[HOAKS atau FAKTA]: Cuka Apel Bisa Turunkan Berat Badan Cuka apel tak efektif turunkan berat badan. (Foto: Pixabay/SofiLayla)

SEMPAT viral beberapa waktu lalu, cuka apel dianggap bahan paling ampuh untuk membakar lemak membandel di dalam tubuh. Tak jarang orang membagikan postingan mengenai dirinya yang berhasil menurunkan berat badan hanya dengan rutin meminum campuran air mineral dan cuka apel.

Melansir dari healthline.com, berbagai penelitian ilmiah mengatakan cuka apel memang memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan. Perlu diketahui, cuka apel mengandung asam asetat, senyawa serupa cuka, dan vitamin yang memang dibutuhkan tubuh.

tulang

Fakta:


1. Metabolisme tubuh rusak

cuka
Merusak sistem pencernaan. (Foto: Pixabay/Alicia Harper)

Cuka apel dapat menjaga kadar gula dalam darah. Namun jika dikonsumsi terus menerus kandungan asam pada cuka apel dapat menimbulkan gejala gastroparesis. Kondisi di mana otot lambung menjadi lemah dan kurang optimal saat mencerna asupan makanan. Asam asetat dalam cuka apel juga menimbulkan kerusakan pada sistem pencernaan. Kandungan ini yang sering disalahartikan oleh banyak orang. Memang benar asam asetat mampu menahan rasa lapar, namun hal ini disebabkan karena adanya gangguan pada pencernaan.

2. Kerusakan tulang

cuka
Terjadi pengikisan tulang. (Foto: Pixabay/paulbr75)

Hindari konsumsi cuka apel dalam jangka waktu lama. Cuka apel mampu mengurangi kalium dalam darah serta pengeroposan tulang. Kadar asam yang terlalu tinggi dalam tubuh juga dapat menghambat pembentukan tulang baru.


3. Pengikisan email gigi

cuka
Email gigi rusak berpotensi terkena saraf. (Foto: Pixabay/ivanovgood)

Manusia harus menjaga kadar PH dalam mulut pada batas 2,7-3,95. Jika lebih dari itu, terjadi penyebaran plak gigi yang akan mengikis email sampai ke saraf pusat. Kondisi seperti ini bisa menyeabkan berbagai komplikasi dan infeksi tubuh.


4. Radang tenggorokan

cuka
Asam asetat menyebabkan radang tenggorokan. (Foto: Pixabay/nastya gepp)

Mengkonsumsi cuka apel terus menerus bisa menyebabkan radang tenggorokan. Kandungan asam asetat yang terlalu tinggi di dalam cuka apel akan membuatmu merasakan sensasi seperti luka terbakar di dalam rongga tenggorokan. Beri jarak waktu saat mengkonsumsi cuka apel agar tidak menimbulkan penyakit serius.

Kesimpulan:

Cuka apel ternyata belum terbukti efektif untuk menurunkan berat badan. Bahkan jika dikonsumsi dalam jumlah banyak bisa menimbulkan berbagai efek samping. Mayoclinic.org mengatakan kunci untuk menurunkan berat badan ada pada defisit kalori. Berbagai suplemen atau minuman termasuk larutan cuka apel yang diklaim bisa menurunkan berat badan tidak menjamin bisa efektif dalam waktu singkat. (mar)



Paksi Suryo Raharjo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH