[HOAKS atau FAKTA]: Boba Menyangkut di Usus Buntu hingga Tak Bisa Dicerna Tangkapan layar soal hoaks boba menyangkut di usus buntu hingga tak bisa dicerna (Foto: MP/Turnbackhoaks)

MerahPutih.com - Beredar kembali unggahan video yang memperlihatkan seorang dokter membawa sebuah kantung yang ketika dibelah mengeluarkan butiran butiran hitam yang diklaim sebagai boba.

NARASI:

Nyangkut di usus buntu gak bisa di cerna.

SUMBER:

Facebook

https://bit.ly/3yZ67wB

Baca Juga:

Hoaks Menara Masjid Sriwedari Ambruk, Gibran: Kasihan Pedagang

FAKTA:

Setelah dilakukan penelusuran Mafindo, hoaks ini ternyata sudah pernah dibahas oleh turnbackhoax.id dengan judul “[SALAH] Hasil Operasi Usus Buntu yang Penuh Boba” pada 2 November 2021. Artikel tersebut menjelaskan bahwa video itu merupakan operasi kantung empedu.

Butiran-butiran hitam yang terdapat di dalam video bukan kumpulan boba, melainkan batu-batu empedu yang bisa jadi disebabkan oleh kolesterol tinggi.

Ahli pencernaan Prof Dr dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) menyatakan bahwa gambar yang ditampilkan dalam video tersebut adalah kantung empedu dan tidak ada kaitannya dengan boba.

Dia juga menjelaskan bahwa butiran hitam tersebut adalah batu-batu empedu yang bisa jadi disebabkan oleh kolesterol tinggi.

Mengenai boba Dokter Ari menjelaskan bahwa boba dipastikan akan hancur setelah melewati proses pencernaan, sekali pun tidak dikunyah.

Namun tidak menjadi alasan untuk manusia dapat mengonsumsinya secara berlebihan dan terus menerus, sebab hal ini dapat meningkatkan potensi seseorang untuk terkena penyakit kencing manis.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Ekstrak Air Dari Pohon Pisang Sembuhkan Asam Lambung

KESIMPULAN:

Berdasarkan penjelasan di atas, klaim boba menyangkut di usus buntu dan tidak bisa dicerna adalah keliru, dan termasuk dalam konten yang menyesatkan. (Knu)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Tunjuk Risma Jadi Penjabat Gubernur DKI Jakarta

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
4 Kelurahan di Kota Solo Terendam Banjir
Indonesia
4 Kelurahan di Kota Solo Terendam Banjir

empat kelurahan di Kota Solo terendam banjir.

Di Harlah NU, Pemkot Janjikan Bandung Jadi Rumah Tanpa Konflik SARA
Indonesia
Di Harlah NU, Pemkot Janjikan Bandung Jadi Rumah Tanpa Konflik SARA

Angka 96 yang kini menjadi usia NU juga disebutnya sebagai cerminan untuk menentukan arah pembangunan umat di masa yang akan datang.

Karangan Bunga Mulai Penuhi Rumah Dinas Ridwan Kamil
Indonesia
Karangan Bunga Mulai Penuhi Rumah Dinas Ridwan Kamil

Sejumlah karangan bunga kiriman dari berbagai pihak mulai tampak di depan Rumah Dinas Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Jalan Pasirkaliki, Jumat (3/6) sore.

Bupati Ade Yasin: Saya Dipaksa Untuk Bertanggung Jawab
Indonesia
Bupati Ade Yasin: Saya Dipaksa Untuk Bertanggung Jawab

Ade mengaku tidak pernah memerintahkan anak buahnya untuk menyuap Tim Pemeriksa Badan Pemeriksa Keuangan.

[HOAKS atau FAKTA]: Belum Divaksin Tidak Bisa Ambil Uang di ATM
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Belum Divaksin Tidak Bisa Ambil Uang di ATM

Masyarakat tidak mudah percaya dan periksa kebenarannya terlebih dulu.

Tanggul Jebol dan Banjir Rob Penyebab Kawasan Ancol Terendam
Indonesia
Tanggul Jebol dan Banjir Rob Penyebab Kawasan Ancol Terendam

Masyarakat dihebohkan dengan adanya banjir di wisata Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara. Rendaman air itu disebabkan dari naiknya permukaan air laut atau banjir rob dan juga tanggul jebol.

PKB Klaim ada Dua Parpol Bakal Bergabung ke Koalisi PKB-Gerindra
Indonesia
PKB Klaim ada Dua Parpol Bakal Bergabung ke Koalisi PKB-Gerindra

Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengungkapkan ada dua parpol lain yang bakal bergabung dengan PKB dan Gerindra.

Pengamat Sebut Revisi UMP DKI Cara Anies Raih Simpati Kaum Buruh
Indonesia
Pengamat Sebut Revisi UMP DKI Cara Anies Raih Simpati Kaum Buruh

Pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Wasisto Raharjo Jati menilai, keputusan Anies merevisi UMP DKI bernuansa politis.

Bawaslu Tolak Laporan soal Zulhas, PAN Sebut Pelapor Cari Sensasi
Indonesia
Bawaslu Tolak Laporan soal Zulhas, PAN Sebut Pelapor Cari Sensasi

"Bisa juga, orang menilai bahwa para pelapor kurang paham UU kepemiluan. Atau memang sengaja melakukan pelaporan untuk mencari perhatian dan sensasi. Silahkan masyarakat yang menilai sendiri," pungkasnya

ICW Sebut Keterlibatan Petinggi Parpol Bikin KPK Takut Tangkap Harun Masiku
Indonesia
ICW Sebut Keterlibatan Petinggi Parpol Bikin KPK Takut Tangkap Harun Masiku

Tiga keterangan itu akan menggambarkan permasalahan utama mengapa Harun terkesan dilindungi oleh KPK