[HOAKS atau FAKTA]: Denny Siregar Curhat Hidupnya Makin Susah Tangkapan layar soal hoaks curhatan Denny Siregar di media sosial. (Foto: MP/Turnbackhoax.id)

MerahPutih.com - Telah beredar di Facebook gambar tangkapan layar dari Twitter dengan nama Denny Siregar yang mengunggah narasi tentang hidupnya yang semakin berat dan keluarganya menjadi korban makian orang.

Postingan gambar tersebut diunggah oleh akun bernama Dhani Agung di grup LAWAN KADRUN.

“Hidup makin blangsak listrik malah BBM mahal sembako mahal jantung pun minta ring nya di tambah kucuran dana di bayar cicil dimanakah perasaan mu bantulaj kami pak kami bertalang nyawa buat bapak kelurga pun jadi korban di maki2 orang bantulah kami pak”

SUMBER: Facebook

https://archive.vn/wF8H7

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA] Denny Siregar Musuh Warga Tasikmalaya

FAKTA:

Setelah ditelusuri Mafindo, Denny Siregar sudah mengklarifikasi terkait gambar tangkap layar tersebut tidak benar dan merupakan editan pada akun Twitter-nya.

Narasi tersebut tidak pernah dituliskan pada akun Twitter Denny Siregar.

Tangkapan layar soal hoak curhatan Denny Siregar di media sosial. (Foto: MP/Turnbackhoax.id)
Tangkapan layar soal hoaks curhatan Denny Siregar di media sosial. (Foto: MP/Turnbackhoax.id)

“Yang percaya itu twitku, bodoh aja.. Lha jelas2 editan gitu. Kasar lagi editannya..” cuit Denny pada 17 Mei 2021.

Dengan demikian klaim postingan Twitter Denny Siregar tentang hidupnya yang semakin berat dan keluarganya menjadi korban makian orang tidak benar.

Baca Juga:

[Hoaks atau Fakta]: SPBU Sudah Tidak Layani Penjualan Pertalite

KESIMPULAN:

Melalui akun Twitter Denny Siregar telah mengklarifikasi hal tersebut adalah editan sehingga masuk dalam kategori konten palsu. (Knu)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Di Papua, Deklarasi Ganti Presiden Bakal Pulang Tanpa Kepala

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Korps Lantas Ingat Pesan Kapolda Metro, Operasi Zebra Harus Sesuai SOP
Indonesia
Semua Kontak Erat Pasien COVID-19 Wajib Karantina, Menkes: Supaya Tidak Menularkan
Indonesia
Semua Kontak Erat Pasien COVID-19 Wajib Karantina, Menkes: Supaya Tidak Menularkan

Pada hari ke-5 karantina, perlu dilakukan pemeriksaan kembali

 Mobilitas Masyarakat di Bandung Turun 10 Persen Selama PPKM Darurat
Indonesia
KPK Dalami Perintah Haji Isam Korting Pajak Jhonlin Baratama
Indonesia
KPK Dalami Perintah Haji Isam Korting Pajak Jhonlin Baratama

KPK bakal mendalami keterlibatan pengusaha Samsudin Andi Arsyad alias Haji Isam dalam kasus dugaan suap pengondisian nilai pajak PT Jhonlin Baratama.

Anak Buah Juliari Disebut Minta Jatah Rp2.000 Per Paket Bansos
Indonesia
Anak Buah Juliari Disebut Minta Jatah Rp2.000 Per Paket Bansos

Mantan PPK Kementerian Sosial Matheus Joko Santoso disebut meminta jatah Rp2.000 per paket bansos kepada Broker PT Pertani dan PT Mandala Hamonangan Sude, Harry Van Sidabuke.

COO Bhayangkara FC Bantah Lakukan Peludahan Terhadap Pelatih Persib
Indonesia
COO Bhayangkara FC Bantah Lakukan Peludahan Terhadap Pelatih Persib

Dalam tayangan video terekam seorang ofisial Bhayangkara FC yang tak lain adalah COO Bhayangkara FC, Sumardji diduga melakukan tindakan represif atau gesture seperti meludahi kepada Alberts.

Jokowi Lihat Vaksinasi di Aceh dan Medan
Indonesia
Jokowi Lihat Vaksinasi di Aceh dan Medan

Pada Kamis siang, Presiden akan melanjutkan kunjungan kerja ke Provinsi Sumatra Utara menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 melalui Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Kabupaten Aceh Besar.

MAKI Minta KPK Usut Delapan Orang Dalam Azis Syamsuddin
Indonesia
MAKI Minta KPK Usut Delapan Orang Dalam Azis Syamsuddin

Rasanya tidak mungkin bermain sendiri

Banjir Landa 12 Kecamatan di Bekasi
Indonesia
Banjir Landa 12 Kecamatan di Bekasi

Hujan dengan intensitas tinggi itu menyebabkan genangan air di 92 titik yang tersebar di 27 desa dan kelurahan.

Jaksa Pinangki Hadapi Sidang Putusan Perkara Suap Fatwa MA Djoko Tjandra
Indonesia
Jaksa Pinangki Hadapi Sidang Putusan Perkara Suap Fatwa MA Djoko Tjandra

Pinangki bakal divonis atas perkara dugaan suap terkait pengurusan fatwa Mahkamah Agung (MA) untuk terpidana kasus pengalihan hak tagih Bank Bali, Djoko Tjandra.