[HOAKS atau FAKTA]: Campuran Lemon dan Soda Kue Dapat Matikan Virus Corona Ilustrasi (Foto: Boldsky/Makype)

Merahputih.com - Beredar postingan di Facebook oleh akun bernama Faty Alan, memberikan informasi bahwa meminum air hangat dengan campuran lemon dan soda kue dapat mematikan virus Corona.

Postingan dengan narasi serupa juga sempat beredar di awal pandemi tahun 2020 dan menyatakan bahwa negara Israel bebas Corona karena menerapkan pengobatan tersebut.

Baca juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Nasi Padang Sumber Penularan COVID-19

NARASI

"Campur dan minum sebagai teh panas setiap sore, reaksi lemon dengan baking soda panas membunuh virus dengan segera menghilangkan sepenuhnya dari tubuh. Kedua komponen ini membuat sistem kekebalan menjadi alkali, karena ketika malam tiba, sistem menjadi asam dan kekebalan menjadi lebih rendah.Itulah sebabnya Rakyat Israel santai tentang virus ini. Semua orang di Israel minum secangkir air panas dengan lemon dan sedikit soda kue di malam hari, karena ini terbukti membunuh virus. Saya membagikannya kepada semua keluarga dan teman-teman saya agar tidak ada dari kita yang terkena virus. Saya serahkan pada kriteria Anda. Tolong segera sampaikan"

FAKTA

Setelah dilakukan penelusuran fakta Mafindo, klaim Faty Alan adalah hoaKS. Israel hingga Juli 2021 belum bebas dari virus Corona. Melansir dari data WHO, per tanggal 13 Juli 2021, kematian akibat virus Corona di Israel mencapai 6439 jiwa.

Adapun klaim yang menyatakan bahwa campuran lemon dan soda kue dapat membunuh virus Corona juga tidak terbukti secara ilmiah.

Lemon. (Foto: Pixabay)

Lebih lanjut, dengan meminum campuran tersebut juga dapat meng-alkali-kan imun sistem yakni meningkatkan pH darah yang kemudian dapat mengurangi sel asam sehingga tubuh tidak mudah terinfeksi virus Corona. Meski begitu argumen ini keliru.

Dilansir dari WebMD, sebuah situs tentang diet dan kesehatan menyatakan bahwa level pH dalam tubuh tidak dapat berubah. Ketika pH bergeser dari titik seimbangnya, maka tubuh akan menyesuaikan dengan sendirinya.

Menurut Dr. Manish Singhal seorang dokter spesialis kanker menyatakan bahwa jika pH berubah dari titik keseimbangannya yakni 7,4 akan membuat anda sakit dan langsung dilarikan ke ICU.

Menurut WHO, hingga saat ini vaksinasi merupakan cara yang efektif dan krusial dalam menghentikan pandemi.

Baca juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Harga Koin Rp1000 Bernilai Fantastis

Data membuktikan bahwa orang yang sudah divaksin akan memiliki kekebalan tubuh sehingga tidak mudah terinfeksi virus Corona, selain itu vaksinasi juga telah mengurangi kasus positif di berbagai negara.

KESIMPULAN

Berdasarkan data yang terkumpul dapat disimpulkan bahwa klaim Faty Alan adalah Hoaks dan termasuk kategori Konten Menyesatkan. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Duga Ada Sabotase, Adian tak Percaya Kebakaran Kilang Cuma Dipicu Alam
Indonesia
Duga Ada Sabotase, Adian tak Percaya Kebakaran Kilang Cuma Dipicu Alam

Adian melepar kemungkinan adanya sabotase karena bahan bakar minyak merupakan komponen penting untuk industri

Bocah Rayan Yang Terjebak di Lubang 32 Meter Meninggal Dunia
Dunia
Bocah Rayan Yang Terjebak di Lubang 32 Meter Meninggal Dunia

Selama proses penyelamatan, tim terhambat oleh kekhawatiran akan terjadinya tanah longsor.

Jadi Gubernur Lemhannas, Andi Widjajanto Ungkap Pesan Presiden Jokowi
Indonesia
Jadi Gubernur Lemhannas, Andi Widjajanto Ungkap Pesan Presiden Jokowi

Andi Widjajanto resmi menjabat sebagai Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI, setelah dilantik oleh Presiden Joko Widodo, di Istana Negara, Jakarta, Senin (21/2).

Dirut PGN ke AS, Pelesiran?
Indonesia
Dirut PGN ke AS, Pelesiran?

Kepergian Direktur Utama PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) Muhammad Haryo Yunianto ke Amerika Serikat (AS) untuk bertemu manajemen Swift Energy Co dikritisi oleh sejumlah pihak.

Ribut Kopassus dan Brimob Karena Rokok di Mimika Berakhir Damai
Indonesia
Ribut Kopassus dan Brimob Karena Rokok di Mimika Berakhir Damai

Kasus tersebut merupakan kesalahpahaman antara personil Satgas Nanggala Kopassus dengan Satgas Amole.

Penggunaan Dana PEN untuk Pembangunan IKN Dinilai Kurang Tepat
Indonesia
Penggunaan Dana PEN untuk Pembangunan IKN Dinilai Kurang Tepat

"Menurut saya penggunaan dana PEN untuk pembangunan IKN kurang tepat," kata Hermanto kepada wartawan, Jumat, (21/1).

Mudik Lebaran Bawa Berkah, Porter Stasiun Senen Bisa Kantongi Rp 200 Ribu Sehari
Indonesia
Mudik Lebaran Bawa Berkah, Porter Stasiun Senen Bisa Kantongi Rp 200 Ribu Sehari

Herman yang sudah bekerja selama 30 tahun sebagai porter ini mengaku pendapatan pada saat momen mudik bisa mencapai Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu bahkan lebih dalam sehari dengan bekerja penuh dari pukul 7 pagi hingga pukul 7 malam.

'Tangan Kanan' Prabowo Beberkan Alasan Gerindra Tolak Penundaan Pemilu
Indonesia
'Tangan Kanan' Prabowo Beberkan Alasan Gerindra Tolak Penundaan Pemilu

Terkait usulan tersebut, Wakil Ketua Umum Gerindra, Sugiono menegaskan, partainya tidak setuju dengan wacana penundaan Pemilu 2024.

Arteria Dahlan Minta Maaf kepada Masyarakat Jawa Barat
Indonesia
Arteria Dahlan Minta Maaf kepada Masyarakat Jawa Barat

Arteria Dahlan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Jawa Barat.

Anies Revisi Kenaikan UMP, PDIP Pertanyakan Apa Kerjaan TGUPP
Indonesia
Anies Revisi Kenaikan UMP, PDIP Pertanyakan Apa Kerjaan TGUPP

PDIP tidak menegaskan sikap setuju atau menolak terhadap revisi kenaikan UMP DKI yang baru.