[HOAKS atau FAKTA]: Emak-Emak Pendukung Rizieq Wakafkan Nyawa karena Surga Menanti Tangkapan layar hoaks soal emak-emak pendukung Rizieq Shihab wakafkan nyawa. (Foto: MP/Turnbackhoax.id)

MerahPutih.com - Beredar sebuah postingan berupa hasil tangkapan layar dari sebuah artikel yang diunggah oleh salah satu media online okezone.com.

Pada postingan foto yang beredar tersebut, diklaim bahwa para ibu pendukung Rizieq rela menyerahkan nyawa karena surga telah menanti dan mereka adalah bidadarinya.

NARASI:

“Emak-Emak Pendukung Habieb Rizieq Shihab Rela Wakafkan Nyawanya Karena Kami Percaya Surga Telah Menanti Kami Dan Kami Jadi Bidadari Nya”

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Tito dan Polisi Sepakat Eks Petinggi FPI Munarman Dibebaskan

FAKTA:

Setelah dilakukan penelusuran oleh tim Mafindo pada media online terkait, ditemukan fakta bahwa judul artikel yang beredar di media sosial Facebook telah disunting dan ditambahkan.

Tangkapan layar hoaks soal emak-emak pendukung Rizieq Shihab wakafkan nyawa. (Foto: MP/Turnbackhoax.id)
Tangkapan layar hoaks soal emak-emak pendukung Rizieq Shihab wakafkan nyawa. (Foto: MP/Turnbackhoax.id)

Judul artikel sebenarnya yang diunggah oleh okezone.com adalah “Emak-Emak Pendukung Habib Rizieq Shihab Rela Wakafkan Nyawanya”.

Dengan demikian, informasi yang beredar di Facebook sebagaimana postingan yang beredar tersebut tidak benar.

Baca Juga:

[Hoaks atau Fakta]: Sudah Divaksin, Puluhan Dokter Meninggal Akibat COVID-19

KESIMPULAN:

Sehingga, informasi tersebut masuk dalam kategori konten yang dimanipulasi. (Knu)

Baca Juga:

[Hoaks atau Fakta]: Berkumur Dengar Air Garam Hancurkan Virus Corona

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Perkumpulan Pilot Minta Publik Tidak Berspekulasi Penyebab Musibah Sriwijaya Air
Indonesia
Perkumpulan Pilot Minta Publik Tidak Berspekulasi Penyebab Musibah Sriwijaya Air

“Kami senantiasi senantiasa mendukung baik secara moral dan teknis kepada pihak berwenang (KNKT) dalam pengungkapan penyebab kecelakaan dimaksud," kata Rizki.

Penyitaan Aset TPPU Harus Hati-Hati, Pakar: Jangan Sampai Rugikan Pihak Ketiga
Indonesia
Penyitaan Aset TPPU Harus Hati-Hati, Pakar: Jangan Sampai Rugikan Pihak Ketiga

Hal itu berbahaya karena menyangkut persepsi dan kepercayaan publik

Kelima Kalinya, Pemprov DKI Perpanjang PSBB Transisi Selama 14 Hari
Indonesia
Kelima Kalinya, Pemprov DKI Perpanjang PSBB Transisi Selama 14 Hari

Perpanjangan PSBB Transisi ini berlaku selama 14 hari

Ini Syarat Belajar Tatap Muka di Bulan Juli Mendatang Versi Menkes
Indonesia
Ini Syarat Belajar Tatap Muka di Bulan Juli Mendatang Versi Menkes

"Bapak presiden tadi mengarahkan bahwa pendidikan tatap muka yang nanti akan dimulai itu harus dijalankan dengan ekstra hati-hati," ujar Menkes.

[HOAKS atau FAKTA]: Menteri Agama Keluarkan Larangan Salat Jumat
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Menteri Agama Keluarkan Larangan Salat Jumat

Menteri Agama saat ini, Gus Yaqut telah resmi menandatangani surat larangan pelaksanaan sholat jumat bagi warga yang beragama muslim

500 Ribu Tenaga Kesehatan Indonesia Sudah Divaksin COVID-19
Indonesia
500 Ribu Tenaga Kesehatan Indonesia Sudah Divaksin COVID-19

Sebanyak 500 ribu tenaga kesehatan (nakes) di Indonesia telah menerima vaksin COVID-19, berdasarkan data Kementerian Kesehatan per Senin (1/2).

Dua Pekan Dirawat di RS Akibat COVID-19, Wali Kota Banjarbaru Meninggal Dunia
Indonesia
Dua Pekan Dirawat di RS Akibat COVID-19, Wali Kota Banjarbaru Meninggal Dunia

Minggu (9/8) siang, kondisi kesehatan orang nomor satu di jajaran Pemkot Banjarbaru tersebut menurun

Daftar Naik Sepeda, Teguh Oleng dan Tabrak Gibran
Indonesia
Daftar Naik Sepeda, Teguh Oleng dan Tabrak Gibran

Pendaftaran Gibran dan Teguh ini dipenuhi antusias pendukung, sehingga membludak dan melebihi target yang sudah ditetapkan.

Anak Ketiga Soeharto Dicekal ke Luar Negeri
Indonesia
Anak Ketiga Soeharto Dicekal ke Luar Negeri

Bambang Trihatmodjo, anak ketiga Presiden Soeharto dicekal untuk berpergian ke luar negeri

Begini Produksi dan Produk Kilang Minyak Balongan Yang Meledak
Indonesia
Begini Produksi dan Produk Kilang Minyak Balongan Yang Meledak

Dari situs Pertamina, Kilang Balongan mulai beroperasi sejak tahun 1994 dengan wilayah operasi di Balongan, Mundu dan Salam Darma.