[HOAKS atau FAKTA]: BPJS Blokir Iuran Gratis Peserta yang Punya Banyak Motor Logo BPJS Kesehatan (Foto: antaranews)

MerahPutih.com - Beredar informasi di media sosial (Medsos) Facebook sebuah postingan dengan berisikan informasi bahwa Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) kesehatan sudah ngelink dengan data Pajak Bumi Bangunan (PBB) Samsat.

Dalam postingan itu BPJS menegaskan bagi masyarakat yang memiliki kendaraan roda dua lebih dari satu unit secara otomatis BPJS Kesehatan akan diblokir atau dinonaktifkan

Narasi

“Sekilas Info

Sekarang BPJS, PBB sudah nge-link dengan data SAMSAT, artinya warga yang awal menerima bantuan BPJS gratis akan dicek. Data Samsat dapat memberitakan info bahwa warga yang memiliki kendaraan roda dua lebih dari satu unit apa lagi kendaraan beroda empat.

Maka secara otomatis BPJS gratisnya akan diblokir atau dinon-aktifkan, dan untuk warga yang BPJSnya dinon-aktifkan lantaran punya kendaraan lebih dari satu unit, JANGAN KAGET/BER-TANYA KE ORANG LAIN.

Seumpama warga bpjsnya di nonaktifkan lantaran pernah memiliki kendaraan roda dua lebih dari satu tapi kendaraan tersebut belum pernah di blokir stnk nya maka secara otomatis terdata memiliki lebih dari satu/progresif. Cara pemblokiran kendaraan yg pernah kita miliki dulunya adalah DATANG KE SAMSAT BAWA FOTOCOPY KK, KTP silahkan cek dibagian pengecekan kendaraan. Bila terdata memiliki lebih dari satu langsung aja minta pemblokiran, karena kendaraan tersebut sudah dijual atau pun hilang dan bukan milik anda lagi.

Karena program untuk yang sifatnya gratis ataupun bersubsidi dari pemerintah nantinya akan disalurkan untuk warga TIDAK MAMPU atau MISKIN. Mungkin yang pernah membuat permohonan KJP tau apa kriteria tidak mampu. Semua data warga nantinya akan menjadi satu data dan nge-link ke data kesehatan, pendidikan, dan lain lain nya.

Jadi jangan HERAN ATAU KAGET BILA BANTUAN SOSIAL/BERSUBSIDI ANDA AKAN DI NON-AKTIFKAN OLEH PEMERINTAH, KARENA ANDA GOLONGAN “WARGA MAMPU”, BUKAN GOLONGAN “TIDAK MAMPU” Lambat laun pasilitas BPJS/KIP/KJP/PKH/KJL/BNPT akan tepat sasaran.

Aamiin”

Cek fakta

Berdasarkan hasil penulusuran tidak ditemukan adanya klaim mengenai keterangan Peserta BPJS Kesehatan gratis diblokir karena punya motor lebih dari satu.

okla
Foto: Mafindo

kepala Humas BPJS Kesehatan, M Iqbal Anas Ma’ruf dengan tegas menyatakan informasi tersebut palsu.

“Itu hoaks dan saya pastikan hal tersebut tidak benar,” jelas Iqbal.

Kesimpulan

Dengan demikian, informasi peserta BPJS Kesehatan gratis diblokir karena memiliki kendaraan roda dua lebih dari satu unit adalah salah dan termasuk dalam konten yang menyesatkan. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Rawan Terjadi Pencemaran Nama Baik, KPK Diminta Pastikan "Nasib" Azis Syamsuddin
Indonesia
Rawan Terjadi Pencemaran Nama Baik, KPK Diminta Pastikan "Nasib" Azis Syamsuddin

Azis Syamsuddin diduga telah memperkenalkan penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju (SRP) dengan Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial (MS) yang kini jadi tersangka.

Pemerintah Diminta Bantu Modal Pengusaha Ultra Mikro
Indonesia
Pemerintah Diminta Bantu Modal Pengusaha Ultra Mikro

Puteri mendorong pengoptimalan peran Pusat Investasi Pemerintah (PIP) dalam pembiayaan dan peningkatan kapasitas pelaku usaha terdampak pandemi COVID-19.

PP Muhammadiyah Minta Kapolri Listyo Bentuk Tagline Polisi Umat
Indonesia
PP Muhammadiyah Minta Kapolri Listyo Bentuk Tagline Polisi Umat

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melanjutkan silaturahmi ke sejumlah organisasi keagamaan.

Ketua DPRD DKI Dukung Ali Maulana Jadi Cawalkot Jakarta Utara
Indonesia
Ketua DPRD DKI Dukung Ali Maulana Jadi Cawalkot Jakarta Utara

"Saya liat Ali Maulana setelah difit and proper itu dia bisa menjawab semua," ujar Prasetyo

Lecehkan Dua Karyawati, Bos Bank di Jakut Diciduk Polisi
Indonesia
Lecehkan Dua Karyawati, Bos Bank di Jakut Diciduk Polisi

Setelah mendapatkan laporan, polisi langsung melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku pada Jumat (26/2) lalu di kantornya. Kini, pelaku masih dilakukan pemeriksaan secara intensif.

IPW Sesumbar Jokowi Serahkan Nama Calon Kapolri ke DPR pada Rabu
Indonesia
IPW Sesumbar Jokowi Serahkan Nama Calon Kapolri ke DPR pada Rabu

Indonesia Police Watch (IPW) mengungkapkan bahwa surat presiden (surpres) soal nama calon Kapolri baru akan dikirimkan Presiden Jokowi.

Positif COVID-19, Wakil Wali Kota Dumai Meninggal Dunia
Indonesia
Positif COVID-19, Wakil Wali Kota Dumai Meninggal Dunia

Wakil Wali Kota Dumai, Amris meninggal dunia saat menjalani perawatan akibat positif COVID-19. Amris wafat pada Kamis (29/4) pagi WIB.

Polda Bentuk Satgas Anti Mafia Tanah
Indonesia
Polda Bentuk Satgas Anti Mafia Tanah

Jajaran Kepolisian Daerah (polda) membentuk Satgas Anti Mafia Tanah untuk memberantas praktik-praktik mafia tanah di daerah dan memproses hukum para pelakunya.

Sebagai Gubernur Jabar, Ridwan Kamil Dinilai Tahu Persis Kegiatan Rizieq di Bogor
Indonesia
Sebagai Gubernur Jabar, Ridwan Kamil Dinilai Tahu Persis Kegiatan Rizieq di Bogor

Selain itu, adapula Babinkamtibmas Aiptu Dadang Sugiana

Terduga Teroris di Sukoharjo Tewas, Kuasa Hukum Keluarga Pertanyakan Penyebab Kematian
Indonesia
Terduga Teroris di Sukoharjo Tewas, Kuasa Hukum Keluarga Pertanyakan Penyebab Kematian

Ikhsan dilabarkan meninggal dunia karena luka tembak saat ditangkap pada Jumat (10/7).