[Hoaks atau Fakta]: FPI Berhasil Bikin Pesawat Tempur di Yaman Kantor FPI dijaga polisi. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Beredar tangkapan layar yang memperlihatkan sebuah pesawat bertuliskan FPI di media sosial.

Postingan tersebut diposting oleh akun Facebook Lavia DeeDee, dikaitkan dengan narasi FPI berhasil membuat jet temput dan pembom di Yaman.

“INI BAHAYA, ENGINERING FPI BERHASIL MEMBUAT PESAWAT JET TEMPUR DAN PEMBOM DI YAMAN… BUARAKAKAKKK…CUKUP YG MENGERTI AJA.”

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Tito dan Polisi Sepakat Eks Petinggi FPI Munarman Dibebaskan

FAKTA

Berdasarkan hasil penelusuran Mafindo, video dalam tangkapan layar diunggah oleh kanal Youtube AMF channel.

Channel Youtube tersebut juga mengunggah video yang sempat beredar di media sosial dan telah dilakukan periksa fakta bahwa video tersebut adalah karya animasi.

Parodi pesawat tempur FPI. (Foto: Mafindo)
Parodi pesawat tempur FPI. (Foto: Mafindo)

Sedangkan foto yang kedua, setelah dilakukan pencarian gambar ditemukan gambar serupa dalam artikel “China Reveals Hong-20, New-gen Stealth Bomber Program”, diunggah pada Oktober 2018, merupakan pesawat tempur baru Cina yang dijuluki bomber siluman H-20 yang diperkirakan dapat mengudara di langit Asia tahun depan dan diproduksi massal pada 2025, dilansir dari tempo.co.id

Kesimpulan

Informasi yang salah. Faktanya, video tersebut merupakan video animasi yang sudah beredar sejak tahun 2018 yang lalu dan foto tersebut merupakan pesawat tempur China bomber siluman H-20.

Dengan demikian, beberapa tangkapan layar tersebut adalah salah dan dapat dikategorikan sebagai Konten parodi.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Anies Foto Bersama Tokoh ISIS Donatur Terbesar FPI

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
10 Pejabat Dicopot, Pembatalan HGB PT Salve Menabrak Sejumlah Aturan Menteri
Indonesia
10 Pejabat Dicopot, Pembatalan HGB PT Salve Menabrak Sejumlah Aturan Menteri

Setelah SHGB dibatalkan, lalu diterbitkan Pendaftaran Tanah Sistem Lengkap (PTSL).

Kasus Senpi Ilegal, Kivlan Zen Dituntut 7 Bulan Penjara
Indonesia
Kasus Senpi Ilegal, Kivlan Zen Dituntut 7 Bulan Penjara

Mayjen (Purn) Kivlan Zen dituntut tujuh bulan penjara oleh jaksa penuntut umum (JPU).

Alasan Pemprov DKI Tidak Bubarkan Massa di Hajatan Rizieq Shihab
Indonesia
Alasan Pemprov DKI Tidak Bubarkan Massa di Hajatan Rizieq Shihab

Pemda DKI mengklaim sudah melakukan peringatan dan sosialisasi terhadap kegiatan itu untuk menaati protokol kesehatan pencegahan COVID-19.

Kasus Korupsi Lahan DP 0 Rupiah, KPK Cegah Sejumlah Pihak ke Luar Negeri
Indonesia
Kasus Korupsi Lahan DP 0 Rupiah, KPK Cegah Sejumlah Pihak ke Luar Negeri

Ali tak menjelaskan secara rinci identitas dan status para pihak yang dilarang bepergian

KPK Sita Dokumen Usai Geledah Kantor dan Rumah Azis Syamsuddin
Indonesia
KPK Sita Dokumen Usai Geledah Kantor dan Rumah Azis Syamsuddin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) rampung melakukan penggeledahan di empat lokasi pada Rabu (28/4).

PT KAI Berangkatkan 5 Ribu Lebih Penumpang Berkebutuhan Khusus
Indonesia
PT KAI Berangkatkan 5 Ribu Lebih Penumpang Berkebutuhan Khusus

Selama periode 6-8 Mei 2021, tercatat 4.000 penumpang yang dikecualikan menggunakan kereta jarak jauh

Kepgub PPKM Mikro, Restoran di Jakarta Buka Sampai Jam 8 Malam
Indonesia
Kepgub PPKM Mikro, Restoran di Jakarta Buka Sampai Jam 8 Malam

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kini hanya mengizinkan restoran atau tempat makan bukan hanya sampai pukul 20.00 WIB yang sebelumnya 21.00 WIB.

Dampak PPKM, Kasus Aktif Turun jadi 15 Persen
Indonesia
Dampak PPKM, Kasus Aktif Turun jadi 15 Persen

Cara terbaik memastikannya, dengan pembatasan mobilitas dan penegakan kedisiplinan protokol kesehatan yang tegas

RS Darurat COVID-19 Kabupaten Sleman Resmi Beroperasi
Indonesia
RS Darurat COVID-19 Kabupaten Sleman Resmi Beroperasi

Bupati Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Kustini Sri Purnomo meresmikan Rumah Sakit (RS) Respati sebagai RS Darurat COVID-19. Ditahap awal RS darurat ini berkapasitas 50 tempat tidur khusus pasien Corona.

Bom Palsu di Depan Rumah Petinggi KAMI Diduga Berisi Serbuk Petasan
Indonesia
Bom Palsu di Depan Rumah Petinggi KAMI Diduga Berisi Serbuk Petasan

Mabes Polri sendiri menyatakan bahwa perbuatan ini menyebabkan kecemasan di masyarakat