan demikian, video yang beredar melalui pesan berantai di WhatsApp tersebut dapat dikategorikan sebagai konten yang menyesatkan/misleading content.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA] COVID-19 Tak Mematikan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PPKM Dimulai, PNS Keluyuran Kena Sanksi
Indonesia
PPKM Dimulai, PNS Keluyuran Kena Sanksi

Kerja dari rumah bagi para ASN Solo, sudah pernah diterapkan saat Pemkot Solo saat menetapkan Kejadian Luar Biasa (KLB) COVID-19 pada 13 Maret 2020.

Seluruh Simpatisan Persija yang Diamankan Polisi Negatif COVID-19
Indonesia
Seluruh Simpatisan Persija yang Diamankan Polisi Negatif COVID-19

Sudah dipulangkan secara bertahap sejak pagi

Pemprov DKI Pertimbangkan Pegawai Kantor Swasta WFH 75 Persen
Indonesia
Pemprov DKI Pertimbangkan Pegawai Kantor Swasta WFH 75 Persen

"Nanti kita pertimbangkan (WFH 75 persen)," ujar Wakil Gubernur DKI, Ahmad Riza Patria di Jakarta, Rabu (16/6).

Pemprov DKI Tampik Anies Kirim Surat Minta Dana Anti Rokok ke Bloomberg
Indonesia
Pemprov DKI Tampik Anies Kirim Surat Minta Dana Anti Rokok ke Bloomberg

Pemprov DKI Jakarta menampik jika Gubernur Anies Baswedan meminta jatah dana ke Bloomberg untuk melakukan kampanye antirokok di Ibu kota melalui pengiriman surat.

Pengacara Sebut Penangkapan Rizieq Shihab Cacat Hukum
Indonesia
Pengacara Sebut Penangkapan Rizieq Shihab Cacat Hukum

"Cacat hukum dan dipaksakan itu dengan dua surat perintah penyidikan. Lalu, ditambah lagi pasal tentang berkerumun, lalu diadopsi lagi pasal 160 penghasutan. Padahal, di pasal 93 tak ada tentang penghasutan, adanya berkerumun tentang protokol kesehatan," ungkapnya.

KPK Siap Hadirkan 30 Saksi di Lanjutan Sidang Nurdin Abdullah
Indonesia
KPK Siap Hadirkan 30 Saksi di Lanjutan Sidang Nurdin Abdullah

JPU juga menanyakan dana bantuan sebesar Rp 100 juta

Gibran Siapkan Vaksin Sinovac untuk Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun
Indonesia
Gibran Siapkan Vaksin Sinovac untuk Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun

Pemkot Solo masih menunggu aturan dari pemerintah pusat

Polri Mungkin Bakal Hadiri Sidang Praperadilan Rizieq Shihab
Indonesia
Polri Mungkin Bakal Hadiri Sidang Praperadilan Rizieq Shihab

Rusdi belum dapat menjelaskan lebih lanjut mengenai alasan ketidakhadiran pihaknya

Duduk Bareng Buruh di Bibir Jalan, Anies Tanggapi Tuntutan Soal Kenaikan UMP
Indonesia
Duduk Bareng Buruh di Bibir Jalan, Anies Tanggapi Tuntutan Soal Kenaikan UMP

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menemui para buruh di bibir Jalan Merdeka Selatan atau tepatnya di depan gedung Balai Kota DKI.

Disdik DKI Tunda PTM Tahap II Hari Ini
Indonesia
Disdik DKI Tunda PTM Tahap II Hari Ini

Dinas Pendidikan DKI Jakarta menunda pelaksanaan pembelajaran tatap muka tahap II pada Senin, 27 September 2021.