[HOAKS atau FAKTA] Gigi Kawat Sudah Ada Masa Mesir Kuno Foto tengkorak rahang manusia dengan gigi yang dikaitkan kawat. (Foto: Jala Hoaks)

MerahPutih.com - Beredar informasi di Facebook tentang foto tengkorak rahang manusia dengan gigi yang dikaitkan kawat.

Narasi mengklaim bahwa hal tersebut merupakan metode kawat gigi saat belum ditemukannya obat bius pada masa Mesir Kuno 2000 tahun sebelum masehi.

Baca Juga

Ride Height Device Resmi Dilarang di MotoGP Tahun Depan

NARASI

Metode kawat gigi pada masa mesir kuno 2000 tahun sebelum masehi, yang jadi pertanyaan apakah sudah ada pembiusan pada masa itu.

FAKTA

Vincenzo Guerini menulis A History of Dentistry (1909) dalam bukunya, merujuk pada penemuan yang dibuat oleh naturalis Prancis, Charles Gaillardot di Kota Sidon, Fenisia, yang menampilkan kawat emas yang menyatukan gigi.

Guerini membuat model gigi seperti yang disebutkan dalam bukunya sekitar pergantian abad ke-20. Sehingga, model contoh perawatan gigi kuno tersebut bukan berusia 2000 tahun sebelum Masehi.

KESIMPULAN

Foto adanya kawat yang menyatukan dua gigi yang sudah terpisah tidaklah berhubungan dengan zaman mesir kuno pada tahun 2000 sebelum masehi. Sehingga informasi ini masuk dalam kategori konten yang salah. (Asp)

Baca Juga:

Tinggal 73 Hari, Status Tiket Formula E Masih Not On Sale

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polda Metro Jaya Perketat Perizinan Pelat Khusus
Indonesia
Polda Metro Jaya Perketat Perizinan Pelat Khusus

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo menerangkan pihaknya tidak akan mengistimewakan kendaraan dengan pelat dewa tersebut.

Kuasa Hukum Heru Hidayat Sebut JPU Sudah Kehabisan Akal
Indonesia
Kuasa Hukum Heru Hidayat Sebut JPU Sudah Kehabisan Akal

Kresna juga menyayangkan tindakan JPU yang kembali memaksakan tuduhan kerugian negara dalam kasus Asabri sebesar Rp 22 triliun hanya dengan menghitung uang keluar Asabri

Rayakan Imlek, 1.000 Lampion Dipasang di Balai Kota dan Pasar Gede
Indonesia
Rayakan Imlek, 1.000 Lampion Dipasang di Balai Kota dan Pasar Gede

Gibran ingin Imlek tahun ini terasa kemeriahannya meskipun dalam pembatasan ketat terhadap penyelenggaraan berbagai kegiatan di dalamnya.

PPP Akui di Era Anies Jakarta Sangat Kondusif Berbeda dengan Rezim Sebelumnya
Indonesia
PPP Akui di Era Anies Jakarta Sangat Kondusif Berbeda dengan Rezim Sebelumnya

"Pak Anies kami anggap sebagai tokoh dan pemimpin pemersatu, dimana sejak awal bertugas di Balai Kota DKI, alhamdulillah, kita semua merasakan, betapa era kepemimpinan Pak Anies hampir tidak ada suasana gaduh di Jakarta. Sangat kondusif. Berbeda dengan era sebelumnya," jelas Gus Najmi.

Azis Syamsuddin Jalani Sidang Perdana Pekan Depan
Indonesia
Azis Syamsuddin Jalani Sidang Perdana Pekan Depan

Tim Jaksa KPK menyiapkan dua dakwaan untuk Azis

Polisi Geser Pintu Masuk One Way di Tol Cikampek
Indonesia
Polisi Geser Pintu Masuk One Way di Tol Cikampek

"Dari gerbang tol Cikampek Utama ke Gerbang Tol Kalikangkung itu masih one way," ujar Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo dalam keterangannya, Jumat (29/4).

Dilaporkan Luhut ke Polisi, Fatia KontraS Ngadu ke Komnas HAM
Indonesia
Dilaporkan Luhut ke Polisi, Fatia KontraS Ngadu ke Komnas HAM

Anggota KontraS, Fatia Maulidiyanti mendatangi Komnas HAM pasca dilaporkan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan ke polisi.

Cak Imin Desak Pemerintah Lebih Gesit Deteksi Varian Baru Virus Corona
Indonesia
Cak Imin Desak Pemerintah Lebih Gesit Deteksi Varian Baru Virus Corona

Ketua Tim Pengawas Penanggulangan Bencana COVID-19 DPR ini mengusulkan pengetatan lebih optimal utamanya bagi WNA dan WNI yang tiba dari negara berpotensi tinggi tularkan COVID varian baru.

Pemprov DKI tidak Setuju Penyaluran Dana Hibah Bamus Betawi Disetop
Indonesia
Pemprov DKI tidak Setuju Penyaluran Dana Hibah Bamus Betawi Disetop

Pemprov DKI Jakarta tidak setuju dengan rekomendasi Komisi A DPRD DKI terkait penyetopan penyaluran anggaran dana hibah untuk Bamus Betawi pada APDB 2023.

Jelang Lebaran, Polresta Surakarta Petakan Lima Lokasi Rawan Kemacetan
Indonesia
Jelang Lebaran, Polresta Surakarta Petakan Lima Lokasi Rawan Kemacetan

Hasil pemetaan terdapat lima lokasi rawan macet di Kota Batik.