[HOAKS atau FAKTA]: CCTV di Jakarta Sengaja Dimatikan saat Demo PA 212 soal UU Ciptaker Ilustrasi CCTV. Foto: Istimewa

MerahPutih.com - Beredar postingan dari akun Facebook Panca Agus Saputra berupa tangkapan layar yang memperlihatkan beberapa CCTV di Jakarta Pusat tidak beroperasi, beserta narasi berisikan klaim bahwa CCTV tersebut sengaja dimatikan oleh Pemprov DKI Jakarta.

Postingan ini diposting pada 13 Oktober 2020 dan disukai sebanyak 9 kali.

Narasi

“Di titik” yang sudah ditentukan CCTV sengaja dimatikan. Ini bentuk dukungan pemprov DKI agar demo PA 212 lancar dan tidak ada yang menemukan kekerasan atau kerusuhan yang dilakukan demonstran.Gubernur DKI pancen oyeee..

Cek fakta

Berdasarkan artikel liputan6.com, Yudhistira Nugraha sebagai Kepala UP JSC Diskominfotik DKI Jakarta membenarkan adanya beberapa kamera CCTV di Jakarta Pusat yang mati dikarenakan adanya kerusakan akibat demo pada tanggal 8 Oktober lalu dan sebagian CCTV mengalami gangguan jaringan.

Foto: Mafindo

Ia juga menjelaskan akses CCTV dapat dilakukan dengan aplikasi molecool untuk memantau dengan CCTV salah satunya adalah CCTV Bali Tower.

Kesimpulan

Melihat dari penjelasan tersebut, klaim bahwa bahwa beberapa titik CCTV sengaja dimatikan oleh Pemprov DKI Jakarta adalah tidak benar dan termasuk dalam Konten yang Menyesatkan/Misleading Context. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
2 Prajurit TNI Tewas, PKS Kritik Jokowi Enggan Basmi Gerakan Makar KKB Papua
Indonesia
2 Prajurit TNI Tewas, PKS Kritik Jokowi Enggan Basmi Gerakan Makar KKB Papua

"Semakin lama bukan semakin padam namun semakin membesar gerakan makar Papua Merdeka," kata Sukamta.

Yamaha Setop Operasi Pabriknya di Jepang
Indonesia
Yamaha Setop Operasi Pabriknya di Jepang

Yamaha mengumumkan penangguhan operasi pabrik-pabriknya di Jepang dari tanggal 1 hingga 31 Mei 2020

 Wabah Corona, Minuman Tradisional Jahe Sachet 'Anti Corona' Diburu Warga Solo
Indonesia
Wabah Corona, Minuman Tradisional Jahe Sachet 'Anti Corona' Diburu Warga Solo

Empon-empon jenis jahe paling mahal hargaya dan stoknya langka. Saya jual jahe Rp 60.000 /kg dari sebelumnya hanya Rp 30.000," ujar Sriyanti di Solo, Jumat (6/3).

Anggota DPRD DKI Ramai-Ramai Tolak P2APBD Anies
Indonesia
Anggota DPRD DKI Ramai-Ramai Tolak P2APBD Anies

DPRD DKI Jakarta menolak Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P2APBD) Tahun Anggaran 2019.

Begini Janji Kapolda Irjen Nana tentang Kasus Novel Baswedan Begitu Dilantik
Indonesia
Begini Janji Kapolda Irjen Nana tentang Kasus Novel Baswedan Begitu Dilantik

Nana Sudjana mengaku akan memetakan permasalahan yang ada di Ibu Kota

Ketua DPD: Tenaga Kesehatan Pahlawan saat Pandemi COVID-19
Indonesia
Ketua DPD: Tenaga Kesehatan Pahlawan saat Pandemi COVID-19

Masyarakat harus memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada tenaga kesehatan yang telah berjuang berbulan-bulan di tengah pandemi COVID-19.

Kementerian ATR Sebut Penegak Hukum tidak Pernah Minta Hasil Investigasi
Indonesia
Kementerian ATR Sebut Penegak Hukum tidak Pernah Minta Hasil Investigasi

"Sampai sekarang penegak hukum tidak pernah meminta hasil investigasi tersebut kepada kami," kata Ling R Sodikin

ICW Pertanyakan Status Justice Collaborator Eks Penyidik KPK Raden Brotoseno
Indonesia
ICW Pertanyakan Status Justice Collaborator Eks Penyidik KPK Raden Brotoseno

JC tidak dapat diberikan kepada pelaku kejahatan yang digolongkan sebagai pelaku utama

DPR Sebut Aparat TNI-Polri Perlu Diperkuat Literasi
Indonesia
DPR Sebut Aparat TNI-Polri Perlu Diperkuat Literasi

Harus ada penguatan proses pembinaan di institusi negara seperti TNI.

Pemerintah Dinilai Tak Tepat Beri Kartu Pra Kerja untuk Korban Penanganan COVID-19
Indonesia
Pemerintah Dinilai Tak Tepat Beri Kartu Pra Kerja untuk Korban Penanganan COVID-19

Perian kartu andalan Presiden Joko Widodo itu tak sesuai dengan konteks mayoritas pekerja saat ini yang membutuhkan kebutuhan pokok sehari-hari.